| Non-Volatile Memory Host Controller Interface Specification | |
| Singkatan | NVMe |
|---|---|
| Status | Dipublikasikan |
| Tahun dimulai | 2011;15 tahun lalu (2011) |
| Versi terbaru | 2.4 4 Agustus 2026;54 hari lalu (2026-08-04) |
| Organisasi | NVM Express, Inc. (sejak 2014) NVM Express Work Group (sebelum 2014) |
| Situs web | nvmexpress.org |


NVM Express (disingkat NVMe, kependekan dari Non-Volatile Memory Express) atau spesifikasi antarmuka pengontrol inang memori non-volatil (Non-Volatile Memory Host Controller Interface Specification / NVMHCIS) adalah spesifikasi antarmuka perangkat logis terbuka yang dirancang untuk mengakses media penyimpanan non-volatil pada komputer melalui bus PCI Express (PCIe). Istilah NVM merujuk pada memori non-volatil (non-volatile memory), yang umumnya berupa memori kilat NAND dalam berbagai faktor bentuk fisik seperti solid-state drive (SSD), kartu ekspansi PCIe (AIC), serta kartu modul M.2. Sebagai antarmuka tingkat logis, NVMe dirancang dari dasar guna mengoptimalkan latensi rendah dan kemampuan pemrosesan paralel internal yang dimiliki oleh peranti penyimpanan berbasis semikonduktor modern.[1]
Secara arsitektur, seluruh logika kendali protokol NVMe tertanam dan dieksekusi langsung oleh cip pengontrol NVMe yang berada di dalam unit media penyimpanan (seperti SSD). Perubahan revisi spesifikasi NVMe (misalnya dari versi 1.3 ke versi 1.4) ditangani sepenuhnya di dalam pengontrol SSD dan tidak memengaruhi kompatibilitas komponen bus PCIe pada papan induk maupun prosesor komputer.[2]
Rancangan NVMe memungkinkan perangkat keras dan sistem operasi memanfaatkan secara penuh tingkat komputasi paralel yang ada pada cip SSD modern. Hasilnya, NVMe memangkas beban pemrosesan perintah I/O (I/O overhead) secara drastis serta menghadirkan lonjakan performa dibandingkan antarmuka pendahulunya seperti AHCI. AHCI awalnya dikembangkan khusus untuk melayani diska keras mekanis (HDD) yang memiliki waktu jeda putaran piringan (seek time) serta waktu tunda transfer data yang sangat lambat dibanding kecepatan bus memori utama (RAM).
Peranti penyimpanan NVMe sebagian besar hadir dalam faktor bentuk ringkas M.2 untuk laptop dan komputer meja, kartu ekspansi standar PCIe Add-in Card (AIC), peranti 2,5 inci berkonektor U.2 (SFF-8639) dan U.3, hingga standar pusat data modern EDSFF.[3]
Latar belakang
Sebelum hadirnya NVMe, sebagian besar SSD di pasar konsumen terhubung menggunakan antarmuka bus warisan diska keras mekanis, terutama SATA dan SAS.[4] Standar SATA revisi 3.0 memiliki batas kecepatan transfer data teoritis maksimum sebesar 6 Gbit/s (sekitar 600 MB/s). Menjelang dekade 2010-an, perkembangan cip memori kilat NAND mulai mencapai batas kejenuhan lebar pita SATA tersebut.
Sejumlah produsen sempat memproduksi SSD performa tinggi langsung pada bus PCI Express, namun masih menggunakan driver perangkat lunak berpemilik (proprietary) atau memanfaatkan jembatan perantara SCSI/SAS ke PCIe yang tidak seragam. Tanpa adanya standardisasi terbuka, sistem operasi membutuhkan driver khusus dari masing-masing pabrikan agar kartu SSD dapat berfungsi. Standardisasi protokol NVMe memecahkan masalah ini dengan menyediakan satu antarmuka logis baku: setiap sistem operasi modern hanya memerlukan satu driver NVMe universal bawaan untuk dapat mengenali seluruh SSD NVMe dari berbagai merek di pasaran, serupa dengan konsep kelas penyimpanan massal USB (USB Mass Storage).[5]
Sejarah perkembangan
Rintisan awal standar antarmuka memori non-volatil mulai dibahas pada forum Intel Developer Forum tahun 2007 dengan nama konsep NVMHCI.[6] Spesifikasi NVMHCI 1.0 dirampungkan pada April 2008 oleh kelompok kerja yang dipimpin oleh Intel. Pengembangan teknis protokol NVMe modern dimulai pada paruh kedua tahun 2009 oleh kelompok kerja NVM Express Workgroup yang beranggotakan lebih dari 90 perusahaan teknologi di bawah kepemimpinan Amber Huffman dari Intel.[7]
Spesifikasi dasar NVMe versi 1.0 dirilis secara resmi pada tanggal 1 Maret 2011.[8] Pada Agustus 2012, Integrated Device Technology (IDT) meluncurkan pengendali cip NVMe komersial pertama di dunia. Pada Juli 2013, Samsung meluncurkan SSD NVMe komersial pertama untuk pusat data (seri XS1715) yang mampu menghantarkan kecepatan baca hingga 3 GB/s, disusul lini Intel SSD DC P3700 pada Juni 2014.[9]
Pada Maret 2014, kelompok kerja ini resmi berbadan hukum menjadi konsorsium industri nirlaba bernama NVM Express, Inc., yang dikelola oleh dewan direksi beranggotakan perwakilan dari Cisco, Dell, EMC, HGST, Intel, Micron, Microsoft, NetApp, Oracle, PMC, Samsung, SanDisk, dan Seagate.[10]
Versi spesifikasi
Spesifikasi NVMe terus diperbarui untuk memperluas kapabilitas arsitektur penyimpanan:[11]
- NVMe 1.0 (2011) / 1.1 (2012): Meresmikan fondasi antarmuka antrian bertingkat (multi-queue), pembagian ruang nama (namespace sharing), dan I/O multi-jalur.
- NVMe 1.2 (2014): Memperkenalkan fitur hemat daya otonom (APST), manajemen keausan sel memori, serta mekanisme Host Memory Buffer (HMB) yang memungkinkan SSD tanpa modul DRAM (DRAM-less) meminjam sebagian kecil memori RAM komputer induk untuk menyimpan tabel pemetaan alamat (FTL).[12]
- NVMe 1.3 (2017): Menambahkan fitur sanitasi data aman (Sanitize), pembersihan ruang penyimpanan langsung, dan kendali prioritas ruang nama data.
- NVMe 1.4 (2019): Memperkenalkan fitur determinisme I/O guna memastikan kestabilan waktu latensi pada peladen cloud, proteksi penulisan ruang nama, serta pencatatan log peristiwa persisten.
- NVMe 2.0 (2021): Merestrukturisasi kepustakaan spesifikasi secara modular.[13] Memperkenalkan standar ZNS (Zoned Namespaces) untuk mengelompokkan data ke dalam zona fisik teratur guna meminimalkan amplifikasi penulisan, penyimpanan pasangan kunci-nilai (Key-Value), serta penempatan data fleksibel (Flexible Data Placement / FDP).
- NVMe 2.1 (2024): Menambahkan fitur migrasi langsung (Live Migration) pada lingkungan mesin virtual, enkripsi kunci per operasi I/O, serta dukungan booting NVMe melalui jaringan (UEFI Network Boot).[14]
- NVMe 2.4 (2026): Menambahkan dukungan kriptografi pasca-kuantum (post-quantum cryptography), migrasi subsistem NVM PCIe lokal, pemantauan voltase operasional, serta pembatasan laju transfer (rate limiting) berbasis pengontrol untuk lebar pita dan IOPS.[15]
Perbandingan dengan AHCI
Antarmuka AHCI dirancang pada era komputasi di mana subsistem penyimpanan berbasis piringan magnetis mekanis menjadi titik hambat performa utama. Sebaliknya, NVMe dirancang khusus untuk memaksimalkan transmisi paralel pada bus PCI Express yang terhubung langsung ke prosesor:
| Parameter | AHCI (SATA) | NVM Express (NVMe) |
|---|---|---|
| Antrian perintah (Command Queues) | 1 antrian tunggal | Hingga 65.535 antrian paralel |
| Kedalaman antrian per saluran | Maksimum 32 perintah | Maksimum 65.536 perintah per antrian |
| Akses register tak tercache (siklus CPU) | 6 hingga 9 akses per perintah | Maksimum 2 akses per perintah |
| Mekanisme interupsi | 1 interupsi tunggal | Hingga 2.048 vektor interupsi MSI-X |
| Konkurensi multi-utas | Memerlukan penguncian sinkronisasi (lock) | Tanpa penguncian antar-utas |
| Penanganan perintah 4 KB | Memerlukan 2 siklus pembacaan serial dari RAM | Selesai dalam 1 siklus pembacaan 64 bita |
| Pemanfaatan memori host (HMB) | Tidak didukung | Didukung penuh |
Faktor bentuk fisik
SSD NVMe diproduksi dalam beragam bentuk fisik sesuai kebutuhan perangkat:
- M.2: Faktor bentuk paling populer untuk laptop dan komputer pribadi. Menggunakan konektor pipih M-key yang memanfaatkan hingga empat jalur PCIe (misalnya PCIe 3.0 x4, PCIe 4.0 x4, atau PCIe 5.0 x4). Ukuran standar yang paling umum berdimensi lebar 22 mm dan panjang 80 mm (tipe 2280), serta varian ringkas untuk konsol genggam seperti 2230.
- Add-in Card (AIC): Format kartu ekspansi standar yang ditancapkan langsung ke slot PCIe papan induk (umumnya menggunakan form-factor setengah tinggi / HHHL).
- U.2 (SFF-8639) dan U.3: Faktor bentuk berukuran 2,5 inci dengan rumah logam tebal untuk peladen dan pusat data, dirancang untuk mendukung fitur lepas-pasang saat menyala (hot-swapping).
- EDSFF (Enterprise and Datacenter Standard Form Factor): Standar bentuk modern untuk infrastruktur peladen rak dan komputasi awan (seperti seri E1 dan E3) yang menyajikan efisiensi termal dan densitas penyimpanan yang lebih baik.
NVMe over Fabrics (NVMe-oF)
NVM Express over Fabrics (disingkat NVMe-oF) adalah spesifikasi perluasan yang memungkinkan instruksi perintah protokol NVMe dikirimkan melintasi jaringan data berkecepatan tinggi antar-server, alih-alih terbatas pada bus fisik lokal PCIe.[17] Standar ini dirilis oleh NVM Express, Inc. pada tahun 2016.
Protokol transportasi jaringan yang didukung oleh NVMe-oF mencakup:
- Fibre Channel (FC-NVMe)
- RDMA over Converged Ethernet (RoCE v1 dan v2)
- InfiniBand (NVMe/IB)
- TCP (NVMe/TCP, memungkinkan penerapan NVMe jaringan langsung pada infrastruktur Ethernet standar tanpa perangkat keras khusus).
Dukungan sistem operasi
Dukungan driver bawaan (native) untuk NVMe tersedia pada hampir seluruh sistem operasi modern:
- Linux: Driver NVMe resmi dimasukkan ke dalam ranting utama Kernel Linux sejak versi 3.3 pada Maret 2012. Dukungan Host Memory Buffer (HMB) ditambahkan sejak Linux 4.13, dan Zoned Namespaces (ZNS) sejak Linux 5.9.
- Microsoft Windows: Dukungan bawaan disertakan sejak Windows 8.1 dan Windows Server 2012 R2. Pembaruan untuk Windows 7 dan Windows Server 2008 R2 dirilis melalui tambalan pembaruan terpisah. Dukungan HMB ditambahkan sejak pembaruan Windows 10 Anniversary Update (versi 1607). Pada Windows Server 2025, tumpukan penyimpanan ditingkatkan dengan arsitektur driver NVMe bawaan murni tanpa lapisan translasi SCSI.
- macOS dan iOS: Apple menyertakan dukungan perangkat lunak NVMe sejak OS X Yosemite 10.10.3. Pada lini ponsel cerdas, Apple menjadi perintis adopsi antarmuka penyimpanan NVMe melalui peluncuran iPhone 6S pada September 2015.
- FreeBSD, OpenBSD, dan DragonFly BSD: Menyediakan driver NVMe mandiri di dalam kernel secara penuh untuk peranti desktop maupun peladen.
- ChromeOS: Mendukung booting sistem operasi langsung dari SSD NVMe sejak awal tahun 2015.
Lihat pula
- Solid-state drive
- M.2
- PCI Express
- Advanced Host Controller Interface (AHCI)
- Serial ATA (SATA)
- Universal Flash Storage (UFS)
Referensi
- ↑ "NVM Express". NVM Express, Inc. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-12-05. Diakses tanggal 2017-01-24. NVMe is designed from the ground up to deliver high bandwidth and low latency storage access for current and future NVM technologies.
- ↑ Tallis, Billy (14 Juni 2019). "NVMe 1.4 Specification Published: Further Optimizing Performance and Reliability". AnandTech. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-27.
- ↑ "Intel Solid-State Drive DC P3600 Series" (PDF). Intel. 2015. hlm. 18, 20–22. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-10-28. Diakses tanggal 2015-04-11.
- ↑ Walker, Don H. "A Comparison of NVMe and AHCI" (PDF). 31 Juli 2012. SATA-IO. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-02-12. Diakses tanggal 3 Juli 2013.
- ↑ "NVM Express Explained" (PDF). nvmexpress.org. 9 April 2014. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2015-08-24. Diakses tanggal 21 Maret 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Extending the NVMHCI Standard to Enterprise" (PDF). Santa Clara, CA USA: Flash Memory Summit. Agustus 2009. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-06-17.
- ↑ Peter Onufryk (2013). "What's New in NVMe 1.1 and Future Directions" (PDF). Santa Clara, CA USA: Flash Memory Summit.
- ↑ "New Promoter Group Formed to Advance NVM Express" (PDF). Press release. 1 Juni 2011. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2013-12-30. Diakses tanggal 18 September 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Samsung Announces Industry's First 2.5-inch NVMe SSD". StorageReview.com. 18 Juli 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-10. Diakses tanggal 11 Januari 2014.
- ↑ "NVM Express Organization History". NVM Express. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-23. Diakses tanggal 23 Desember 2015.
- ↑ NVMe Specifications
- ↑ Tallis, Billy (14 Juni 2018). "The Toshiba RC100 SSD Review: Tiny Drive In A Big Market". AnandTech. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-14. Diakses tanggal 30 Maret 2024.
- ↑ "NVM Express Announces the Rearchitected NVMe 2.0 Library of Specifications" (Rilis pers). NVM Express, Inc. 3 Juni 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-18. Diakses tanggal 31 Maret 2024.
- ↑ "NVM Express® Base Specification, Revision 2.1" (PDF). nvmexpress.org. NVM Express, Inc. 5 Agustus 2024. Diakses tanggal 10 Agustus 2024.
- ↑ Robinson, Dan (4 Agustus 2026). "NVMe polishes its specs, brings virtualization to locally attached SSDs". The Register. Diakses tanggal 11 Agustus 2026.
- ↑ Dave Landsman (9 Agustus 2013). "AHCI and NVMe as Interfaces for SATA Express Devices – Overview" (PDF). SATA-IO. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2013-10-05. Diakses tanggal 2 Oktober 2013.
- ↑ "NVMe over Fibre Channel (NVMe over FC) or FC-NVMe standard". Tech Target. 1 Januari 2018. Diakses tanggal 26 Mei 2021.
Pranala luar
Solid-state drive (SSD) | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Istilah utama | |||||
| Produsen memori kilat | |||||
| Pengontrol |
| ||||
| Produsen SSD | |||||
| Antarmuka |
| ||||
| Faktor bentuk dan fisik | |||||
| Organisasi terkait | |||||