Senin, 28 September 2026
05:28 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Museum Bentoel

museum di Indonesia

Museum Bentoel adalah sebuah museum sejarah yang terletak di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Berbagai koleksi di dalam Museum Bentoel menampilkan tentang sejarah Bentoel Group yang didirikan oleh Ong Hok Liong, merek rokok buatan Bentoel Group, dan proses pembuatan rokok dalam industri tembakau. Bangunan Museum Bentoel merupakan bekas kediaman Ong Hok Liong yang dibangun kembali oleh Bentoel Group pada akhir 1970-an. Museum Bentoel memiliki gerbang masuk, teras dan dua ruangan galeri.[butuh rujukan]

Bentoel Group menjadi pemilik sekaligus pengelola Museum Bentoel. Kunjungan ke Museum Bentoel dibuka untuk umum setelah diadakan renovasi dan kurasi atas bangunan dan koleksinya pada 2013. Pengunjung dapat memasuki Museum Bentoel secara gratis dengan melapor dan mengisi buku tamu ke kantor petugas keamanan.[butuh rujukan]

Sejarah pendirian

Bangunan Museum Bentoel merupakan bekas rumah kediaman Ong Hok Liong yang merupakan pendiri dari Bentoel Group.[1] Sebelum dimanfaatkan sebagai museum, bangunan ini dimanfaatkan untuk keperluan bisnis dan industri tembakau oleh Bentoel Group.[2] Pada akhir tahun 1970, bangunan ini sempat dibongkar, tetapi dibatalkan dan dibangun kembali seperti semula oleh Bentoel Group.[3] Pada tahun 2013, kediaman pribadi ini dikurasi menjadi museum dengan cara renovasi secara menyeluruh. Proses renovasi berlangsung selama 9 bulan. Setelah direnovasi, Museum Bentoel dibuka untuk umum.[4]

Lokasi

Bangunan Museum Bentoel terletak di Pasar Besar Malang, Kota Malang.[2] Lokasinya berada di Jl. Wiryo S Pranoto, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.[5] Titik koordinat Museum Bentoel ialah 7°59’12.4” LS dan 112°37’55.4” BT. Lokasi Museum Bentoel dapat dicapai melalui Stasiun Malang dengan jarak tempuh sejauh 2 km. Museum Bentoel juga dapat dicapai dari Terminal Gadang dengan jarak tempuh sejauh 5,4 km atau dari Alun-Alun Merdeka Malang dengan jarak tempuh sejauh 700 m.[3]

Koleksi

Pada sudut ruangan di bagian teras depan Museum Bentoel terdapat patung berbahan perunggu yang menampilkan sosok Ong Hok Liong. DI ruangan bagian depan pada bagian dalam Museum Bentoel terdapat koleksi foto, silsilah keluarga, filosofi dan kisah mengenai pemilihan nama 'Bentoel' oleh Ong Hok Liong. Setelah itu, di sisi kiri terdapat koleksi yang menampilkan kisah racikan rokok Bentoel buatan Ong Hok Liong yang menjadikan cita rasanya khas yang membedakannya dengan rokok lainnya. Kedua ruangan ini juga menampilkan jenis dan proses produksi tembakau.[2] Museum Bentoel memamerkan foto-foto lama yang menampilkan cara pekerja pabrik rokok zaman dulu dalam memetik dan menjemur cengkih.[3] Pada ruang belakang terdapat pajangan dari berbagai koleksi rokok buatan Ong Hok Liong.[2]

Galeri

Museum Bentoel terbagi menjadi dua galeri yaitu galeri yaitu galeri foto dan galeri cengkih. Galeri-galeri ini memberikan informasi tentang berbagai merek rokok, sejarah dan perkembangan Bentoel Group.[3]

Kepemilikan dan layanan pengunjung

Kepemilikan dan pengelolaan Museum Bentoel sepenuhnya menjadi hak Bentoel Group.[3] Museum Bentoel dibangun sebagai media pembelajaran sejarah dan budaya.[3] Museum Bentoel dibuka tiap hari Selasa hingga Minggu. Jam buka mulai pukul 08.00–15.00 WIB. Pengunjung dapat memasuki Museum Bentoel secara gratis.[2] Sebelum memasuki Museum Bentoel, pengunjung diminta untuk melapor ke kantor petugas keamanan yang terletak di pintu gerbang masuk dan mengisi buku tamu.[6]

Lihat pula

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Prawita dan Hakim 2017, hlm. 49.
  2. 1 2 3 4 5 Prawita, Desi (Juli 2015). "Bentoel, Pasang Surut Industri Tembakau Nasional" (PDF). Warta Bea dan Cukai. 47 (7): 62.
  3. 1 2 3 4 5 6 Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid II (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 90. ISBN 978-979-8250-67-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Rintis, Eddy (27 Maret 2014). Semangat Mewujudkan Pertumbuhan: Laporan Tahunan 2013 (PDF). Jakarta: Bentoel Group. hlm. 18.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Klojen". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=; no-break space karakter dalam |access-date= pada posisi 7
  6. ↑ Prawita dan Hakim 2017, hlm. 51.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan