Selasa, 29 September 2026
23:28 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Muridae

Muridae

Genus Rodentia

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang famili Muridae (tikus-tikusan) dalam ordo Rodentia (hewan pengerat). Untuk spesies mencit, lihat mencit. Untuk spesies tikus rumah, lihat tikus rumah. Untuk spesies tikus sawah, lihat tikus sawah. Untuk spesies tikus got, lihat tikus got. Untuk tikus dalam Shio (astrologi Tionghoa), lihat Tikus (shio). Untuk tikus-tikusan secara umum, lihat Tikus.
Tikus sejati
Rentang waktu: Burdigalium – sekarang[1]
250px-Apodemus_sylvaticus_bosmuis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Apodemus sylvaticus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Rodentia
Superfamili: Muroidea
Famili: Muridae
Illiger, 1811
Genus tipe
Mus
Linnaeus, 1758
Subfamili
Artikel takson sembarang

Muridae adalah salah satu famili dalam ordo Rodentia (hewan pengerat) dengan lebih dari 1000 spesies, menjadikannya sebagai famili terbesar atau terbesar kedua pada Rodentia. Spesies tikus yang paling dikenal adalah mencit (Mus spp.) serta tikus got (Rattus norvegicus) yang ditemukan hampir di semua negara dan merupakan suatu organisme model yang penting dalam biologi; juga merupakan hewan peliharaan yang populer. Semua anggota muridae dikenal sebagai tikus sejati, yang setelah ini akan diringkas menjadi hanya "tikus".

Habitat dan Penyebaran

250px-Brown_rat_distribution.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Tikus ditemukan hampir diseluruh belahan dunia, meskipun banyak subfamili hanya bisa ditemukan di daerah tertentu. Tikus tidak ditemukan di Antartika atau pada banyak pulau yang terletak di tengah samudera. Meskipun tidak satupun dari mereka berasal dari Amerika, beberapa spesies, terutama tikus rumah dan tikus hitam, telah tersebar ke seluruh dunia. Tikus menempati berbagai ekosistem dari hutan tropis hingga tundra. Terdapat pula spesies yang hidup sepenuhnya di dalam tanah (fossorial), di atas pepohonan (arboreal), dan semiakuatik, tetapi sebagian besar merupakan hewan terestrial (hidup di atas tanah).[2]

Makanan dan susunan gigi

Berbagai kebiasaan makan ditemukan pada tikus, mulai dari spesies herbivora dan omnivora hingga spesies yang hanya mengkonsumsi cacing tanah, spesies jamur, atau serangga air tertentu.[2] Kebanyakan genera mengkonsumsi bahan tumbuhan dan invertebrata kecil, tikus yang hidup di daerah subtropis sering menyimpan benih dan bahan tanaman lainnya untuk konsumsi musim dingin. Tikus memiliki mulut yang mengandung sciurognathous dan diastema.[3] Tikus tidak memiliki gigi taring dan gigi premolar. Tikus biasanya memiliki tiga geraham (meski terkadang ditemukan pula yang hanya memiliki satu atau dua geraham), dan sifat geraham bervariasi menurut genus dan kebiasaan makan.[4]

Reproduksi

Beberapa spesies tikus merupakan hewan yang sangat sosial, namun ada pula yang soliter. Betina biasanya beranak beberapa kali setiap tahunnya. Di daerah yang hangat, perkawinan mungkin terjadi sepanjang tahun. Meskipun rata-rata usia hidup dari kebanyakan genera pada umumnya kurang dari dua tahun, tikus memiliki potensi reproduksi tinggi dan populasinya cenderung meningkat dengan cepat dan kemudian menurun secara drastis ketika sumber makanan telah habis. Ini sering terlihat dalam siklus tiga sampai empat tahun.[5]

Beberapa spesies

Celurut (shrew), yang sering disebut sebagai "tikus", sesungguhnya bukanlah termasuk golongan Rodentia (hewan pengerat), melainkan ordo Eulipotyphla (dulu hewan pemangsa serangga, insektivora).

Pengendalian

Beberapa spesies tikus dikenal sebagai hama tanaman yang cukup merugikan,[6] berikut beberapa cara pengendalian hama yang dikenal:

  • Umbi gadung merupakan tumbuhan yang efektif untuk mengendalikan hama tikus. Perlakuan rodentisida gadung blok dan beras yang dicampur ekstrak gadung lebih efektif dalam menarik tikus untuk mengonsumsi dibandingkan dengan umpan ekstrak gadung dengan konsentrasi 25%.[7]
  • Rempah-rempah juga efektif sebagai repelen pada tikus. Pada pengujian repelensi di arena, campuran dari cabai rawit merah, bawang putih dan merica merupakan repelen yang efektif untuk mengusir tikus, sedangkan untuk perlakuan di laboratorium bawang putih merupaka repelen yang paling efektif.[8]
  • Penggunaan perangkap untuk pengendalian tikus rumah pada habitat permukiman merupakan metode yang sederhana mudah untuk diaplikasikan dan aman serta tidak berisiko terhadap lingkungan.[9]
  • Memelihara jangkrik dapat dilakukan untuk mengusir tikus. Suara jangkrik akan sangat mengganggu pendengaran tikus, karena tikus tidak suka area ramai serta bising.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ Aghova, Tatiana; Kimura, Yuri; Bryja, Josef; Dobigny, Gauthier; Granjon, Laurent; Kergoat, Gael J. (2017). "Fossils know it best: using a new set of fossil calibrations to improve the temporal phylogenetic framework of murid rodents (Rodentia: Myomorpha: Muroidea: Muridae)" (PDF): 16. doi:10.1101/180398. S2CID 38794026. Diakses tanggal 29 Agustus 2018. {{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "ADW: Subfamilies of Muridae". animaldiversity.org. Diakses tanggal 2015-11-08.
  3. ↑ "Muridae (Old World mice and rats, gerbils, whistling rats, and relatives)". Animal Diversity Web. Diakses tanggal 2015-11-08.
  4. ↑ Paul Pion, D. V. M.; Spadafori, Gina (2017-08-08). "Veterinary Partner". VIN.com.
  5. ↑ Nowak, Ronald M. (1999-04-07). Walker's Mammals of the World. JHU Press. ISBN 9780801857898.
  6. ↑ Harper, Grant; Bunbury, Nancy (2015). "Invasive rats on tropical islands: Their population biology and impacts on native species". Global Ecology and Conservation. 3: 607–627. doi:https://doi.org/10.1016/j.gecco.2015.02.010.{{cite journal}}: Periksa nilai |doi=; Tautan eksternal dalam |doi=
  7. ↑ Pengujian umbi gadung (Doscorea hispida dennst.) sebagai rodentisida botanis siap pakai dalam pengendalian tikus rumah (Rattus rattus diardii linn.) Dan tikus sawah (Rattus argentiventer rob. & klo.)
  8. ↑ Pengujian repelensi dari bahan rempah-rempah terhadap tikus rumah Rattus rattus diardii Linn.(Rodentia:Muridae)
  9. ↑ Rancang Bangun Perangkap untuk Pengendalian Tikus Rumah (Ratus rattus diardii Linn.)

Lihat juga

†Anomalomyidae
Dipodoidea
Dipodidae
Allactaginae
Cardiocraniinae
Dipodinae
Dipodini
Paradipodini
Euchoreutinae
†Simimyidae
Sminthidae
Zapodidae
Muroidea
†Armintomyidae
Platacanthomyidae
Spalacidae
Myospalacinae
Rhizomyinae
Spalacinae
Eumuroida
    • Lihat di bawah↓
Allactaga elater Cardiocranius paradoxus
Calomyscidae
Cricetidae
Arvicolinae
Arvicolini
Clethrionomyini
Dicrostonychini
Ellobiusini
Lagurini
Lemmini
Microtini
Ondatrini
Pliophenacomyini
Pliomyini
Cricetinae
†Democricetodontinae
Neotominae
Baiomyini
Neotomini
Ochrotomyini
Reithrodontomyini
Sigmodontinae
Oryzomyalia
Abrotrichini
Akodontini
Ozyzomyini
Phyllotini
Thomasomyini
Wiedomyini
Sigmodontalia
Ichthyomyini
Sigmodontini
Tylomyinae
Nyctomyini
Tylomyini
Muridae
Deomyinae
Gerbillinae
Desmodilliscini
Gerbillini
Gerbillurini
Taterillini
Leimacomyinae
Lophiomyinae
Murinae
Apodemini
Arvicanthini
Hapalomyini
Hydromyini
Malacomyini
Millardini
Murini
Otomyini
Phloeomyini
Praomyini
Rattini
Vandeleurini
†Pseudocricetodontinae
Nesomyidae
Cricetomyinae
Delanymyinae
Dendromurinae
Mystromyinae
Nesomyinae
Petromyscinae
Cricetus cricetus

Malpaisomys insularis Canariomys bravoi Canarios tamarani

Apomys gracilirostris
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan