Sabtu, 17 Oktober 2026
03:05 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Eulipotyphla

Eulipotyphla

Bagikan:
Eulipotyphla
250px-Eulipotyphla.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Magnordo: Boreoeutheria
Superordo: Laurasiatheria
Ordo: Eulipotyphla
Famili
Sinonim

Euinsectivora

Artikel takson sembarang

Eulipotyphla (/ˌjuːlɪpoʊˈtɪflə/, yang berarti "benar-benar gemuk dan buta"[1]) adalah ordo dalam kelas mamalia yang disarankan oleh metode molekuler dari rekonstruksi filogenetik, dan mencakup anggota-anggota superordo Laurasiatheria dari bekas ordo Lipotyphla yang polifili dan sekarang tidak valid, tetapi tidak mencakup anggota superordo Afrotheria (yang sekarang digolongkan dalam ordo sendiri, Afrosoricida). Lipotyphla sendiri dibuat dengan menghapus sejumlah kelompok dari Insectivora, takson yang sudah tak lagi digunakan.

Eulipotyphla terdiri dari landak susu dan landak susu berambut (keduanya tergolong dalam famili Erinaceidae, sebelumnya berada di bawah ordo Erinaceomorpha yang tak lagi digunakan), solenodon (famili Solenodontidae), Desmanini, tikus tanah (famili Talpidae), dan celurut sejati (famili Soricidae). Celurut sejati, tikus tanah, dan solenodon sebelumnya dikelompokkan dalam ordo Soricomorpha. Namun, Soricomorpha merupakan parafili, karena Erinaceidae adalah kelompok saudara dari celurut.[2][3][4]

Ordo ini adalah klad saudari dari klad Scrotifera; bersama-sama, mereka membentuk superordo Laurasiatheria.

Kladogram tingkat famili dari hubungan kekerabatan Eulipotyphla modern menurut Roca dkk. dan Brace dkk. yaitu:[3][5]

Referensi

  1. ↑ Hassan, Mo (2009-10-11). "British Wildlife: N". The Disillusioned Taxonomist blog. Diakses tanggal 2015-11-26.
  2. ↑ Douady, C. J.; Chatelier, P. I.; Madsen, O.; de Jong, W. W.; Catzeflis, F.; Springer, M. S.; Stanhope, M. J. (Oktober 2002). "Molecular phylogenetic evidence confirming the Eulipotyphla concept and in support of hedgehogs as the sister group to shrews". Molecular Phylogenetics and Evolution. 25 (1): 200–209. doi:10.1016/S1055-7903(02)00232-4. PMID 12383761.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Roca, A. L.; Bar-Gal, G. K.; Eizirik, E.; Helgen, K. M.; Maria, R.; Springer, M. S.; O'Brien, S. J.; Murphy, W. J. (2004-06-10). "Mesozoic origin for West Indian insectivores". Nature. 429 (6992): 649–651. Bibcode:2004Natur.429..649R. doi:10.1038/nature02597. PMID 15190349. S2CID 915633.
  4. ↑ Bininda-Emonds, O. R. P.; Cardillo, M.; Jones, K. E.; MacPhee, R. D. E.; Beck, R. M. D.; Grenyer, R.; Price, S. A.; Vos, R. A.; Gittleman, J. L.; Purvis, A. (2007-03-29). "The delayed rise of present-day mammals". Nature. 446 (7135): 507–512. Bibcode:2007Natur.446..507B. doi:10.1038/nature05634. PMID 17392779. S2CID 4314965.
  5. ↑ Brace, S.; Thomas, J. A.; Dalén, L.; Burger, J.; MacPhee, R. D. E.; Barnes, I.; Turvey, S. T. (2016). "Evolutionary History of the Nesophontidae, the Last Unplaced Recent Mammal Family". Molecular Biology and Evolution. 33 (12): 3095–3103. doi:10.1093/molbev/msw186. PMID 27624716.
Ordo yang masih hidup dalam kelas mamalia
Subkelas
Yinotheria
Infrakelas
Australosphenida
Subkelas
Theria
Metatheria
(mencakup infrakelas
Marsupialia)
Superordo
Ameridelphia
Superordo
Australidelphia
Eutheria
(mencakup infrakelas
Placentalia)
Atlantogenata
Superordo
Xenarthra
Superordo
Afrotheria
Boreoeutheria
Superordo
Laurasiatheria
Superordo
Euarchontoglires
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan