Senin, 21 September 2026
03:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Imbila

Imbila

ordo mamalia dari Afrika dan Timur Tengah

Imbila
Rentang waktu: Eosen–sekarang 55.8–0 jtyl
250px-Ein_klippschliefer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Superordo:
Grandordo:
Ordo:
Hyracoidea

Huxley, 1869
Subkelompok
250px-Procaviidae_Range.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta persebaran Procaviidae, satu-satunya anggota Hyracoidea yang masih ada
Artikel takson sembarang

Imbila atau hiraks (dari bahasa yunani ὕραξ "tikus-celurut"), juga disebut wabar, adalah sebagian spesies dari empat spesies yang cukup kecil, gemuk, dan merupakan mamalia herbivor di ordo Hyracoidea. Imbila hidup di Afrika dan Timur Tengah. Walau secara fisik hewan ini terlihat dan berukuran seperti tikus atau kelinci, imbila memiliki kekerabatan paling dekat dengan gajah. Imbila bertahan hidup dengan membuat rumah di dalam lubang atau celah bukit batu yang biasa terdapat di sepanjang sisi jurang yang terjal untuk menghindari para pemangsa seperti elang, alap-alap, serigala, anjing hutan, ular serta musang.

Etimologi

Nama "imbila" berasal dari kata imbila (nama spesies ini di habitat aslinya) dari bahasa Xhosa.[1]

Spesies yang masih ada

Hyracoidea
Procaviidae
  Dendrohyrax  

Imbila pohon selatan, D. arboreus arboreus

Imbila pohon timur, D. arboreus validus[2]


Imbila pohon barat, D. dorsalis
 

Imbila pohon Benin, D. interfluvialis[3]

(genus)
Heterohyrax

Imbila totol-kuning, H. brucei

 

(genus)

 
Procavia

Imbila tanjung, P. capensis

(genus)
(family)
(order)

Evolusi

Daftar spesies yang punah

Filogenik hyracoida awal
Sebuah filogeni hyracoids yang diketahui dari era Eosen hingga Oligosen. Imbila dunia modern (Procaviidae) mungkin termasuk kelompok kecil yang disebut Saghatheriinae.[4]
  1. Hubungan antara hyracoida dan Perissodactlya masih diperdebatkan, dan tidak didukung oleh data molekuler.

Referensi

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Imbila"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(July 2007)
  1. Feely, J.M. isiXhosa names of South African land mammals (PDF). hlm. 142. Diakses tanggal 2025-03-03.
  2. Oates, John F.; Woodman, Neal; Gaubert, Philippe; Sargis, Eric J.; Wiafe, Edward D.; Lecompte, Emilie; Dowsett-Lemaire, Françoise; Dowsett, Robert J.; Gonedelé Bi, Sery; Ikemeh, Rachel A.; Djagoun, Chabi A. M. S.; Tomsett, Louise; Bearder, Simon K. (2022). "A new species of tree hyrax (Procaviidae: Dendrohyrax) from West Africa and the significance of the Niger–Volta interfluvium in mammalian biogeography". Zoological Journal of the Linnean Society. 194 (2): 527–552. doi:10.1093/zoolinnean/zlab029.
  3. Gheerbrant, E; D. Donming; P. Tassy (2005). "Paenungulata (Sirenia, Proboscidea, Hyracoidea, and Relatives)". Dalam Kenneth D. Rose, J. David Archibald (eds.) (ed.). The Rise of Placental Mammals: Origins and Relationships of the Major Extant Clades. Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 84–105. ISBN 080188022X. {{cite book}}: |editor= memiliki nama generik

Pranala luar

Lihat entri imbila di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hyracoidea.
Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan