Minggu, 04 Oktober 2026
08:10 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Muhammad Chamzah Hasan

Muhammad Chamzah Hasan

Bagikan:
Muhammad Chamzah Hasan
250px-Muhammad_Camzah_Hasan.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret K.H. Muhammad Chamzah Hasan (Gus Chamzah)
Kehidupan pribadi
Lahir3 November 1966 (umur 59)
Anak7
Orang tua
Nama lainGus Chamzah
Pekerjaan

Muhammad Chamzah Hasan (lahir 3 November 1966) lebih dikenal sebagai Gus Chamzah adalah seorang ulama dan tokoh pendidikan asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin dan dikenal luas di masyarakat karena perannya dalam pengembangan pendidikan Islam dan dakwah.[1]

Kehidupan awal

Ia lahir pada 3 November 1966 di Banjarnegara, Jawa Tengah. Anak kedua dari pasangan KH Muhammad Hasan dan Nyai Hj. Marfu’ah Hasan.[2]

Pada 1960, K.H. Muhammad Hasan bersama saudaranya, K.H. Ahmad Basyuni, mendirikan Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin di Banjarnegara.[3]Awalnya pesantren ini hanya berupa mushola kecil untuk pengajian masyarakat, yang kemudian berkembang menjadi lembaga pesantren dengan fasilitas asrama untuk santri.[1]

Pendidikan

250px-Masyayikh_PP_Tangho_Banjarnegara.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengasuh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara, Kh. Hayatul Maki (Kiri), Kh. Hakim Anaisaburi (Tengah), Kh. Muhammad Chamzah Hasan (Kanan)

Ia dikenal sebagai salah satu murid dari KH Maimoen Zubair, seorang ulama dari Sarang, Rembang. Ia menjalin hubungan erat dengan gurunya dan dikenal memegang teguh tradisi menghormati guru (ta’dzim).[4]

Kepemimpinan di pondok pesantren

Pada 2007, ia mulai memimpin Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin menggantikan ayahnya yang telah wafat.[3] Pengajian rutin, seperti Pengajian Ahad Kliwon, tetap dilanjutkan untuk memberikan akses pembelajaran agama kepada masyarakat. Pesantren tersebut juga menjadi pusat kegiatan dakwah di wilayah Banjarnegara dan sekitarnya.[5]

Pengembangan lembaga pendidikan

Tahun 2010, ia mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan formal yang berbasis agama. Pada tahun berikutnya, ia mendirikan Madrasah Aliyah (MA), kemudian tahun 2019, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tanbihul Ghofiliin mulai beroperasi.[6]

Aktivitas

Ia juga aktif dalam organisasi sosial dan keagamaan. Ia menjabat sebagai Ketua Santri Gayeng Nusantara (SGN) Jawa Tengah, sebuah organisasi santri, atas arahan H. Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Tentang Kami – Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin". 2021-03-24. Diakses tanggal 2024-12-09.
  2. ↑ "Lebih Dekat dengan KH Mohammad Hasan Pengasuh Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara". NU Online. Diakses tanggal 2024-12-09.
  3. 1 2 tangho, santri (2024-06-22). "Mengenang 17 Tahun Wafat KH. Muhammad Hasan Mengenang 17 Tahun Wafat KH. Muhammad Hasan – Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin". Diakses tanggal 2024-12-09.
  4. 1 2 "Gus Chamzah, Tokoh Visioner Banjarnegara". 2022-12-12. Diakses tanggal 2024-12-09.
  5. ↑ Banjarnegara, Kantor Kementerian Agama Kabupaten (2021-02-09). "Kakankemenag Jalin Sinergitas Dengan Ponpes Tanbihul Ghofilin". Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Diakses tanggal 2024-12-09.
  6. ↑ Home; Terkini (2020-07-13). Mugiyanto (ed.). "KH M Hamzah: Kualitas dan talenta santri perlu ditingkatkan". Antara Jateng. Diakses tanggal 2024-12-09.{{cite web}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Muhammad Chamzah Hasan.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan