Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Jembatan keledai" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Juli 2026) |

Jembatan keledai atau mnemonik adalah cara untuk mengingat atau menghafalkan sesuatu agar lebih mudah diingat dalam jangka panjang.[1]
Jembatan keledai sering berupa kata atau suku kata yang ditambahkan pada susunan kata yang ingin dihafal agar terbentuk kalimat dengan arti yang menarik atau masuk di akal. Salah satu contoh yang paling populer adalah singkatan "mejikuhibiniu" untuk mengingat warna pelangi: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu. Contoh jembatan keledai yang lain adalah kalimat "Oh Be A Fine Girl Kiss Me" untuk mengingat klasifikasi bintang O, B, A, F, G, K, M
Etimologi
Istilah jembatan keledai kemungkinan besar merupakan terjemahan dari bahasa Belanda Ezelsbruggetje (titian keledai) atau bahasa Latin pons asinorum (jembatan keledai).
Penggunaan
Penggunaan jembatan keledai berdasarkan asumsi bahwa otak manusia terdiri dari dua jenis, ingatan "alami" dan ingatan "buatan." Ingatan alami merupakan bakat sejak lahir dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan ingatan buatan dibangun dengan cara belajar dan bisa dilatih dengan menggunakan teknik jembatan keledai.
Jembatan keledai bisa digunakan untuk mengingat daftar yang panjang dan sulit diingat hanya dengan ingatan alami, misalnya dalam mengingat unsur kimia, anatomi, taksonomi, tata bahasa dan rumus matematika.
Referensi
- ↑ Carlson, Neil; et al. (2010). Psychology the Science of Behavior. Pearson Canada, United States of America. hlm. 245. ISBN 978-0-205-64524-4.
Pranala luar
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik pendidikan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |