Rabu, 30 September 2026
23:38 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Mira W.

Penulis perempuan asal Indonesia

Bagikan:
Mira W.
Lahir
Mira Widjaja

(1951-09-13)13 September 1951
Jakarta, Indonesia
AlmamaterUniversitas Trisakti
PekerjaanNovelis
Karier kepenulisan
BahasaIndonesia
GenreRoman, sastra anak

Mira Widjaja atau Mira Widjaya (Mira Wong) atau lebih dikenal dengan nama pena Mira W. (lahir 13 September 1951), adalah novelis Indonesia. Terlahir dari keluarga keturunan Tionghoa, ia dikenal sebagai salah satu penulis novel-novel roman populer di Indonesia.[1] Ayahnya, Othniel, adalah pelopor industri perfilman di Indonesia. Mira menulis novel dengan berbagai genre, termasuk roman, kriminal, dan kehidupan rumah sakit.[2] Ia berprofesi sebagai dokter sebelum menjadi penulis.[3]

Biografi

Mira lahir di Jakarta pada 13 September 1950, putri dari produser film Othniel Widjaja dan istrinya; ia adalah anak kelima dari lima bersaudara. Kakaknya, Willy Wilianto, juga berkecimpung di dunia perfilman. Saat masih SD, Mira sudah menunjukkan bakat menulisnya, ia sering mengirim karyanya ke majalah-majalah anak ternama. Cerpen populer pertama Mira adalah "Benteng Kasih",[4][5] yang dimuat di majalah Femina pada tahun 1975, saat itu ia masih kuliah kedokteran di Universitas Trisakti. Sedangkan novel pertamanya, Dokter Nona Friska, dimuat sebagai cerita bersambung di majalah Dewi pada tahun 1977, diikuti oleh novel keduanya, Sepolos Cinta Dini. Setahun kemudian, ia menerbitkan Cinta Tak Pernah Berhutang.[6]

Karier

Setelah lulus dari Trisakti, Mira menjadi staf pengajar di Universitas Moestopo. Novelnya yang paling terkenal, Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi, diterbitkan pada tahun 1980.[6] Ia terus menghasilkan karya, berkiblat pada penulis-penulis seperti Nh. Dini, Agatha Christie, Y. B. Mangunwijaya dan Harold Robbins.[4] Mira, bersama dengan Marga T, dianggap sebagai pelopor penulis keturunan Tionghoa di Indonesia, menjadi inspirasi bagi penulis-penulis berikutnya seperti Clara Ng.[7]

Filmografi

Film

Sebagai penulis cerita
Tahun Judul Catatan
1980 Permainan Bulan Desember Adaptasi dari novel karya Mira W.
Kemilau Kemuning Senja
Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi
1981 Ketika Cinta Harus Memilih
1984 Dia yang Tercinta
Biarkan Kami Bercinta
Seandainya Aku Boleh Memilih
1985 Cinta di Awal Tiga Puluh
Romantika
Kidung Cinta
1986 Merpati Tak Pernah Ingkar Janji
Perisai Kasih yang Terkoyak
Cinta Cuma Sepenggal Dusta
1987 Bilur-Bilur Penyesalan
Arini, Masih Ada Kereta yang akan Lewat
Tatkala Mimpi Berakhir
1988 Arini II, Biarkan Kereta Itu Lewat
1989 Sesaat dalam Pelukan
Ketika Cinta Telah Berlalu
1990 Perempuan Kedua
1997 Tak Cukup Hanya Cinta
2011 True Love
2018 Arini
2022 DJS the Movie: Biarkan Aku Menari

Seri web

Sebagai penulis cerita
Tahun Judul Catatan
2021 Kupilih Cinta Adaptasi dari novel karya Mira W.

Karya tulis

Hingga tahun 1995, Mira telah menerbitkan lebih dari 40 novel,[6] kebanyakan di antaranya telah diangkat menjadi film dan sinetron, termasuk Dari Jendela SMP, Luruh Kuncup sebelum Berbunga, Matahari di Batas Cakrawala, Lembah Dosa, Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi, Ketika Cinta Harus Memilih, dan Permainan Bulan Desember.[3][8]

Referensi

  1. ↑ Suryadinata, Leo (1993). Chinese adaptation and diversity: essays on society and literature in Indonesia, Malaysia & Singapore. National University of Singapore Press. hlm. 91.
  2. ↑ Salmon, Claudine (1984). "Chinese Women Writers in Indonesia and their Views of Female Emancipation". Archipel. 28 (28): 149–171.
  3. 1 2 Sumardjo, Jakob (2007). "The Indonesian popular novel and its audience". Newsletter. 9 (25). Indonesia Circle. School of Oriental & African Studies.
  4. 1 2 "Mira W: Penulis Spesialis Roman" [Mira W: Writer Specialising in Romance]. TokohIndonesia.com (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-03-31. Diakses tanggal 31 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Mira W". filmindonesia.or.id (dalam bahasa Indonesian). Konfiden Foundation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-11-03. Diakses tanggal 3 November 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 Suryadinata, Leo (1995), Prominent Indonesian Chinese: Biographical Sketches (Edisi 3rd), Singapore: Institute of Southeast Asian Studies, hlm. 222–223, ISBN 978-981-3055-04-9.
  7. ↑ "Clara Ng: Menulis Itu Seperti Jalan Pedang" [Clara Ng: Writing is Like the Way of the Sword]. Tempo (dalam bahasa Indonesian). 30 Agustus 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-25. Diakses tanggal 25 Maret 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Emmerson, Donald K. (1999). Indonesia beyond Suharto: polity, economy, society, transition. M.E. Sharpe. hlm. 285.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan