Sabtu, 26 September 2026
16:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Midway Games

bekas perusahaan pengembang dan penerbit video game Amerika

Midway Games Inc.
250px-Midway_Games_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo terakhir yang digunakan dari tahun 1997 hingga 2010
Nama sebelumnyaMidway Manufacturing (1958–1982, 1988–1996) Bally Midway (1982–1988)
JenisPublik
NASDAQ: MWY
IndustrI
Didirikan1 November 1958;67 tahun lalu (1958-11-01)[1]
Pendiri
  • Henry Ross
  • Marcine Wolverton
DibubarkanJuni 9, 2010;16 tahun lalu (2010-06-09)
Status akhirKebangkrutan Bab 11; mayoritas aset dijual ke Warner Bros. Interactive Entertainment
PenerusWarner Bros. Games
Kantor pusatChicago, Illinois, A.S.
Tokoh kunci
Matt Booty[2] (Presiden dan CEO)
Produk
PendapatanKenaikan  Amerika Serikat (TA 2008)[3]
Penurunan - Amerika Serikat (TA 2008)[3]
PemilikBally Manufacturing (1969–1988) WMS Industries, Inc. (1988–1998)
Jumlah karyawan
540[3] (Februari 2009)

Midway Games Inc. (sebelumnya Midway Manufacturing dan Bally Midway, dan umumnya dikenal sebagai Midway) adalah perusahaan permainan video asal Amerika Serikat yang berdiri dari tahun 1958 hingga 2010. Waralaba unggulan Midway meliputi Mortal Kombat, Rampage, Spy Hunter, NBA Jam, Cruis'n, dan NFL Blitz. Midway juga mengakuisisi hak atas permainan video yang awalnya dikembangkan oleh WMS Industries dan Atari Games, seperti Defender, Joust, Robotron: 2084, Gauntlet, dan seri Rush.

Perusahaan ini didirikan sebagai Midway Manufacturing pada tahun 1958, sebagai produsen permainan hiburan.[4] Perusahaan kemudian dibeli oleh Bally Manufacturing pada tahun 1969. Pada 1973, Midway mulai masuk ke industri hiburan interaktif, mengembangkan dan menerbitkan permainan video arkade. Perusahaan ini meraih kesuksesan besar pertamanya melalui distribusi Space Invaders milik Taito di Amerika Serikat pada tahun 1978, yang kemudian diikuti dengan lisensi permainan Namco seperti Galaxian (1979), Pac-Man (1980), dan Galaga (1981). Bally kemudian menggabungkan divisi pinball dengan Midway pada tahun 1982, yang kemudian berganti nama menjadi Bally Midway. Pada 1988, Bally Manufacturing menjual operasi permainan hiburannya kepada WMS Industries, yang sebelumnya dikenal sebagai Williams Electronics, dan menggunakan nama Midway untuk permainan video, sementara nama Bally dan Williams tetap digunakan untuk pinball.

Pada 1994, WMS membeli Tradewest untuk membawa penerbitan permainan video rumahan ke dalam perusahaan, dengan Tradewest kemudian berganti nama menjadi Midway Home Entertainment pada 1996, tahun yang sama ketika Midway melakukan penawaran umum perdana saham. Pada 1998, WMS melepaskan seluruh saham Midway yang tersisa. Midway menempati peringkat keempat sebagai penerbit permainan video dengan penjualan terbesar pada tahun 2000;[5] namun perusahaan mengalami kerugian bersih tahunan yang besar dan melakukan serangkaian penawaran saham, utang, serta pembiayaan lainnya. Midway keluar dari industri arkade pada tahun 2001. Sumner Redstone, pimpinan Viacom dan CBS Corporation, meningkatkan kepemilikannya di Midway dari sekitar 15% pada 1998 menjadi sekitar 87% pada akhir 2007.[6] Pada Desember 2008, Redstone menjual seluruh sahamnya dan utang Midway senilai 70 juta dolar AS kepada investor swasta Mark Thomas dengan harga 100.000 dolar AS.[7]

Referensi

  1. ↑ "Form Midway Mfg. Company". The Cash Box. Vol. 20, no. 9. The Cash Box Publishing. 1958-11-15. hlm. 16.
  2. ↑ "Matt Booty named President and CEO of Midway Games". Games Industry. 31 Oktober 2008. Diakses tanggal 27 Oktober 2021.
  3. 1 2 3 "Midway Games Inc 2008 Annual Report - Form 10-K - April 6, 2009" (PDF). secdatabase.com. Diakses tanggal 2012-05-16.
  4. ↑ "J.H. Keeney and Company". 11 Mei 2015.
  5. ↑ Hong, Quang. "Midway Fourth". Gamasutra, 1 Februari 2000, diakses 5 April 2011
  6. ↑ "Midway Games Form 10-K". Sec.gov. Diakses tanggal 2013-01-06.
  7. ↑ "Redstone sells Midway Games to ease debt", Reuters, 1 Desember 2008
Ikon rintisan

Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan