Minggu, 25 Oktober 2026
10:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Penerbit permainan video

Bagikan:

Penerbit permainan video adalah perusahaan yang menerbitkan permainan video yang dikembangkan sendiri secara internal atau eksternal oleh pengembang permainan video. Seperti penerbit buku atau DVD, penerbit permainan video juga bertanggung jawab atas pembuatan dan pemasaran produk mereka, termasuk riset pemasaran dan segala jenis iklan.

Karena sering membiayai pengembangan, penerbit juga kadang mencoba mengelola risiko pengembangan dengan manajer proyek untuk memantau, memberi kritik, dan membantu seperlunya. Kebanyakan permainan video dibuat oleh pengembang permainan video eksternal dengan membayar royalti secara berkala. Pembayaran di muka ini diberikan ketika pengembang mencapai tahap tertentu dalam pengembangannya.

Saat ini konsumen membeli permainan yang terkenal namun tidak berkualitas tinggi, dan karena itu penjualan permainan lain dengan genre yang sama menurun. Hal ini membuat anggaran pengembangan permainan terlalu besar, karena setiap penerbit bersaing menjadi nomor satu dalam tiap kategori. Hal ini juga memaksa penerbit untuk fokus pada pada seri waralaba yang sukses daripada membuat game baru, beberapa penerbit seperti Activision Blizzard dan Electronic Arts mendapat banyak kritik karena mengakuisisi studio lain dan menugaskan mereka untuk mendukung waralaba utama.[1][2]

Permainan video menjadi semakin mahal untuk diproduksi. Walaupun konsol generasi saat ini memiliki kemampuan grafis yang lebih maju daripada sebelumnya, tetapi membutuhkan tim yang jauh lebih besar f dapat mengambil keuntungan dari kemampuan tersebut.

Referensi

  1. ↑ "Activision Reduces Prototype Devs To "Support" Role, Significantly Reduces Staff Levels". thesixthaxis. 28-06-2012. Diakses tanggal 28-08-2017.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
  2. ↑ "Activision cuts staff at 'Prototype' video game studio". USA TODAY. 28-06-2012. Diakses tanggal 28-08-2017.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate= and |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan