Jumat, 23 Oktober 2026
16:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Michael Manufandu

Michael Manufandu

Bagikan:
Michael Manufandu
Michael_Menufandu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Duta Besar RI untuk Kolombiake-6
Masa jabatan
8 April 2008 –Agustus 2011
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluMeity S. Ichwanu
PenggantiTrie Edi Mulyani
Wali Kota Administrasi Jayapurake-2
Masa jabatan
1989–1993
PresidenSoeharto
PendahuluFlorens Imbiri
PenggantiR. Roemantyo
Informasi pribadi
Lahir9 November 1947 (umur 78)
PekerjaanDiplomat
Dikenal karena
Duta Besar

Dr. Michael Manufandu (lahir 9 November 1947) adalah seorang birokrat dan diplomat Indonesia yang berasal dari Papua. Ia pernah ditugaskan sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk negara Kolombia di Amerika Selatan.[1][2]

Michael memulai kariernya dengan menjadi birokrat, ia pernah menjadi camat di salah satu kecamatan di Papua. Kariernya terus berlanjut, akhirnya iapun dipercaya menjabat Wali Kota Jayapura. Pada tahun 2008, ia dipercaya mewakili negara Indonesia dengan diangkat menjadi duta besar di Kolombia.[3]

Referensi

  1. ↑ "Hubungann Bilateral". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bogota, Kolombia. Diakses tanggal 2019-08-24.
  2. ↑ Rosidi, Iman (2008-04-08). "Hamid, Arman, dan Da'i Jadi Dubes RI". Okezone.com. Diakses tanggal 2019-08-05.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  3. ↑ Bakal Calon Gubernur Mulai Bermunculan. KOMPAS.com, 26 Mei 2011

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan