Minggu, 27 September 2026
13:17 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Merpati bukit

Merpati bukit

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025)
Merpati bukit
250px-ColumbaRupestris.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. rupestris
Nama binomial
Columba rupestris
Pallas, 1811
Artikel takson sembarang

Merpati bukit (Columba ruperstris) atau Merpati bukit Turkistan atau Merpati batu Timur adalah spesies burung di famili Columbidae.

Deskripsi

Mirip merpati karang. Akan tetapi, di bagian ekor terdapat garis memanjang. Leher, tembolok, dan dada bagian atas berwarna hijau metalik dan ungu. Paruh nya hitam, dan ekor nya berwarna kuning tua.[1]


Taksonomi dan sistematika

Terdapat dua subspesies yang diakui:

  • turkestanica, dideskribsikan oleh Buturlin, ditemukan di persebaran barat dari distribusi.
  • rupestris, dideskribsikan oleh Pallas, ditemukan di persebaran timur dari distribusi.

Persebaran

Mereka ditemukan di Pakistan, India, Nepal, Turkmenistan, Mongolia, dan Afghanistan. Di Pakistan, mereka ditemukan dekat Nuristan.Sementara di timur, yakni di Hunza dimusim panas mereka hidup di ketinggian 2000 meter dan dimusim dingin mereka hidup di ketinggian 5500 m. Menurut IUCN walaupun spesies ini menurun, akan tetapi karena distribusinya luas maka IUCN menggolongkan merpati ini sebagai spesies Risiko Rendah.[2]

Kelakuan dan ekologi

Mereka terbang dengan ketinggian dari 1.500-6.100 meter. Mereka erat kaitannya dengan merpati batu yang suka terbang lebih tinggi.[3] Dan mereka adalah spesies yang suka berteman.Mereka suka bergabung dengan merpati batu. Mereka sangat jinak dan ditemukan di pemukiman manusia.[4]

Di Tajikistan, pada permulaan Februari mereka memulai membuat sarang, di mana pada saat itu burung yang baru dapat terbang saat bulan September.Di Tibet, sarang mereka diletakkan di rumah-rumah baik yang dihuni atau tidak.[5] Mereka membesarkan 2 anak setahun.[5]

Makanan mereka sama seperti merpati batu, merpati bukit makan daun yang masih hijau, sesekali mereka makan moluska kecil seperti kerang.[6]

Bahasa Lain

Referensi

  1. ↑ http://www.birds.kz/Columba%20rupestris/indexe.html[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "Columba rupestris: The Red List of Threatened Species" (Web article). The World Conservation Union. Diakses tanggal 2008-02-08.
  3. ↑ Gibbs, David. Pigeons and Doves: A Guide to the Pigeons and Doves of the World. United Kingdom: Pica Press. hlm. 624. ISBN 1-873403-60-7.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  4. ↑ Rasmussen PC & JC Anderton (2005). Birds of South Asia: The Ripley Guide. Volume 2. Smithsonian Institution & Lynx Edicions. hlm. 205.
  5. 1 2 Baker, ECS (1928). Fauna of British India. Birds. Vol. 5 (Edisi 2). Taylor and Francis, London. hlm. 222–223.
  6. ↑ Francis M., Clement (2005). "Birds of Ladakh". Indian Birds. 1 (5): 109–114.
  7. 1 2 3 4 5 Columba rupestris (Hill Pigeon) - Avibase
  8. 1 2 Hill Pigeon (Columba rupestris) videos, photos and sound recordings | the Internet Bird Collection | HBW Alive

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan