Sabtu, 07 November 2026
10:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Merpati karang

Merpati karang

spesies burung

Bagikan:
Merpati karang
Rentang waktu: Pliosen—recent, 5.333–0 jtyl [1]
250px-Blue_Rock_Pigeon_%28Columba_livia%29_in_Kolkata_I_IMG_9762.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spesies dewasa C. l. intermedia di India
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Columbiformes
Famili: Columbidae
Genus: Columba
Spesies:
C. livia
Nama binomial
Columba livia
Gmelin, 1789[2]
250px-Columba_livia_distribution_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penyebaran
250px-Columba_livia_MHNT.ZOO.2010.11.73.7.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Telur merpati karang (Columba livia)

Merpati karang (Columba livia), atau merpati batu, adalah anggota dari familia burung Columbidae. Sehari-hari burung ini lebih dikenal sebagai "merpati", walau sebenarnya burung ini memiliki banyak jenis, tercatat ada 318 jenis Columbidae yang ada di dunia, di mana sebagian besarnya adalah jenis-jenis merpati.[3]

Merpati Domestik adalah spesies ini, dan merpati domestik yang bebas dianggap sebagai merpati liar. Spesies ini juga dikenal sebagai Dara karang, yang merupakan nama resmi yang digunakan British Ornithologists' Union dan American Ornithologists' Union hingga tahun 2004 ketika mereka mengubah daftar resmi burung menjadi Merpati karang.

Burung ini merupakan salah satu jenis burung yang bergaul cukup dekat dengan manusia. Ia juga sangat mudah ditemukan di lingkungan sekitar manusia, area-area umum ataupun pusat keramaian di hampir sebagian kota-kota besar di dunia. Selain itu, burung ini hidupnya suka berkelompok, bertengger pada bangunan, atap rumah, atau dari cara terbangnya yang suka berputar-putar pada suatu area.[3]

Taksonomi dan sistematis

Nama resmi dari burung ini adalah merpati batu, sebagaimana ditetapkan oleh Persatuan Ornitologists Internasional.[4] Nama genusnya, Columba berasal dari bahasa Latini yang berarti "merpati", di mana secara Etimologi berasal dari bahasa Yunani Kuno κόλυμβος (kolumbos), "seorang penyelam", dari κολυμβάω (kolumbao), "penyelam".

Morfologi

Columba livia berukuran sekitar 33 cm. Merpati batu dewasa dominan warna abu-abu. Warna tudung dan dadanya lebih gelap. Lehernya mengkilat berwarna hijau dan ungu. Bulu sayap pucat dengan dua garis lebar kehitaman. Saat terbang, bulu bagian bawah sayap tampak berwarna putih keperakan. Ekor memiliki ujung berwarna kehitaman.[5]

Columba livia remaja lebih kusam dibandingkan dewasa. Warna kepala, leher dan bulunya putih-coklat, ada juga yang semuanya kehitaman.[5]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ di situs fossilworks.org
  2. ↑ "Columba livia Gmelin, 1789" (Web data). ITIS Report. Diakses tanggal 2008-02-23.
  3. 1 2 Rahmad, Rahmadi (06 Agustus 2015). "Merpati Batu, Burung Dara yang Mendunia". Mongabay.co.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 18 September 2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. ↑ D. Donsker 2021, hlm. 3932. sfn error: tanpa target: CITEREFD._Donsker2021 (bantuan)
  5. 1 2 Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA : THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm. 76.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Columba livia.
Columba livia


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan