Medan Baru | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Gereja GBKP KM.4 Padang Bulan di Kelurahan Padang Bulan | |||||
Peta lokasi Kecamatan Medan Baru | |||||
| Koordinat: 3°34′19″N 98°39′26″E / 3.571810°N 98.657350°E / 3.571810; 98.657350 | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Utara | ||||
| Kota | Medan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan[1] | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 36.163 jiwa | ||||
| • Kepadatan | 6.192/km2 (16,040/sq mi) | ||||
| Kode pos | 20153 - 20156 | ||||
| Kode Kemendagri | 12.71.17 | ||||
| Kode BPS | 1275090 | ||||
| Luas | 5,84 km² | ||||
| Kepadatan | 6192 | ||||
| Desa/kelurahan | 6 kelurahan | ||||
| Situs web | medanbaru.pemkomedan.go.id/web/ | ||||
| |||||
Medan Baru adalah salah satu dari 21 kecamatan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Jumlah penduduk Medan Baru berdasarkan data BPS 2026 sebanyak 36.163 jiwa.[3] Kecamatan Medan Baru berbatasan dengan Medan Sunggal dan Medan Selayang di sebelah barat, Medan Polonia di sebelah timur, dan Medan Petisah di sebelah utara.
Demografi
Pada tahun 2020, kecamatan Medan Baru mempunyai penduduk sebesar 41.233 jiwa. Luasnya adalah 5,84 km² dan kepadatan penduduknya adalah 7.090 jiwa/km².[2]
Etnis
Sebagai salah satu kecamatan di Kota Medan, suku penduduk di kecamatan ini cukup beragam. Suku Batak khususnya Karo dan Batak Toba, Jawa, Melayu Deli, Tionghoa, merupakan suku yang paling banyak di kecamatan ini. Selain itu, ada juga suku lain seperti Minang, Sunda, India, Nias, Pesisir, Bugis dan lainnya.
Agama
Komposisi agama di Kecamatan Medan Baru tergolong sangat beragam. Umat Islam merupakan kelompok agama terbesar, diikuti oleh Kristen, Buddha, dan Hindu. Dari enam kelurahan yang ada, tidak ada satu pun yang didominasi secara kuat oleh satu agama. Kelurahan Babura, Merdeka, Darat, dan Petisah Hulu menjadikan umat Islam sebagai kelompok agama terbesar, sedangkan Kelurahan Padang Bulan dan Titi Rantai menjadikan umat Kristen sebagai kelompok agama terbesar. Selain itu, Kelurahan Darat dan Petisah Hulu juga memiliki komunitas pemeluk agama Buddha dan Hindu yang relatif lebih besar dibandingkan kelurahan lainnya.
Di Kecamatan Medan Baru terdapat 22 masjid, 23 gereja, 2 vihara dan 3 pura/kuil.[4]
| Agama di Kecamatan Medan Baru (2025)[3][5] | ||||
|---|---|---|---|---|
| Agama | Persen | |||
| Islam | 47,58% | |||
| Kristen Protestan | 37,73% | |||
| Kristen Katolik | 5,88% | |||
| Hindu | 2,34% | |||
| Buddha | 6,46% | |||
| Konghucu | 0,00% | |||
| Kepercayaan terhadap Tuhan YME | 0,02% | |||
Infrastruktur
Universitas
Fasilitas lain
Di Kecamatan Medan Baru terdapat sebuah museum bernama Rahmat International Wildlife Museum and Gallery.[6] Selain itu terdapat Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Maranatha Medan. Di Kecamatan Medan Baru juga terdapat Batalyon Kavaleri 6/Serbu, Kodam I/Bukit Barisan dan Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara.
Referensi
- ↑ "Pejabat Eselon". portal.medan.go.id. Diakses tanggal 30 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Kota Medan Dalam Angka 2021" (pdf). www.medankota.bps.go.id. hlm. 7, 63. Diakses tanggal 25 Mei 2021.
- 1 2 "Kecamatan Medan Baru Dalam Angka 2026" (pdf). medankota.bps.go.id. hlm. 38, 82. Diakses tanggal 30 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Kota Medan Dalam Angka 2020" (pdf). www.medankota.bps.go.id. hlm. 194–195. Diakses tanggal 25 Mei 2021.
- ↑ "Visualisasi Data Kependudukan". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2026-05-11.
- ↑ Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 60. ISBN 978-979-8250-66-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
- (Indonesia) Halaman di situs Pemko Medan Diarsipkan 2007-03-13 di Wayback Machine
| Kelurahan | |
|---|---|
| Kecamatan | ||
|---|---|---|
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Medan | ||
Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
