Minggu, 11 Oktober 2026
22:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Maybach HL230

Maybach HL230

mesin tank

Bagikan:
250px-Maybach_HL_230_Technikmuseum_Sinsheim.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maybach HL230 di Sinsheim Auto & Technik Museum

Maybach HL230 adalah mesin V12 23 liter berbahan bakar bensin dan berpendingin air yang dirancang oleh Maybach. Mesin ini digunakan selama Perang Dunia II pada tank berat Jerman, yaitu Panther, Jagdpanther, Tiger II, Jagdtiger (HL230 P30), dan versi yang lebih baru untuk Tiger I dan Sturmtiger (HL230 P45).

Deskripsi

Mesin ini adalah versi upgrade dari mesin HL210 yang sedikit lebih kecil, HL210 digunakan untuk melengkapi 250 tank Tiger I yang pertama dibuat, dan tidak seperti HL230 memiliki bak engkol aluminium dan blok. Mesin HL210 memiliki volume 21,353 L (1.303,0 cu in) atau 1.779 cm3 per silinder; diameter 125 mm (4,9 in), stroke 145 mm (5,7 in).

Diameter bore mesin HL230 meningkat dari 125 mm 130 mm. Mesin ini memiliki volume 23,095 L (1.409,3 cu in) atau 1.925 cm3 per silinder; diameter 130 mm (5,1 in), stroke 145 mm (5,7 in). Output maksimum 700 PS (690 hp, 515 kW) pada 3.000 rpm. Torsi maksimum adalah 1.850 Nm (1364.5 ft lbs) pada 2.100 rpm. Output standar sebesar 600 PS (592 hp, 441 kW) pada 2.500 rpm.

Bak engkol dan blok dibuat dari besi cor abu-abu dan kepala silinder dari besi cor. Mesin ini berbobot 1.200 kg dan dimensi sebesar 1.000 × 1.190 x 1.310 mm. Masukan udara yang diberikan oleh karburator empat twin-choke Solex jenis 52JFF. Penyulutan dilakukan oleh dua magnetos. Rasio kompresi sebesar 6,8:1. Seperti praktik khas untuk Maybach, mesin ini menggunakan sebuah terowongan poros engkol.

Di akhir perang HL234 ditingkatkan dengan injeksi bahan bakar direkomendasikan oleh Entwicklungskommission Panzer (Komisi Tank Purwarupa) untuk digunakan dalam tank Tiger II yang kekurangan tenaga. Output tenaga yang diharapkan meningkat menjadi antara 800 dan 900 PS (hp), dan dengan supercharging 1100 hingga 1200 hp.[1]

Sekitar 9.000 mesin HL230 diproduksi oleh Maybach, Auto Union dan Daimler-Benz.

Referensi

  1. ↑ German Tanks of World War II. F M von Senger und Etterlin: Arms and Armour Press, 1969, 1973 ISBN

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Maybach HL230.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan