
Matali (Dewanagari: मातलि; ,IAST: Mātali, मातलि) adalah nama kusir kereta Indra (Buddha: Sakra), raja para dewa, dalam mitologi Hindu dan Buddha.[1]
Dalam cerita Hindu, dia juga bertindak sebagai utusan Indra, yang meminta Duswanta untuk membantu Indra berperang melawan kaum asura, sebagaimana dikisahkan dalam drama Abhijnanashakuntalam'.[2] Dalam kitab Hindu Padmapurana, Matali terlibat dalam dialog filosofis dengan Raja Yayati, membahas sifat-sifat jiwa, fenomena penuaan, dan toik lainnya.[3]
Dalam mitologi Buddha, Mātali merupakan kusir (sāyāhaka) Dewa Sakra (Sakka), raja para dewa. Dalam kitab Buddhis, Mātali tidak hanya berperan sebagai kusir Sakra, tetapi juga sahabat dan orang kepercayaan, sering menemani sang dewa dalam berbagai tugas baik di langit maupun di bumi. Pada Kalpa (satuan waktu) yang sekarang, Mātali memiliki putra bernama Sikhaṇḍī, yang awalnya dicintai oleh Bhaddā Suriyavaccasā, putri raja gandarwa Timbarū. Namun, perasaannya kemudian beralih kepada Pañcasikha. (DN II.268).
Referensi
- ↑ Dowson, John (2013-11-05). A Classical Dictionary of Hindu Mythology and Religion, Geography, History and Literature (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 205. ISBN 978-1-136-39029-6.
- ↑ SrinagarAshram. Abhijnana Shakuntalam Of Kalidasa M R Kale. hlm. 42.
- ↑ www.wisdomlib.org (2019-08-23). "Mātali's Discourse on Old Age [Chapter 64]". www.wisdomlib.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-11-28.
Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |