Jumat, 30 Oktober 2026
18:28 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Masjid Selo Panembahan

masjid di Indonesia

Bagikan:

Masjid Selo Panembahan adalah masjid yang bertempat di Rt. 41 Rw. 11 No. Kt 02/329. Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejarah pendirian

Masjid Selo didirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I. pada tahun 1709 atau kira-kira 1787 M. Pada pembangunannya bersamaan dengan pembangunan gedung tamansari atau biasa disebut dengan istana air (water castle). disebut istana air karena bentuk bangunannya mirip bahkan nyaris sama baik dari bentuk ataupun arsitekturnya. karena gaya arsitekturnya dipengaruhi oleh gaya Protugis.

Di Indonesia sendiri, Masjid Selo ada 3. Pertama, Masjid Selo di wilayah Grobogan Purwodadi, Jawa Tengah. Masjid tersebut merupakan peninggallan Ki Ageng Selo sehingga dinamakan masjid Selo. Kedua, Masjid Selo yang berlokasi di Sonopakis. Pendirinya adalah Selohadiningrat sehingga dinamakan Masjid Selo. Ketiga, Masjid Selo yang berada di daerah Panembahan yang dulu bernama masjid watu (batu). lalu diubah menjadi Selo.

Proses pembangunan

Masjid Selo dibuat pada tahun 1812, namun untuk jejak pembangunan ini sulit untuk ditemukan. hal ini terjadi karena banyak tanah-tanah keluarga keraton yang kemudian beralih menjadi tanah hak miliik penduduk.[1]

Referensi

  1. ↑ Hamzah, Slamet, dkk (2007). Masjid Bersejarah Daerah Istimewa Yogyakarta. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta: Kantor Wilayah Departemen Agama. hlm. 22.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan