Senin, 05 Oktober 2026
00:12 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Masjid Rotowijayan

Masjid Rotowijayan

masjid di Indonesia

Bagikan:
Masjid Rotowijayan
ꦩꦱ꧀ꦗꦶꦢ꧀ꦫꦠꦮꦶꦗꦪꦤ꧀
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
250px-Masjid_Rotowijayan_%281%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
40px-Logo_Direktorat_Pelestarian_Cagar_Budaya_dan_Permuseuman.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Cagar budaya Indonesia
KategoriBangunan
No. RegnasBelum ada
Lokasi
keberadaan
Jalan Rotowijayan, Kalurahan Kadipaten, Kemantrén Kraton, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
PemilikKesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
PengelolaKesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat

Masjid Rotowijayan (bahasa Jawa:ꦩꦱ꧀ꦗꦶꦢ꧀ꦫꦠꦮꦶꦗꦪꦤ꧀, translit. Masjid Ratawijayan) berdiri pada tahun 1790 M. Masjid ini terletak di Jalan Rotowijayan. Masjid rotowijayan berbeda dengan Masjid Gedhe Mataram Kotagede. Banguanan tersebut terletak di depan pintu gerbang masuk Kamandungan Lor (Keben) Keraton Yogyakarta, sedikit serong ke selatan. Awalnya masjid ini dulunya dihuni oleh Abdi Dalem Suranatam, yakni Abdi dalem yang berasal dari golongan santri yang merangkap menjadi prajurit keraton. Letak masjid yang berada di dekat wisata Keraton Yogyakarta membuat masjid ini selalu dipenuhi oleh pengunjung yang ingin melaksanakan kewajiban sholat lima waktu pada jam-jam sholat.

Selain diperuntukkan bagi pengunjung wisata museum Keraton Yogyakarta, masjid ini juga aktif digunakan oleh masyarakat dari warga RW 11 sampai dengan RW 15 Kelurahan Kadipaten sebagai tempat beribadah dan juga melaksanakan kegiatan-kegiatan keislaman yang lainya. Oleh warga sekitar, masjid ini disebut juga dengan Masjid Keben karena letaknya berada di dekat Ngejaman Keben. Salah satu ciri khas yang menunjukkan hubungan dekat antara masjid ini dengan Keraton Yogyakarta adalah pada papan namanya. Papan nama masjid ini selain ditulis menggunakan Bahasa Indonesia, juga dituliskan menggunakan huruf Jawa.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Ngangsuwkauru, Redaksi (20 Juli 2018). "Melihat Lebih Dekat Masjid Inti Kasultanan Yogyakarta, Masjid Rotowijayan". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-15. Diakses tanggal 15 November 2018.{{cite web}}: |first= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan