Senin, 21 September 2026
02:19 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Manava

Manava (skt. 750 SM – 690 SM) merupakan seorang penulis teks Geometri India Sulba Sutra.

Manava Sulba Sutra bukanlah yang tertua (yang oleh Baudayana sutra lebih tua), juga bukan salah satu yang terpenting, setidaknya terdapat tiga Sulba Sutra yang dianggap lebih penting. Para sejarawan menempatkan hidupnya pada sekitar tahun 750 SM.

Manava pasti bukan seorang matematikawan dalam arti bahwa kita akan memahaminya hari ini. Ia juga bukan juru tulis yang hanya menyalin manuskrip seperti Ahmes. Ia pasti akan menjadi orang yang sangat banyak belajar tapi mungkin tidak tertarik dengan matematika untuk kepentingannya sendiri, hanya tertarik menggunakannya untuk tujuan keagamaan. Tidak diragukan lagi ia menulis Sulbasutra untuk menyediakan peraturan bagi ritus keagamaan dan akan muncul kepastian bahwa Manava sendiri adalah seorang imam Vedisme.

Matematika yang diberikan di Sulbasutra ada untuk memungkinkan konstruksi altar yang akurat dibutuhkan. Jelas dari tulisan bahwa Manava, dan juga sebagai imam, pastilah seorang perajin yang ahli.

Sulba sutra, Manava seperti semua Sulbasutra, berisi perkiraan konstruksi lingkaran dari empat persegi panjang, dan kotak dari lingkaran, yang dapat dianggap memberi nilai perkiraan π. Karena itu terdapat perbedaan nilai π di seluruh Sulbasutra, pada dasarnya setiap konstruksi yang melibatkan lingkaran mengarah pada pendekatan yang berbeda. Tulisan R.C. Gupta memperhatikan interpretasi ayat 11.14 dan 11.15 karya Manava yang memberi π = 25/8 = 3.125.

Pranala luar

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan