Kamis, 01 Oktober 2026
17:12 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Makam Dinasti Ming

Makam Dinasti Ming

bangunan kuil di Tiongkok

Bagikan:
250px-Mingdynastytombs1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aula Changling di komplek makam Kaisar Yongle

Makam Dinasti Ming adalah sebuah kompleks pemakaman yang dibangun khusus untuk penguasa Dinasti Ming di Tiongkok.[1] Komplek pemakaman Ming dianggap sebagai salah satu pemakaman yang terbesar di dunia selain Piramida Mesir kuno. Di dalam satu lokasi yang sama, terdapat sebanyak 13 makam kaisar serta beberapa komplek khusus untuk para permaisuri.

Sejarah

Rencana membuat pemakaman dimulai sejak Kaisar Yongle memutuskan untuk pindah ke Beijing. Ia memilih sebuah lokasi tetap sebagai komplek pemakaman para penguasanya kelak. Kaisar Yongle sangat mementingkan pemujaan terhadap leluhur. Lokasi ini berjarak 45 km di sebelah timur laut Beijing. Makam dibangun menurut prinsip geomansi (fengshui), yang menempatkan bangunan selaras dengan keadaan lingkungan di sekitarnya. Sebuah jalan yang menghubungkan tiap makam dimulai dari arah selatan menuju sebuah gerbang makam kaisar pertama, Yongle Changling. Di dekat Yongle Changling berdiri puncak bukit yang tertinggi. Makam kaisar yang lain, semuanya disusun di bagian timur dan barat situs makam pertama.

Arsitektur

Dibangun menurut prinsip "memperlakukan orang mati seperti orang yang masih hidup", bangunan-bangunan yang didirikan di komplek makam didasarkan pada arsitektur istana yang sesungguhnya. Gedung khusus untuk ritual pada makam Changling, contohnya merupakan replika nyata dari aula terbesar di Kota Terlarang. Sampai abad ke-20 keduanya masih menjadi aula yang terbesar di Tiongkok. Perencanaan satu makam didasarkan pada konsep "langit bundar dan bumi persegi" tersusun atas gedung aula yang diberi warna cerah dan halaman gedung di mana upacara dilaksanakan. Sebuah bukit buatan yang ditanami pepohonan dibuat melapisi ruang bawah tanah yang berisi peti mati.

Aula Changling yang direstorasi pada tahun 1950, merupakan gedung tertua di komplek makam. Upacara untuk kaisar-kaisar diselenggarakan di tempat ini sampai tahun 1924 ketika Kaisar Tiongkok terakhir, Puyi, diasingkan.

Komplek makam

  • Changling: Yongle
  • Xianling: Hongxi
  • Jingling:Xuande
  • Yuling:Zhengtong
  • Maoling:Chenghua
  • Tailing:Hongzhi
  • Kangling:Zhengde
  • Yongling:Jiaqing
  • Dingling:Wanli
  • Qingling:Taichang
  • Deling:Tianqi
  • Siling:Chongzhen
  • Komplek istri dan selir

Ekskavasi dan pemeliharaan

Beberapa komplek yang rusak telah direstorasi seperti komplek Changling dan Zhaoling.[1] Komplek Dingling diekskavasi pada akhir tahun 1950-an. Sebagian besar situs yang rusak telah direstorasi pada zaman modern. Ekskavasi makam Kaisar Wanli, komplek Dingling dari tahun 1956-1958 di bawah Dr. Xia Nai menemukan sejumlah besar harta karun. Makam ini tidak pernah dijarah dan mempunyai beberapa jenis peninggalan kuno antara lain mahkota permata, helm militer dari emas, perhiasan batu giok, uang, kain sutera, dan sebagainya.

Referensi

Sejarah
Awal
(1368–1435)
Pertengahan
(1435–1572)
Akhir
(1572–1683)
Pemerintahan
Militer
Wilayah khusus
Kompilasi dan Dokumen
Istana dan Mausoleum
Masyarakat dan Budaya
Mata uang
Topik lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan