Minggu, 08 November 2026
20:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Garda Timur

badan polisi rahasia Dinasti Ming

Bagikan:

Gardu Timur (Hanzi tradisional:東廠; Hanzi sederhana:东厂; Pinyin:Dōng Chǎng; Wade–Giles:Tung Ch'ang) adalah badan mata-mata dan polisi rahasia Dinasti Ming yang beranggotakan orang-orang kasim[1] yang didirikan oleh Kaisar Yongle.[2]

Sejarah

Setelah Kaisar Yongle merebut takhta pada tahun 1402 dari keponakannya (Kaisar Jianwen) ia berusaha mempertahankan pejabat yang bertugas di istana Jianwen, meski ada beberapa dari mereka yang menentangnya. Pada tahun 1420, untuk menekan kubu politik oposisi, Yongle memutuskan untuk mendirikan Gardu Timur (dinamakan demikian karena terletak di sebelah timurnya istana kekaisaran), sebuah badan mata-mata dan polisi rahasia yang dijalankan oleh para kasim. Mereka bertanggung jawab untuk memata-matai tokoh di semua tingkat, termasuk perwira militer, cendekiawan, kaum pemberontak, dan masyarakat umum. Gardu Timur akan menyelidiki dan menangkap para tersangka dan kemudian menyerahkan mereka ke Pasukan Seragam Bordir untuk diinterogasi. Pada akhir masa Dinasti Ming, Gardu Timur memiliki pasukan taktis dan penjaranya sendiri; mereka menjadi begitu kuat sehingga para pejabat pun diperintahkan untuk bersujud kepada para pemimpin Gardu Timur.[butuh rujukan] Gardu Timur tetap eksis hingga tahun 1644, saat akhir masa Dinasti Ming.[3]

Ada juga badan kerajaan yang disebut Gardu Barat yang didirikan oleh Kaisar Chenghua pada tahun 1477 yang awalnya ditujukan untuk mencari penyihir, tetapi seiring waktu menjadi saingan Gardu Timur. Ia beroperasi hingga tahun 1510, kecuali selang waktu dari tahun 1482 hingga 1506.[4] Badan penjaga kerajaan ketiga, yang dibentuk untuk menandingi kedua gardu tersebut beserta Pasukan Seragam Bordir, disebut Gardu Domestik yang berdiri dari sekitar tahun 1505 (pada masa pemerintahan Kaisar Zhengde) hingga tahun 1510 juga.[5] Gardu Domestik sempat didirikan kembali pada masa pemerintahan Kaisar Wanli.[butuh rujukan]

Petinggi Gardu Timur yang terkenal

Referensi

  1. ↑ Shih-shan Henry Tsai (1996). The eunuchs in the Ming dynasty. SUNY Press. ISBN 0-7914-2687-4. Diakses tanggal 2019-05-10.
  2. ↑ The Cambridge History of China, Vol 7: The Ming Dynasty, 1368–1644, Part 1 (edited by Frederick W. Mote and Twitchett), February 1988. ISBN978-0-521-24332-2.
  3. ↑ Shih-shan Henry Tsai (1996), p. 114
  4. ↑ Shih-shan Henry Tsai (1996), p. 118
  5. ↑ Shih-shan Henry Tsai (1996), p. 104
Sejarah
Awal
(1368–1435)
Pertengahan
(1435–1572)
Akhir
(1572–1683)
Pemerintahan
Militer
Wilayah khusus
Kompilasi dan Dokumen
Istana dan Mausoleum
Masyarakat dan Budaya
Mata uang
Topik lainnya


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan