Senin, 21 September 2026
05:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Mahmeri

suku bangsa di Malaysia

Mahmeri ialah suku orang Asli Senoi yang banyak tinggal di Pulau Carey, Selangor, Malaysia.

Definasi

Mah Meri bermakna "Orang Hutan" sementara dalam istilah Mah Meri juga bermakna "bersisik". Mereka juga dijuluki sebagai Orang Laut karena mereka tinggal di dekat laut dan bekerja sebagai nelayan. Mereka dipercaya bermigrasi dari pulau-pulau di selatan Johor ke pantai negeri Selangor untuk melarikan diri dari kejaran musuh.

Kini, masyarakat Mah Meri telah mengalami perubahan dari segi pemikiran dan pembangunan berkat pergaulan dan interaksi dengan suku lainnya.

Ukiran

Mahmeri dikenal karena kelihaiannya dalam membuat ukiran kayu. Ukiran mereka berbentuk dewa-dewa, manusia, alam, flora dan fauna. Objek yang banyak disenangi salah satunya ialah patung anak kera yang bergelayut pada induknya. Patung-patung ini mendapat pengakuan dari lembaga pendidikan internasional UNESCO.

Kepercayaan

Kepercayaan tradisional orang Asli Mahmeri berkaitan dengan pengobatan dan penyakit. Upacara pengobatan mereka disebut 'Genggulang', yang bagi orang Mahmeri sangat penting untuk menyembuhkan penyakit mereka.

Museum Mahmeri

2005 Museum Orang Asli Mahmeri di kawasan seluas 2.4 hektare di Wetland, Dengkil, Sepang akan dibina oleh Kementerian Kebudayaan, Kesenian dan Warisan .

Pusat Kraftangan Mahmeri akan mempamerkan hasil kreatif orang Asli khususnya suku Mahmeri. Selain itu menjalankan penyelidikan mengenai bahasa, budaya dan musik masyarakat orang asli bagi mencungkil bakatnya.

Hasil kerajinan tangan masyarakat Mahmeri di Sungai Bumbun, Kuala Langat mempunyai nilai seni yang tinggi dan berpotensi untuk diketengahkan ke peringkat antarabangsa.

Nilai kesenian produk masyarakat itu telah menarik minat wakil Pertubuhan Pendidikan Saintifik dan Kebudayaan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNESCO) .

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan