Minggu, 04 Oktober 2026
15:59 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Ludimar Hermann

Ludimar Hermann

Bagikan:
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Infobox orangLudimar Hermann
250px-Ludimar_Hermann_%28UAZ%29_DOK.005.023.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran21 Oktober 1838 Suntingan nilai di Wikidata
Berlin Suntingan nilai di Wikidata
Kematian5 Juni 1914 Suntingan nilai di Wikidata (75 tahun)
Königsberg Suntingan nilai di Wikidata
Rektor Universitas Zürich
1878 – 1880 Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanFrederick William University Berlin (en) Terjemahkan
Universitas Humboldt Berlin Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanphysiologist (en) Terjemahkan,dosen,dokter Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diUniversitas Zürich
Universitas Königsberg Suntingan nilai di Wikidata
Tertarik denganFisiologi Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan

Ludimar Hermann (1838-1914) adalah ahli fisiolog yang lahir di Berlin, Jerman dan menerima gelar M.D. di suatu universitas di Berlin pada tahun 1859. Kemudian, ia menjadi profesor fisiologi di Universitas Zürich (1868-1884) dan Universitas Königsberg (1884-1914). Setelahnya, ia wafat pada tahun 1914 di Königsberg. Selain menjadi ahli fisiolog, Hermann juga dikenal dan memiliki karya di bidang sastra, khususnya fonetik.[1][2]

Karier

Ludimar Hermann merupakan seorang mahasiswa kedokteran di suatu universitas di Berlin. Tahun 1856, ia pertama kali bertemu dengan du Bois-Reymond, seorang dosen dan juga ahli fisiolog di suatu universitas di Berlin, yang kemudian menunjuknya sebagai asisten dosen. Berkat kemampuan dan keterampilan Hermann sebagai peneliti, ia direkomendasikan oleh du-Bois Reymond sebagai murid terbaik pada tahun 1865. Namun, dua tahun kemudian terjadi selisih pendapat di antara keduanya mengenai teori-teori ilmu pengetahuan. Hal ini membuat hubungan keduanya merenggang, hingga akhirnya du-Bois Reymond mengundang kembali Hermann ke laboratoriumnya. Hermann memberi tahu bahwa ia melakukan eksperimen secara mandiri di rumah untuk membuktikan kebenaran. Ia meminta kepada dosennya agar penelitiannya dapat dipertimbangkan dan diterbitkan dalam jurnal dosennya. Namun, hal ini tidak berhasil membuat damai keduanya. Pada akhirnya, Hermann dipilih oleh Universitas Zürich dan membuatnya harus meninggalkan Berlin dan du-Bois Reymond. Hal tersebut membuat keduanya dapat berdamai dengan cara tidak bertemu lagi, menghindari ketidaknyamanan saat ada pertemuan. Namun, keduanya masih bertukar surat dan menjalin komunikasi sampai du-Bois Reymond wafat.[2]

Referensi

  1. ↑ IBBO-International Biography and Bibliography of Ophthalmologists and Visual Scientist (A-Z) (dalam bahasa Inggris). Wayenborgh Publishing. 2018-11-30. ISBN 978-90-6299-896-8.
  2. 1 2 Finkelstein, Gabriel (2006-05). "Emil du Bois-Reymond vs Ludimar Hermann". Comptes Rendus Biologies (dalam bahasa Inggris). 329 (5–6): 340–347. doi:10.1016/j.crvi.2006.03.005.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan