Rabu, 14 Oktober 2026
01:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Lorong tikus

Lorong tikus

Bagikan:
250px-Red_Cross_issued_travel_ID_using_Ratline_routes_for_a_Croatian_national_escaping_to_South_America.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Palang Merah memberikan ID untuk berpergian melalui rute lorong tikus (Ratlines) untuk warga Kroasia agar dapat melarikan diri ke Amerika Selatan.

Ratlines adalah sebuah sistem rute pelarian orang-orang Nazi dan para fasis lainnya yang melarikan diri dari Eropa pada akhir Perang Dunia II. Rute pelarian tersebut utamanya berujung ke Amerika Latin, terutama Argentina, Paraguay, Kolombia,[1] Brasil, Uruguay, Meksiko, Guatemala, Chili, Ekuador dan Bolivia, serta Swiss. Tujuan lainnya meliputi Australia, Kanada, dan Timur Tengah. Terdapat dua rute utama: pertama dari Jerman ke Spanyol, kemudian Argentina; kedua dari Jerman ke Roma ke Genoa, kemudian Amerika Selatan. Dua rute tersebut berkembang secara independen tetapi kemudian datang bersamaan untuk kolaborasi.[2]

Referensi

  1. ↑ "Colombia Nazi". Semana. Diakses tanggal 14 November 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Phayer, 2008, p. 173.

Sumber

  • Aarons, Mark, and John Loftus. (1991). Unholy Trinity: The Vatican, The Nazis, and the Swiss Bankers. New York: St. Martin's Press, (1991; revised 1998).
  • Goñi, Uki. (2003; revised). The Real Odessa: Smuggling the Nazis to Perón's Argentina. London: Granta.
  • Graham, Robert, and David Alvarez. (1998). Nothing Sacred: Nazi Espionage against the Vatican, 1939-1945. London: Frank Cass.
  • Phayer, Michael (2000). The Catholic Church and the Holocaust, 1930–1965. Bloomington and Indianapolis: Indiana University Press.
  • Phayer, Michael (2008). Pius XII, the Holocaust, and the Cold War. Bloomington and Indianapolis: Indiana University Press.
  • Sereny, Gitta. (1977). Into That Darkness. London: Picador.
  • Steinacher, Gerald. (2006). The Cape of Last Hope: The Flight of Nazi War Criminals through Italy to South America, in Eisterer, Klaus and Günter Bischof (eds; 2006) Transatlantic Relations: Austria and Latin America in the 19th and 20th Century (Transatlantica 1), pp. 203–24. New Brunswick: Transatlantica.
  • Wiesenthal, Simon. (1989). Justice not Vengeance. London: Weidenfeld & Nicolson.
  • Loftus, John. (2010). America's Nazi Secret: An Insider's History . Waterwille: (Trine Day); ISBN978-1936296040.
  • Simpson, Christopher (1988). Blowback: The First Full Account of America's Recruitment of Nazis and Its Disastrous Effect on The cold war, Our Domestic and Foreign Policy. New York: (Grove/Atlantic); ISBN978-0020449959.
  • Breitman, Richard, Norman J.W. Goda, Timothy Naftali, and Robert Wolfe (2005). U.S. Intelligence and the Nazis. Cambridge University Press; ISBN9780521617949.
  • Steinacher, Gerald. (2012; P/B edition). "Nazis on the Run: How Hitler's Henchmen Fled Justice". Oxford University Press; ISBN978-0199642458.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan