Selasa, 29 September 2026
01:55 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Li Bing

Li Bing

Li Bing
Kegubernuran Shu
Mulai menjabat
272 SM atau 277 SM
Penguasa monarkiRaja Zhaoxiang dari Qin
Informasi pribadi
Lahirc. abad ke-3 SM
AnakLi Erlang
250px-Li_Bing_Statue_2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Li Bing di Kuil Erwang (Kuil Dua Raja), kota Dujiangyan, dipahat selama periode Dinasti Han Timur (25-220 M).

Li Bing (Hanzi:李冰; Pinyin:Lǐ Bīng; c. abad ke-3 SM) adalah seorang insinyur hidraulik dan politikus Tiongkok pada Periode Negara Berperang. Ia bekerja di negara Qin sebagai administrator dan menjadi terkenal karena menciptakan Sistem Irigasi Dujiangyan, konstruksi yang menurut cerita tradisi karena ia didesak dan diawasi selama bekerja. Begitu pentingnya sistem irigasi yang sudah berusia lebih dari 2.000 tahun ini bagi pengembangan Sichuan dan wilayah sekitar Sungai Yangtze, membuat Li Bing menjadi ikon kebudayaan terkemuka di Tiongkok, sering disebut sebagai administrator sipil yang hebat dan pakar konservasi air. Dalam mitologi Tiongkok, ia dikenal sebagai penakluk "Dewa Sungai" dan sering dibandingkan dengan Yu Agung.[1] Sistem Irigasi Dujiangyan masih digunakan hingga hari ini dan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.

Li Bing dianugerahi gelar raja di masa Dinasti Song berkat prestasinya. Sesuatu yang tidak lumrah, hanya dalam beberapa kasus saja dalam sejarah Tiongkok, seorang pria yang sebenarnya bukan anggota keluarga kerajaan diberi gelar raja, tokoh lainnya adalah Kong Hu Cu, Guan Yu, dan Yue Fei. Proyek irigasinya selesai 300 tahun sebelum proyek Frontinus di Roma.[2]

Referensi

  1. ↑ von Glahn, Richard (1987). Richard von Glahn.The Country of Streams and Grottoes. Expansion, Settlement and the Civilizing of the Sichuan Frontier in Dong Times. Harvard. hlm. 13–14.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  2. ↑ Winchester, Simon; The Man Who Loved China: the fantastic story of the eccentric scientist who unlocked the mysteries of the middle kingdom; HarperCollins Publishers, 2008, ISBN978-0-06-088459-8
40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan