Jumat, 25 September 2026
21:16 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Dujiangyan

Dujiangyan

kanal di Tiongkok

UNESCO World Heritage Site in Sichuan, Republik Rakyat TiongkokTemplat:SHORTDESC:UNESCO World Heritage Site in Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok
Dujiangyan
Situs Warisan Dunia UNESCO
330px-Dujiang_Weir.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sistem Irigasi Dujiangyan
osm-intl,10,31.001666666667,103.60527777778,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Dujiangyan&revid=28001589&groups=_d241a741efcd32ee2d363b168909a2435f486f97&parser=parsoid
Peta interaktif Dujiangyan
LokasiKota Dujiangyan, Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok
Bagian dariGunung Qingcheng dan Sistem Irigasi Dujiangyan
KriteriaKebudayaan: (ii)(iv)(vi)
Referensi1001
Pengukuhan2000 (Sesi ke-24)
Koordinat31°0′6″N 103°36′19″E / 31.00167°N 103.60528°E / 31.00167; 103.60528
Dujiangyan di Sichuan
Dujiangyan
Location of Dujiangyan in Sichuan
Tampilkan peta Sichuan
Dujiangyan di Tiongkok
Dujiangyan
Dujiangyan (Tiongkok)
Tampilkan peta Tiongkok

Dujiangyan (Hanzi:都江堰; Pinyin:Dūjiāngyàn) adalah sistem irigasi kuno di kota Dujiangyan, Sichuan, Tiongkok. Sistem irigasi ini kemudian disebut Sistem Irigasi Dujiangyan, awalnya dibangun sekitar 256 SM oleh Negara Qin sebagai proyek irigasi serta pengendalian banjir, dan masih digunakan sampai sekarang. Infrastruktur sistem ini dibangun di Sungai Min, Sichuan (zaman dahulu disebut Minjiang), anak sungai terpanjang dari Sungai Yangtze. Area ini berada di bagian barat Dataran Chengdu, antara Cekungan Sichuan dan dataran tinggi Tibet. Awalnya, aliran Sungai Min mengalir deras turun dari Pegunungan Min dan kemudian melambat setelah mencapai Dataran Chengdu, mengisi aliran air dengan lanau, sehingga membuat daerah di sekitarnya sangat rawan banjir.

Li Bing, yang saat itu menjadi gubernur provinsi Shu di wilayah Negara Qin, dan puteranya memimpin pembangunan Dujiangyan, dengan cara mengendalikan dan memanfaatkan aliran sungai menggunakan metode baru untuk menyalurkan dan membagi air, bukan hanya sekadar membendungnya. Skema pengelolaan air ini masih digunakan sampai sekarang untuk mengairi tanah seluas 5.300 km² di wilayah itu.[1] Dujiangyan, Kanal Zhengguo di Shaanxi dan Kanal Lingqu di Guangxi, secara kolektif dikenal sebagai "tiga proyek hidraulik besar Qin."[2]

330px-Dujiangyan-Irrigation-System-TOUR-Map104.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta ailiran sungai.
330px-Dujiangyan_Irrigation_System.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dujiangyan.
250px-Erwang_Temple.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuil Erwang (Kuil Dua Raja).
960px-Panorama_of_Inner_Stream_of_Dujiangyan_Irrigation_System.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Panorama arus bagian dalam.

Referensi

  1. ↑ Zhang, Kan; Hu Changshu (2006). World Heritage in China. Guangzhou: The Press of South China University of Technology. hlm. 95–103. ISBN 7-5623-2390-9.
  2. ↑ The Lingqu Canal, one of "The Three Great Hydraulic Engineering Projects of the Qin Dynasty" (秦代三大水利工程之一:灵渠) (dalam bahasa Chinese), sina.com, Juli 26, 2005{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik bendungan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan