Rabu, 07 Oktober 2026
02:06 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Li Bai

Li Bai

Bagikan:
Li Bai
李白
250px-Libai_touxiang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Liang Kai's Li Bai Strolling (detail), awal abad ke-13
PekerjaanPujangga
Karier kepenulisan
PeriodeDinasti Tang, Provinsi Shanxi, Tiongkok

Li T'ai Po yang sebenarnya adalah bernama Li Po (Pai).[1] Dia juga dikenal sebagai Li Bai, Li Pai, dan Li T’ai-pai.[2] Dia lahir pada tahun 701 di T’ai dan meninggal di P’ing saat tahun 762.[1][3] Penyair Cina ini terkenal semasa dinasti Tang, dan merupakan peganut paham Taoisme yang fanatik.[1] Dari sekitar 1.000 sajak-sajak yang diciptakannya, masih tetap tersimpan di Eropa, dan baru hanya sebagian yang telah diterjemahkan.[1] Bersama dengan temannya Tu-Fu, ia menjadi penyair Cina terbesar dan termasuk salah satu tokoh penyair terbesar dalam sejarah dunia.[3] Tulisannya ditandai dengan rasa spontanitas dan imajinasi.[3]

Li T'ai Po merupakan orang yang mencintai kesenangan menghabiskan waktunya untuk minum juga berwisata.[3] Dia meninggalkan rumah saat tahun 725 melalui lembah Sungai Yangtze dan menulis puisi.[2] Lalu, pada tahun 742, dia ditempatkan di Hanlin Academy oleh Kaisar Xuanzong, meskipun akhirnya dia diusir.[2] Li T'ai Po kemudian menjadi pelayan Pangeran Yun, seorang pangeran yang memimpin pemberontakan setelah terjadinya pemberontakan An Lushan tahun 755.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Shadily, Hassan.Ensiklopedia Indonesia.Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve. Hal 2027
  2. 1 2 3 4 "Li Po". Poetry Foundation. Diakses tanggal 1 Juli 2014.
  3. 1 2 3 4 "LI T'AI-PO". Hyperhistory. Diakses tanggal 27 Juni 2014.
Sejarah
Sebuah tembikar pemain polo putri
Kebudayaan
Agama
Pemerintahan
Protektorat
Sains dan teknologi
Ekonomi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan