Senin, 26 Oktober 2026
12:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Alim (tumbuhan)

Alim (tumbuhan)

Bagikan:
Alim
250px-Img_0717_garden_cress.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Brassicales
Famili: Brassicaceae
Genus: Lepidium
Spesies:
L. sativum
Nama binomial
Lepidium sativum

Alim (Lepidium sativum), kadang-kadang disebut sebagai selada taman (atau selada keriting) adalah tanaman rempah daun yang tumbuh cepat dan dapat dimakan.

Alim secara genetik berkerabat dengan selada air dan sesawi, berbagi rasa dan aromanya yang pedas dan tajam.

Tanaman tahunan ini dapat mencapai ketinggian 60 cm (24 in), dengan banyak cabang di bagian atasnya. Bunga berwarna putih hingga merah muda hanya berdiameter 2 mm (1⁄16 inci), berkelompok dalam tandan bunga bercabang kecil.[1][2]

Saat dikonsumsi mentah, alim adalah makanan bergizi tinggi yang mengandung banyak vitamin A, C dan K dan beberapa mineral makanan.

Budidaya

Alim ditanam secara komersial di Inggris, Prancis, dan Skandinavia.[3]

Budidaya alim praktis baik dalam skala massal maupun skala individu. Alim cocok untuk budidaya hidroponik dan tumbuh subur di air yang sedikit basa. Di banyak pasar lokal, permintaan selada yang ditanam secara hidroponik dapat melebihi pasokan yang tersedia, karena sebagian besar daun selada tidak cocok untuk didistribusikan dalam bentuk kering, sehingga hanya dapat diawetkan sebagian. Konsumen biasanya memperoleh selada air sebagai benih atau (di Eropa) dari pasar sebagai kotak tunas hidup muda.

Pucuk tunas yang dapat dimakan biasanya dipanen dalam satu hingga dua minggu setelah tanam, saat tingginya 5–13 cm (2–5 inci).[4]

Guna kuliner

Alim ditambahkan ke dalam sup, roti lapis dan salad karena rasanya yang tajam. Ini juga dimakan sebagai kecambah, dan biji polong segar atau kering dapat digunakan sebagai bumbu pedas (haloon). Di Inggris Raya, potongan pucuk selada biasanya digunakan dalam roti lapis dengan telur rebus, mayones, dan garam.

Gizi

Alim mentah mengandung 89% air, 6% karbohidrat (termasuk 1% serat makanan), 3% protein dan kurang dari 1% lemak (tabel). Dalam kuantitas referensi 100 gram (3+1⁄2 ons), alim mentah memasok 134 kilojoule (32 kilokalori) energi makanan dan banyak nutrisi dalam kandungan yang signifikan, termasuk vitamin K (516% dari Nilai Asupan Harian), vitamin C (83% DV) dan vitamin A (43% DV). Di antara mineral makanan, kadar mangan tinggi (26% DV) sementara beberapa lainnya, termasuk kalium dan magnesium, berada dalam kandungan sedang (tabel).

Alim, mentah
Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
Energi134 kJ (32 kcal)
5.5 g
Gula4.4 g
Serat pangan1.1 g
0.7 g
2.6 g
VitaminKuantitas
%AKG†
Vitamin A equiv.
43%
346 μg
38%
4150 μg
12500 μg
Tiamina (B1)
7%
0.08 mg
Riboflavin (B2)
22%
0.26 mg
Niasin (B3)
7%
1 mg
Asam pantotenat (B5)
5%
0.247 mg
Vitamin B6
19%
0.247 mg
Folat (B9)
20%
80 μg
Vitamin C
83%
69 mg
Vitamin E
5%
0.7 mg
Vitamin K
516%
541.9 μg
MineralKuantitas
%AKG†
Kalsium
8%
81 mg
Zat besi
10%
1.3 mg
Magnesium
11%
38 mg
Mangan
26%
0.553 mg
Fosfor
11%
76 mg
Potasium
13%
606 mg
Komponen lainnyaKuantitas
Water89.4 g
†Persen AKG berdasarkan rekomendasi Amerika Serikat untuk orang dewasa.

Kegunaan lain

Selada taman, dikenal sebagai chandrashoor, dan bijinya, dikenal sebagai aaliv atau aleev di Marathi, atau halloon[5] di India, umumnya dimanfaatkan oleh masyarakat Ayurveda. Ia juga dikenal sebagai asario di India dan Timur Tengah di mana ia dinobatkan sebagai tanaman obat, yang disebut habbat al hamra (secara harfiah berarti biji merah) dalam bahasa Arab.[6] Di Jazirah Arab, bijinya secara tradisional dicampur dengan kustar untuk membuat minuman panas.[7] Biji tanaman alim di Indonesia populer disebut sebagai selasih merah.

L. sativum sering digunakan dalam eksperimen untuk mengajar biologi kepada siswa di sekolah; tanaman tumbuh dengan mudah di atas kertas atau kapas lembap, dan waktu perkecambahan dan perkembangannya yang cepat membuatnya berguna dalam menunjukkan pertumbuhan tanaman.[8]

Referensi

  1. ↑ Vegetables of Canada. Published by NRC Research Press. ISBN0-660-19503-8, ISBN978-0-660-19503-2
  2. ↑ Boswell, John T. and Sowerby, James. English Botany: Or, Coloured Figures of British Plants. Robert Hardwicke, 1863. Page 215.
  3. ↑ Vegetables of Canada. NRC Research Press. ISBN0-660-19503-8, ISBN978-0-660-19503-2
  4. ↑ Hirsch, David P.. The Moosewood Restaurant kitchen garden: creative gardening for the adventurous cook. Ten Speed Press, 2020. ISBN1-58008-666-7, ISBN978-1-58008-666-0
  5. ↑ "ORGANIC INDIA, Organic Herbs - Garden Cress". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-02-06. Diakses tanggal 2010-03-08.
  6. ↑ "Traditional cookery, craft lessons from Emirati housewives". The National (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-10-11.
  7. ↑ "Haba Al Hamra Drink with Custard". Taste of Emarat (dalam bahasa American English). 2015-11-01. Diakses tanggal 2018-10-11.
  8. ↑ "Using Cress in the Lab". www.saps.org.uk. Diakses tanggal 2021-02-27.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan