Kamis, 22 Oktober 2026
11:30 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal

Lee Hun-jai

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Lee Hun-jai" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Yang Terhormat
Lee Hun-jai
이헌재
Pelaksana Tugas Perdana Menteri Korea Selatan
Masa jabatan
18 Januari 2000 –23 Januari 2000
PresidenKim Dae-jung
PendahuluKim Jong-pil
PenggantiPark Tae-joon
Masa jabatan
19 Mei 2000 –22 Mei 2000
PresidenRoh Moo-hyun
PendahuluPark Tae-jong
PenggantiLee Han-dong
Masa jabatan
10 Februari 2004 –25 Februari 2004
PresidenRoh Moo-hyun
PendahuluGoh Kun
PenggantiGoh Kun
Masa jabatan
25 Mei 2004 –30 Juni 2004
PresidenRoh Moo-hyun
PendahuluGoh Kun
PenggantiLee Hae-chan
Informasi pribadi
Lahir(1944-04-10)10 April 1944
Partai politikIndependen
AlmamaterSeoul National University[1]
Boston University[a]
PekerjaanEkonom, birokrat, politisi

Lee Hun-jai (bahasa Korea:이헌재; lahir 10 April 1944) adalah seorang ekonom dan politikus Korea Selatan yang dikenal karena tiga kali menjabat sebagai Pelaksana Tugas Perdana Menteri Korea Selatan di bawah dua presiden yang berbeda — Kim Dae-jung dan Roh Moo-hyun.[2] Ia pertama kali ditunjuk pada Januari 2000 setelah pengunduran diri Kim Jong-pil sebelum penunjukan Park Tae-joon.[b]

Lee kembali menjabat dua kali pada tahun 2004 selama masa pemerintahan Roh Moo-hyun, pertama pada Februari setelah pengunduran diri sementara Goh Kun, dan kedua kalinya antara Mei hingga Juni sebelum Lee Hae-chan resmi dilantik sebagai perdana menteri.[3]

Sebelumnya, Lee dikenal sebagai arsitek utama **reformasi ekonomi Korea Selatan pasca krisis finansial Asia 1997** ketika menjabat sebagai Menteri Keuangan dan Ekonomi Korea Selatan.[4] Ia memainkan peran penting dalam pembentukan Korea Asset Management Corporation (KAMCO) dan restrukturisasi sistem perbankan nasional.[c]

Lulusan Seoul National University dan peraih gelar pascasarjana dari Boston University, Lee sering disebut sebagai **teknokrat nonpartisan** dengan pengaruh besar di lingkaran ekonomi pemerintahan Korea Selatan sejak 1990-an.[5]

Catatan

  1. ↑ "Lee memperoleh gelar master ekonomi di Universitas Boston dan terkenal karena latar belakang teknokratisnya."
  2. ↑ "Masa jabatan singkat ini menunjukkan kepercayaan Presiden Kim Dae-jung terhadap kemampuan administratif Lee."
  3. ↑ Lee mendapat julukan 'Mr. Fix-It' karena penanganannya yang pragmatis dan apolitis terhadap krisis tersebut.

Referensi

  1. ↑ "Lee Hun-jai: Korea's Economic Technocrat," *JoongAng Ilbo*, 2000.
  2. ↑ "Lee Hun-jai's Acting Premierships: A Case Study in Bureaucratic Continuity," *Yonhap News Agency*, 2005.
  3. ↑ "Interim Governments under Roh Moo-hyun," *The Korea Herald*, 2004.
  4. ↑ "Financial Restructuring and Reform in Korea (1998–2002)," *Asian Economic Review*, 2003.
  5. ↑ "Profiles of Korea's Economic Leaders," *Financial Times Asia*, 2004.
Lee Hun-jai
Perdana Menteri Korea Selatan
Masa jabatan
19 Mei 2000 –22 Mei 2000
PendahuluPark Tae-joon
PenggantiLee Han-dong
Informasi pribadi
Lahir17 April 1944 (umur 82)

Lee Hun-jai (lahir 17 April 1944) adalah Perdana Menteri Korea Selatan pada masa periode 2000.

Lambang Perdana Menteri Korea Selatan
Lambang Korea Selatan
Italics indicate acting Prime Ministers; small caps indicate military Prime Ministers
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan