Chang Sang | |
|---|---|
장상 | |
| Perdana Menteri sementara Korea Selatan | |
| Masa jabatan 11 Juli 2002 –31 Juli 2002 | |
| Presiden | Kim Dae-jung |
| Pendahulu | Lee Han-dong |
| Pengganti | Jeon Yun-churl (Pejabat) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 3 Oktober 1939 (umur 86) Ryongchon, P'yŏngan Utara, Korea |
| Pendidikan |
|
| Pekerjaan |
|
Chang Sang (bahasa Korea:장상; Hanja: 張裳; lahir 3 Oktober 1939), juga diromanisasi sebagai Jang Sang, adalah seorang teolog, akademisi, pendeta Presbiterian, dan politikus Korea Selatan. Ia menjabat sebagai presiden ke-11 Ewha Womans University dari 1996 hingga 2002 dan kemudian menjalankan tugas sebagai Perdana Menteri sementara Korea Selatan (bahasa Korea:국무총리 서리, gukmu chongni seori) selama 21 hari pada Juli 2002.[1][2]
Chang merupakan perempuan pertama yang menjalankan fungsi perdana menteri Korea Selatan dalam kapasitas tersebut. Namun, ia tidak pernah dikukuhkan sebagai perdana menteri penuh karena Majelis Nasional Korea Selatan menolak persetujuan atas pengangkatannya pada 31 Juli 2002.[3][4]
Selain kegiatan akademik dan politik, Chang dikenal karena keterlibatannya dalam gerakan perempuan Kristen dan gerakan ekumenis. Ia pernah menjadi anggota eksekutif World YWCA dan World Alliance of Reformed Churches serta terpilih sebagai presiden Dewan Gereja-gereja se-Dunia (WCC) untuk kawasan Asia pada 2013.[5][6]
Kehidupan awal dan pendidikan
Chang lahir pada 3 Oktober 1939 di Provinsi P'yŏngan Utara, ketika Korea masih berada di bawah pemerintahan Jepang.[1] Kampung halamannya berada di Bukjung-myeon, Kabupaten Ryongchon, wilayah yang kini termasuk Korea Utara. Ketika berusia tujuh tahun, ia mengungsi bersama keluarganya ke bagian selatan Semenanjung Korea.[7]
Ia menempuh pendidikan tinggi di Ewha Womans University dan memperoleh gelar sarjana matematika pada 1962. Ia kemudian mempelajari teologi di Universitas Yonsei dan memperoleh gelar sarjana teologi pada 1966. Chang melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat dan meraih gelar magister teologi dari Universitas Yale pada 1970 serta gelar doktor teologi dari Princeton Theological Seminary pada 1977.[1]
Selama menempuh pendidikan di Ewha, Chang aktif dalam gerakan mahasiswa Kristen. Ketika belajar di Princeton Theological Seminary, ia mendalami Perjanjian Baru dan mulai memberi perhatian besar kepada pemikiran feminis. Setelah kembali ke Korea Selatan, ia terlibat dalam perkembangan gerakan teologi feminis Kristen di negara tersebut.[5]
Karier akademik
Ewha Womans University
Setelah menyelesaikan pendidikan doktoralnya, Chang bergabung dengan Ewha Womans University sebagai dosen di Departemen Studi Kristen pada Agustus 1977. Ia kemudian mengajar di universitas tersebut hingga Februari 2005.[1]
Dalam perjalanan akademiknya, Chang juga menduduki sejumlah jabatan administratif. Ia menjadi presiden ke-11 Ewha Womans University pada September 1996 dan menjabat hingga Juli 2002.[1]
Selama masa kepemimpinannya, Ewha melakukan sejumlah pengembangan dalam pendidikan dan penelitian. Universitas tersebut memperkuat sistem pendidikan sarjana, teknologi informasi dan kerja sama antara universitas, industri, dan lembaga penelitian. Di bidang riset, Ewha mendirikan lembaga penelitian untuk bidang transduksi sinyal sel dan menetapkan lima bidang penelitian khusus, yaitu ilmu hayati, desain, teknologi informasi dan komunikasi, studi internasional, serta studi perempuan.[1]
Chang juga mendorong program pengembangan kepemimpinan perempuan internasional. Pada masa kepemimpinannya, Ewha membentuk dana bagi pengembangan pemimpin perempuan dari negara berkembang serta dana pendidikan bagi perempuan Korea Utara.[1][8]
Di luar Ewha, ia menjabat sebagai anggota eksekutif World YWCA antara 1987 dan 1991 serta anggota dewan United Board for Christian Higher Education in Asia antara 1995 dan 2002. Ia juga menjadi presiden Korean Association of Private University Presidents dari 1999 hingga 2002 dan anggota penasihat Mahkamah Konstitusi Korea Selatan pada 2001–2002.[1]
Perdana Menteri sementara
Penunjukan
Pada 11 Juli 2002, Presiden Kim Dae-jung memilih Chang untuk menggantikan Lee Han-dong dalam jabatan perdana menteri. Penunjukan tersebut menjadikannya perempuan pertama yang dipilih untuk memimpin pemerintahan Korea Selatan dalam kapasitas perdana menteri.[2]
Sebelum memperoleh persetujuan Majelis Nasional, Chang menjalankan tugas sebagai seori (서리). Dalam sistem pemerintahan Korea Selatan pada waktu itu, istilah tersebut digunakan bagi orang yang menjalankan tugas perdana menteri setelah ditunjuk presiden tetapi belum mendapat persetujuan parlemen. Pasal 86 ayat (1) Konstitusi Korea Selatan menetapkan bahwa perdana menteri diangkat oleh presiden dengan persetujuan Majelis Nasional.[3]
Karena itu, catatan resmi pemerintah Korea Selatan tidak memberi nomor urut perdana menteri kepada Chang, melainkan mencantumkannya sebagai seori pada masa pemerintahan Kim Dae-jung.[3]
Sidang konfirmasi dan penolakan parlemen
Pada 29 dan 30 Juli 2002, Majelis Nasional mengadakan sidang konfirmasi terhadap Chang. Pemeriksaan tersebut antara lain menyoroti persoalan mengenai keterangan riwayat pendidikannya, transaksi properti, dan status kewarganegaraan putranya.[9]
Salah satu perdebatan menyangkut dokumen yang dianggap memberi kesan bahwa Chang memperoleh gelar doktor dari Universitas Princeton. Gelar doktornya sebenarnya berasal dari Princeton Theological Seminary, institusi terpisah yang juga berada di Princeton, New Jersey. Chang menyatakan bahwa perbedaan tersebut terjadi akibat kesalahan penerjemahan yang dilakukan stafnya.[9]
Pada 31 Juli, 244 anggota Majelis Nasional mengikuti pemungutan suara mengenai persetujuan pengangkatannya. Sebanyak 100 anggota memberikan suara setuju dan 142 menolak, sedangkan satu anggota abstain dan satu suara dinyatakan tidak sah. Karena tidak memperoleh dukungan mayoritas, pengangkatannya ditolak.[4][10]
Sekitar dua jam setelah hasil pemungutan suara diumumkan, Chang menyampaikan pengunduran dirinya dan meninggalkan kantor perdana menteri. Ia telah menjalankan tugas sebagai seori selama 21 hari.[2]
Kegagalan konfirmasinya membuat rencana pengangkatan perempuan pertama sebagai perdana menteri penuh Korea Selatan saat itu tidak terwujud. Pemerintah kemudian menunjuk Chang Dae-hwan sebagai calon berikutnya, tetapi pencalonannya juga ditolak Majelis Nasional. Kim Suk-soo akhirnya memperoleh persetujuan parlemen pada Oktober 2002.[11]
Karier politik
Setelah meninggalkan dunia akademik, Chang semakin aktif dalam politik. Pada 15 Juni 2006, ia terpilih sebagai ketua bersama Partai Demokrat bersama Han Hwa-gap. Menurut struktur yang disepakati partai, keduanya memiliki kewenangan yang setara dalam organisasi internal.[12]
Pada konvensi Partai Demokrat 3 April 2007, Chang mencalonkan diri sebagai ketua partai. Ia finis di posisi kedua di belakang Park Sang-cheon. Park memperoleh 2.164 suara atau sekitar 41 persen, hanya unggul 239 suara atas Chang.[13]
Chang kemudian menjadi anggota dewan tertinggi Partai Demokrat dari 2008 hingga 2010.[1]
Pada 2010, ia maju dalam pemilihan sela anggota Majelis Nasional untuk distrik Eunpyeong B di Seoul. Menjelang pemilihan, Chang menjadi kandidat bersama sejumlah partai oposisi. Dalam pemungutan suara pada 28 Juli, ia memperoleh 33.048 suara atau 39,9 persen, sementara kandidat Partai Nasional Raya Lee Jae-oh memperoleh 48.311 suara atau 58,33 persen.[14]
Setelah pemilu tersebut, Chang mengurangi keterlibatannya dalam politik partisan dan kembali lebih banyak beraktivitas dalam bidang keagamaan, ekumenisme, pendidikan, dan isu reunifikasi Korea.[5]
Kegiatan keagamaan dan ekumenis
Chang merupakan seorang pendeta dari Presbyterian Church in the Republic of Korea. Ia ditahbiskan sebagai pendeta pada 1988.[5]
Ia menjadi salah satu pendiri Korean Association of Women Theologians dan dikenal dalam pengembangan gerakan teologi feminis Kristen di Korea Selatan. Selain kegiatan akademik, ia terlibat dalam berbagai program mengenai hak-hak perempuan, pendidikan perempuan, dan partisipasi perempuan dalam gereja serta masyarakat.[15]
Ia juga pernah menjabat sebagai anggota eksekutif World Alliance of Reformed Churches (WARC), organisasi yang kemudian menjadi bagian dari World Communion of Reformed Churches.[15]
Dalam Sidang Raya ke-10 Dewan Gereja-gereja se-Dunia yang diselenggarakan di Busan pada November 2013, Chang terpilih sebagai salah satu dari delapan presiden WCC dan mewakili kawasan Asia.[6] Dalam struktur WCC, para presiden bertugas mempromosikan ekumenisme dan menginterpretasikan karya organisasi tersebut, khususnya di wilayah masing-masing, serta menjadi anggota ex officio Komite Pusat WCC.[6]
Masa kepemimpinannya sebagai presiden WCC untuk Asia berakhir pada Sidang Raya ke-11 WCC di Karlsruhe, Jerman, pada September 2022, ketika pendeta Indonesia Henriette Hutabarat-Lebang terpilih sebagai presiden WCC untuk Asia.[16]
Chang juga aktif dalam isu perdamaian dan reunifikasi Semenanjung Korea. WCC mencatat keterlibatannya dalam sejumlah komite rekonsiliasi dan reunifikasi Korea.[15] Sejak 2017, ia juga terlibat dalam organisasi Tongil Miraero (통일미래로, "Menuju Masa Depan Reunifikasi"), yang berfokus pada pendidikan dan penelitian mengenai reunifikasi serta pertukaran antarlembaga yang bergerak dalam isu tersebut.[1][8]
Penghargaan
Pada Desember 2021, Chang menerima Baekbeom Education Award (백범교육상). Penghargaan tersebut diberikan antara lain atas kontribusinya terhadap pengembangan pendidikan di Ewha Womans University serta aktivitas pendidikan dan penelitian terkait persiapan reunifikasi Korea.[8]
Lihat pula
- Perdana Menteri Korea Selatan
- Kim Dae-jung
- Han Myeong-sook
- Ewha Womans University
- Dewan Gereja-gereja se-Dunia
- Reunifikasi Korea
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "제11대 장상 (1996.09 ~ 2002.07)" [Presiden ke-11 Chang Sang (September 1996–Juli 2002)]. Ewha Womans University (dalam bahasa Korea). Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- 1 2 3 "장서리 부결 2시간여만 사의" [Chang Sang mengundurkan diri sekitar dua jam setelah penolakan]. Yonhap News Agency (dalam bahasa Korea). 31 Juli 2002. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- 1 2 3 "역대총리소개" [Daftar mantan perdana menteri]. Office for Government Policy Coordination, Prime Minister's Secretariat (dalam bahasa Korea). Pemerintah Korea Selatan. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- 1 2 "장상 총리동의안 부결, 국회표결 반대 142 찬성 100" [Persetujuan Chang Sang sebagai perdana menteri ditolak: 142 menentang, 100 mendukung]. Seoul Shinmun (dalam bahasa Korea). 1 Agustus 2002. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- 1 2 3 4 "A passionate Korean feminist and ecumenist". World Council of Churches (dalam bahasa Inggris). 2019. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- 1 2 3 "Assembly elects new WCC presidents". World Council of Churches (dalam bahasa Inggris). 3 November 2013. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "용천출신 실향민들 친척 생사걱정에 눈물" [Para pengungsi asal Ryongchon mengkhawatirkan keselamatan kerabat mereka]. The Dong-A Ilbo (dalam bahasa Korea). 26 April 2004. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 Kang, Ju-hee (22 Desember 2021). "장상 전 이화여대 총장, '백범교육상' 수상" [Mantan Presiden Ewha Chang Sang menerima Baekbeom Education Award]. NewsPim (dalam bahasa Korea). Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- 1 2 Magnier, Mark (1 Agustus 2002). "South Korean Lawmakers Reject Female Prime Minister". Los Angeles Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- ↑ "PM Designate Vetoed". The Dong-A Ilbo (dalam bahasa Inggris). 31 Juli 2002. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- ↑ "총리인준 또 부결..정국파란" [Persetujuan perdana menteri kembali ditolak]. Yonhap News Agency (dalam bahasa Korea). 28 Agustus 2002. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- ↑ "민주당 공동대표에 장상씨 선출" [Chang Sang terpilih sebagai ketua bersama Partai Demokrat]. Kyunghyang Shinmun (dalam bahasa Korea). 15 Juni 2006. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- ↑ "새 대표 박상천/민주당 전당대회" [Park Sang-cheon menjadi ketua baru Partai Demokrat]. MBC News (dalam bahasa Korea). 3 April 2007. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "이재오, 다시 찾은 은평을" [Lee Jae-oh kembali memenangkan Eunpyeong B]. NoCut News (dalam bahasa Korea). 28 Juli 2010. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- 1 2 3 "Rev. Prof. Dr Sang Chang". World Council of Churches (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
- ↑ "WCC 11th Assembly elects eight new presidents". World Council of Churches (dalam bahasa Inggris). 5 September 2022. Diakses tanggal 14 Agustus 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
- Profil Chang Sang di Ewha Womans University
- Profil Sang Chang di World Council of Churches