Minggu, 27 September 2026
12:20 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Lazaret

Lazaret

Stasiun karantina bagi musafir bahariTemplat:SHORTDESC:Stasiun karantina bagi musafir bahari
Untuk kegunaan lain, lihat Lazaret (disambiguasi).
250px-Lazareto_EntradaPrincipal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pintu masuk utama ke lazaret di Mahón

Lazaretto /ˌlæzəˈrɛtoʊ/ atau lazaret (dari bahasa Italia:lazzaretto [laddzaˈretto]) adalah sejenis pos karantina bagi musafir (pelancong) bahari. Lazaret dapat berwujud kapal yang ditambatkan secara permanen, pulau terpencil atau bangunan di daratan. Pada beberapa lazaret, barang-barang pos juga didisinfeksi dengan teknik fumigasi.[1] Praktik ini masih dilakukan sampai tahun 1936 meskipun sangat jarang.[2] Leprosium yang dikelola oleh ordo keagamaan Kristen sering disebut rumah lazar, merujuk pada perumpamaan orang kaya dan Lazarus yang miskin dalam Injil.

Lazaret dalam sejarah

250px-Malta_-_Gzira_-_Manoel_Island_-_Lazzaretto%2BFort_%28MSTHC%29_01_ies.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lazaret Pulau Manoel, Malta
250px-Odder%C3%B8ya_quarantine_station_wall.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tembok di pos karantina Odderøya, dimaksudkan untuk menghindarkan warga lokal dari wabah penyakit.

Pada tahun 1592, sebuah lazaret yang terbuat dari gubuk kayu dibangun di Pulau Manoel, Malta selama berlangsungnya wabah epidemi 1592-1593. Bangunan itu kemudian dirobohkan setelah berakhirnya penyakit tersebut. Pada tahun 1643, mahaguru Lascaris membangun sebuah lazaret permanen di tempat yang sama untuk mengontrol masuknya wabah dan kolera secara berkala pada kapal-kapal yang datang. Rumah sakit itu kemudian terus-menerus diperbaiki dan diperluas di masa kegubernuran Henry Bouverie pada tahun 1837 dan 1838. Rumah sakit tersebut ditutup pada tahun 1923 dan bangunannya tetap berdiri hingga saat ini.[3] Kini terdapat rencana untuk memugar kembali Lazaret Pulau Manoel.[4]

Orang-orang Afrika yang dikirim ke Savannah, Georgia, Amerika Serikat pada zaman perbudakan harus berdiam secara khusus di Pulau Tybee, yang dapat dicapai oleh kapal-kapal budak melaui jalur teluk Lazaretto.

Pulau Lazaretto (dahulu dikenal dengan nama Aghios Dimitrios) terletak dua mil laut timur-laut kota Kerkyra, Yunani (39°38′28″N 19°55′26″E / 39.641°N 19.924°E / 39.641; 19.924). Pada awal abad 16 ketika Kerkyra masih di bawah kuasa Venesia, dibangun sebuah biara di pulau kecil tersebut guna pencegahan penyakit. Di abad itu juga, pulau tersebut diubah namanya menjadi Pulau Lazaretto merujuk pada leprosarium yang didirikan di sana. Ketika Perancis menguasai Kerkyra pada tahun 1798, armada gabungan Rusia-Turki mengambil alih dan menjadikan pulau tersebut sebagai rumah sakit militer. Selama pendudukan Inggris tahun 1814, leprosarium tersebut direnovasi dan kembali beroperasi. Saat Kepulauan Ionia digabungkan dengan Yunani (1864), leprosarium tersebut hanya beroperasi ketika dibutuhkan.

Pulau Lazaret juga masih berdiri di Ithaki dan juga Zakynthos.

Menurut Edward Hastes pada tahun 1798, dua kapal rumah sakit besar (juga disebut lazaretto), (yang merupakan bekas badan kapal yang selamat dari 44 kapal meriam) ditambatkan di teluk Halstow di Kent. Teluk tersebut merupakan sebuah ceruk dari Sungai Medway dan Sungai Thames. Kapal rumah sakit itu bertugas mengawasi kapal-kapal yang datang ke Inggris, yang dipaksa untuk dikarantina di teluk tersebut guna melindungi negara dari penyakit menular, termasuk wabah penyakit.[5]

Fidra, sebuah pulau tak berpenghuni di Firth of Forth timur Skotlandia memiliki reruntuhan kapel lama Santo Nikolas yang digunakan sebagai sebuah lazaret.[6]

Selama masa pendudukan Nazi atas Polandia, kamp pemusnahan Treblinka yang dikelola oleh Jerman memiliki sebuah lubang di mana orang-orang baru yang sakit parah ditembak mati. Julukan halus yang diberikan oleh para pegawai terhadap area ini adalah lazaret.

Pada tahun 2002, salah satu lazaret yang masih berdiri di Eropa adalah Lazaret Dubrovnik, Kroasia.[7]

Di Amerika Serikat, Lazaret Philadelphia dibangun pada tahun 1799 sebagai respon atas peristiwa epidemi demam kuning tahun 1793.[8]

Lazaret di Italia

250px-Lazzaretto-Ancona.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Vanvitelli's Lazzaretto in Ancona

Lazaret pertama didirikan oleh Venesia pada tahun 1423[9] di Santa Maria, Nazareth (disebut juga "Nazaretum", "Lazaretum" atau Lazzaretto Vecchio sekarang), sebuah pulau di Laguna Venesia (45°24′22″N 12°21′36″E / 45.406°N 12.36°E / 45.406; 12.36).[10] Selain itu di laguna yang sama juga terdapat Lazaret Nuovo.

Paus Klemens XII menugaskan arsitek Luigi Vanvitelli untuk mendesain dan membangun Lazaret Ancona di ujung selatan pelabuhan Ancona.

Lazaret Milan di Milan diromankan secara jelas dalam novel I promessi sposi karya Alessandro Manzoni.

Lazaret di Irlandia

Penjara lama di alun-alun pasar Roscommon pernah digunakan sebagai lazaret selama sepuluh tahun sejak 1830 sebelumnya digunakan sebagai rumah sakit jiwa, dan setelahnya digunakan sebagai hunian komersial dan pribadi.

Lazaret di Indonesia

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_De_binnenplaats_van_de_oude_kazerne_op_het_eiland_Onrust_in_de_Baai_van_Batavia_TMnr_60010654.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rumah sakit karantina Onrust (tahun 1917)

Pada masa kolonial, pemerintah Hindia Belanda menjadikan Pulau Onrust di Kabupaten Kepulauan Seribu sebagai pusat karantina bahari. Pulau yang sebelumnya berfungsi sebagai pelabuhan dan galangan kapal ini, mulai digunakan sebagai petirahan TBC pada awal abad 20. Kemudian pada tahun 1911-1923, Belanda mengubah kembali fungsinya menjadi tempat karantina haji. Para calon haji dikarantina di pulau ini untuk membiasakan mereka dengan udara laut, sebelum akhirnya diberangkatkan ke tanah suci Makkah menggunakan kapal laut. Sepulangnya dari tanah suci, mereka kembali dikarantina di sini.

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Terugkerende_hadjis_in_quarantaine_op_het_eiland_Onrust%3B_ontscheping_van_pelgrims%2C_Java._TMnr_60013004.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Calon Jemaah Haji yang dikarantina di P. Onrust

Setelah kemerdekaan, pemerintah Indonesia menggunakan pulau ini hingga awal tahun 1960-an sebagai rumah sakit karantina bagi penderita penyakit menular dibawah pengawasan Departemen Kesehatan.

Lihat juga

Rujukan

  1. ↑ "The Disinfection of Postal Items". C. Savona-Ventura. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-01-22. Diakses tanggal Maret 27, 2005.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Cassar, Paul (1984). "A Tour of the Lazzaretto Buildings" (PDF). Melita Historica. 9 (4): 374–75. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-01-22. Diakses tanggal 2020-04-08.
  3. ↑ "Manoel Island". Local Councils' Association. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-07. Diakses tanggal 22 Agustus 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Bugeja, Zillah (4 September 2008). "Quarantine hospital for over 250 years to be restored". Times of Malta. Diakses tanggal 19 Oktober 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Hasted, Edward (1799). "Parishes". The History and Topographical Survey of the County of Kent. 6: 34–40. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-03-07. Diakses tanggal 28 Februari 2014.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Faifley - Fifeshire | British History Online". www.british-history.ac.uk.
  7. ↑ "AMERICAN EXPRESS AND PBZ AMERICAN EXPRESS ANNOUNCE U.S. $80,000 GRANT FOR RESTORATION OF THE LAZARET IN DUBROVNIK". American Express. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 7, 2005. Diakses tanggal Maret 27, 2005.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Lazaretto Quarantine Station". www.ushistory.org.
  9. ↑ D. Chambers, B. Pullman, "Venice: A Documentary History 1450-1630" p.114
  10. ↑ "Google Maps". Google Maps.

Pranala luar

Lihat entri lazaret di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lazarettos.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan