Sabtu, 10 Oktober 2026
21:02 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Layang-layang kongo

Layang-layang kongo

Bagikan:
Layang-layang kongo
250px-Congo_Martin%2C_Ngamaba%2C_Brazzaville%2C_Congo_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Hirundinidae
Genus: Riparia
Spesies:
R. congica
Nama binomial
Riparia congica
(Reichenow, 1888)

Layang-layang kongo atau layang-layang pasir kongo (Riparia congica) adalah burung pengicau kecil dalam famili burung layang-layang.

Burung ini hanya ditemukan di sepanjang Sungai Kongo dan anak sungainya, Ubangi. Burung ini cukup umum ditemukan di wilayah sebarannya yang terbatas.

Spesies yang tidak bermigrasi ini membutuhkan habitat sungai berhutan dengan gundukan pasir untuk berkembang biak.

Layang-layang kongo bersarang dalam koloni selama bulan Februari dan Maret, dengan setiap pasangan menggali terowongan di gundukan pasir sekitar 1 m di atas sungai. Sarangnya sendiri berada di ujung terowongan. Tidak banyak yang diketahui tentang perkembangbiakan burug ini, meski barangkali mirip dengan layang-layang pasir.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Riparia congica". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22712189A94323473. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22712189A94323473.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan