Rabu, 04 November 2026
09:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Lauw Tek Lok

Bagikan:
Lauw Tek Lok, Letnan Cina
Letnan Cina Bekasi
Masa jabatan
1854 –1882 (meninggal)
PendahuluJabatan baru
PenggantiTan Kang Ie
Daerah pemilihanBekasi
Informasi pribadi
Lahir
Meninggal1882 (1883)
Suami/istriLouisa Zecha
HubunganLauw Ho (ayah)
Aristide William Lauw Zecha (cucu)
Alwin Lauw Zecha (cicit)
Adrian Lauw Zecha (cicit)
AnakEmilia Lauw Joe Nio (putri)
Cornelia Sebastiana Lauw Gobang (putri)
Christiaan Lauw Tjeng Soey (putra)
Maximilian Theodoor Lauw Tjeng Kiet (putra)
Louis Lauw Tjeng Bie (putra)[1]
PekerjaanMandarin
Dikenal karena
Letnan Cina pertama Bekasi dan tuan tanah

Lauw Tek Lok, Letnan Cina (meninggal di Meester Cornelis pada tahun 1882) dulu adalah seorang pejabat pemerintah dan tuan tanah di Batavia, Hindia Belanda. Lauw Tek Lok merupakan anggota dari keluarga Lauw-Sim-Zecha, bagian dari Cabang Atas di Hindia Belanda.[2][3] Ia kini paling diingat karena menjabat sebagai Letnan Cina pertama Bekasi dan karena menikah antarras dengan Louisa Zecha.[4][1]

Biografi

Lahir di Batavia, Lauw Tek Lok adalah putra dari Lauw Ho (meninggal pada tahun 1863), bagian dari kemitraan opium Ngo Ho Tjiang.[5][6] Lauw Ho adalah seorang pemungut pajak dan juga menjabat sebagai Wijkmeester di Meester Cornelis.[7][5] Lauw Tek Lok kemudian menjadi salah satu tuan tanah terkemuka di Batavia, karena memiliki sejumlah tanah partikelir di pinggiran Batavia, termasuk di Cimanggis.[8]

Pada tanggal 23 Desember 1854, Lauw Tek Lok ditunjuk sebagai Letnan Cina pertama Bekasi. Ia pun memegang jabatan tersebut hingga meninggal pada tahun 1882.[9][2] Pada saat yang sama, saudaranya, Lauw Tek Kang, juga diangkat menjadi Letnan Cina Meester Cornelis.[9] Sebagai Letnan Cina, Lauw Tek Lok pun memainkan peran penting dalam pengembangan Bekasi dan sekitarnya. Setelah meninggal pada tahun 1882, Lauw digantikan oleh menantunya, Tan Kang Ie.[10][11]

Walaupun cukup berhasil sebagai seorang pejabat pemerintah, Lauw sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah Hindia Belanda, karena ia menikah dengan seorang wanita Indo keturunan Bohemia, Louisa Zecha.[4][1] Keduanya lalu menjadi leluhur dari keluarga Lauw-Sim-Zecha, dan merupakan kakek dan nenek dari Adrian Lauw Zecha, pendiri Aman Resorts.[12]

Referensi

  1. 1 2 3 Gautama, Sudargo (1961). Segi-segi hukum peraturan perkawinan tjampuran: (Staatsblad 1898 no. 158) oleh Gouw Giok Siong. Djakarta: Djambatan.
  2. 1 2 "Chineesch Bestuur te Mr. Cornelis". Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad voor Nederlandsch-Indie. No. 102. Bruining. 1 Mei 1882.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Burgerlijke Staat. Europeaan Chinees. Voogdij". Java-bode: nieuws, handels- en advertentieblad voor Nederlandsch-Indie. No. 123. Bruining. 26 Mei 1886.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Fromberg, Pieter Hendrik (1926). Mr. P.H. Fromberg's Verspreide geschriften (dalam bahasa Belanda). Leidsche uitgeversmaatschappij.
  5. 1 2 Chen, Menghong (2011). De Chinese gemeenschap van Batavia, 1843-1865: een onderzoek naar het Kong Koan-archief (dalam bahasa Belanda). Amsterdam: Amsterdam University Press. ISBN 978-90-8728-133-5. Diakses tanggal 10 Mei 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Benedanto, Pax; Marcus A. S. (2012). Kesastraan Melayu Tionghoa 5. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 9789799023759.
  7. ↑ Juristen-Vereeniging (Batavia), Nederlandsch-Indische (1857). Het regt in Nederlandsch-Indië: regtskundig tijdschrift (dalam bahasa Belanda). Batavia: Van Dorp. Diakses tanggal 10 Mei 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar ...., Volume 40 (dalam bahasa Belanda). Batavia: Lands Drukkery. 1865.
  9. 1 2 Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar ... (dalam bahasa Belanda). Batavia: Lands Drukkery. 1870. Diakses tanggal 10 Mei 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Lombard-Salmon, Claudine (April 1988). "The Batavian Eastern Railway Co. and the Making of a New "Daerah" as Reflected in a Commemorative Syair Written by Tan Teng Kie (1890)". Indonesia. 45 (45): 49–62. doi:10.2307/3351175. hdl:1813/53885. JSTOR 3351175. Diakses tanggal 27 Maret 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Haryono, Steve (2017). Perkawinan Strategis: Hubungan Keluarga Antara Opsir-opsir Tionghoa Dan 'Cabang Atas' Di Jawa Pada Abad Ke-19 Dan 20 (dalam bahasa Inggris). Utrecht: Steve Haryono. ISBN 9789090302492. Diakses tanggal 3 September 2018.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Adrian Zecha (né en 1933) : ses hôtels hors de prix de la chaîne Aman ressemblent au paradis". Capital.fr (dalam bahasa Prancis). 28 Januari 2016. Diakses tanggal 14 Februari 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Jabatan baru
Letnan Cina Bekasi
1854–1882
Diteruskan oleh:
Tan Kang Ie
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan