Rabu, 04 November 2026
12:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Mandarin (birokrat)

Mandarin (birokrat)

Bagikan:
250px-Portrait_of_Jiang_Shunfu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah lukisan Ming dari abad ke-15. Burung jenjang di dadanya menandakan bahwa dia adalah seorang dengan status yang tinggi.
250px-Qing_Dynasty_Mandarin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah foto Qing dari pemerintah resmi dengan Kotak Mandarin di depan.

Seorang mandarin (Tionghoa: 官, guān; Cantonese: gun1; bahasa Vietnam:quan) adalah birokrat terdidik di pemerintah kekaisaran Tiongkok.

Etimologi

Istilah ini (via bahasa Inggris) berasal dari bahasa Portugis mandarim (dieja dalam Portugis Kuno sebagai mandarin, diucapkan [ˌmɐ̃.ðɐˈɾĩ]) dalam surat-surat Tomé Pires, sekitar tahun 1524,[1]. Para ahli memperkirakan kata ini berasal dari kata mandador ("orang yang memerintah") dan mandar ("memerintah"), dari bahasa Latin mandare.[2], tetapi menurut kamus-kamus modern, kata Mandarin dipinjam dari bahasa Melayu menteri yang berasal dari bahasa Sanskrit mantri (Devanagari: मंत्री masih berhubungan etimologi dengan kata mantra).[3][4][5] Menurut ahli bahasa Malaysia Ungku Abdul Aziz, bangsa Portugis menggunakan istilah Mandarin ketika mereka tinggal di Malaka pada zaman Kesultanan Malaka dan ingin bertemu dengan pejabat dari Qing, dan menggunakan istilah "menteri", tapi dengan akhiran "-n" (menterin), karena kendala bahasa.[6]

Arti figuratif

Dalam Bahasa Inggris modern, mandarin juga mengacu pada pelayan masyarakat (biasanya senior), sering kali juga dipakai untuk menyindir,[7] dan beberapa bagian di Britania Raya dan Negara persemakmuran.

Referensi

  1. ↑ Letters from Portuguese captives in Canton, written in 1534 & 1536: with an introduction on Portuguese intercourse with China in the first half of the sixteenth century. Educ. Steam Press, Byculla. 1902.
  2. ↑ Johnson, Samuel (1827). Dictionnary of the English Language. Longman.
  3. ↑ Mandarin, Online Etymology Dictionary
  4. ↑ Mandarin Merriam-Webster
  5. ↑ "mandarin", Shorter Oxford English Dictionary. Vol. 1 (Edisi 6th). Oxford University Press. 2007. ISBN 978-0-19-920687-2.
  6. ↑ Ku Seman Ku Hussain; Hafizahril Abdul Hamid (19 Juli 2009). "PPSMI satu kesilapan" [PPSMI a mistake]. Mingguan Malaysia (dalam bahasa Melayu). Kuala Lumpur: Utusan Melayu (M) Berhad. hlm. 7. Jadi perkataan menteri itu disebut kepada "menterin" dan apabila mereka pergi ke negeri China untuk berjumpa dengan pegawai tinggi akhirnya perkataan "menterin" tadi bertukar kepada "Mandarin".{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ e.g. as in the titles of such works as The Mandarins by Simone de Beauvoir, Chomsky's American Power and the New Mandarins, etc.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan