Selasa, 03 November 2026
22:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Lauh Idalion

Lauh Idalion

sebuah loh perunggu

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang lauh perunggu. Untuk kumpulan prasasti, lihat Prasasti Kuil Idalion. Untuk kegunaan lain, lihat Prasasti Idalion.
330px-Cabinet_des_M%C3%A9dailes%2C_Paris_-_Idalion_Decree.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lauh Idalion yang ditulis pada abad ke-5 SM.

Lauh Idalion adalah lauh perunggu yang ditulis pada abad ke-5 SM yang ditemukan di Idalion (bahasa Yunani:Ιδάλιον), Siprus. Tulisan dalam lauh ini menggunakan aksara suku kata Siprus memakai bahasa Yunani Arkadiasiprus.[1]

Lauh itu disimpan di tempat penyimpanan resmi kuno kuil Athena di akropolis barat Idalion, tempat lauh ini ditemukan pada tahun 1850 oleh seorang petani dari desa Dali, Siprus.[2] Lauh ini dibeli oleh Honoré Théodoric d'Albert de Luynes, yang kemudian menyumbangkannya ke Bibliothèque Nationale de France pada tahun 1862. Sekarang disimpan di Cabinet des médailles, Paris.[3] Namun, aksara tersebut tidak dapat diuraikan hingga ditemukannya prasasti dwibahasa Idalion.

Lauh ini sangat penting mencatat sejarah kerajaan Siprus. Lauh ini diukir di kedua sisi dengan tulisan panjang yang merekam perjanjian yang dibuat oleh "sang raja dan kota" dan memberikan hadiah kepada keluarga tabib yang memberikan layanan kesehatan gratis untuk para korban ketika kota itu dikepung oleh bangsa Persia dan penduduk dari Kition pada tahun 478-470 SM. Lauh ini juga mencatat tentang tata politik dan keadaan sosial ekonomi selama perang. Keputusan bersama raja dan warga menunjukkan sifat demokratis kota, mirip dengan model Yunani pada umumnya. Lauh ini juga menceritakan tentang sistem kesejahteraan sosial paling kuno yang dikenal.[2]

Terjemahan

250px-Idalion_tablet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemindaian tulisan prasasti.

Kira-kira dua baris lauh diterjemahkan sebagai berikut:

...mereka memerintahkan Onasilon (putra) Onasikupron sang tabib dan saudara-saudaranya untuk menyembuhkan orang-orang yang terluka dalam pertempuran tanpa bayaran.[4]

Di bawah ini adalah alih aksara Latin dalam terjemahan bahasa Yunani, ditranskripsikan dari aksara Siprus. Baris 3 dimulai dengan karakter suku kata ro (seperti 'lingkaran tali, ujung terbuka ke bawah'; lingkaran adalah setengah bagian atas karakter), dan baris 4 dimulai dengan karakter suku kata ma (sebuah 'X', dengan huruf kecil terbalik- karat di inti atas):

...anógon-(a-no-ko-ne) Onasilon-(o-na-si-lo-ne) ton Onasikuprón-(to-no-na-si-ku-po-(Baris 3)ro-ne) ton iatéran-(to-ni-ja-te-ra-ne) kas-(ka-se) tos-(to-se) kasignétos-(ka-si-ke-ne-to-se) iasthai-(i-ja-sa-ta-i) tos-(to-se) (= yaitu "pria") a(n)thrópos-(a-to-ro-po-se) tos-(to-se) i(n) tái-(i-ta-i) makhái-(ma-ka-i) ikmamenos-(i-ki-(Baris 4)ma-me-no-se) aneu-(a-ne-u) misthón-(mi-si-to-ne)...[4]

Lihat pula

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Idalion Tablet.

Referensi

Catatan kaki

Daftar pustaka

Cina
Filipina
India
Iran
Malaysia
Singapura
Thailand
Vietnam
Yerusalem
Lainnya
Italia
Jerman
Norwegia
Lainnya
Mesir
Australia
Meksiko
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan