Selasa, 22 September 2026
06:43 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Konsonan bibir-gigi

40px-Kurung_siku.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (AFI).Untuk bantuan dalam membaca simbol AFI, lihat Bantuan:Pengucapan.Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan  , Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.

Dalam ilmu fonetik, konsonan bibir gigi adalah salah satu jenis konsonan bibir yang diartikulasikan (atau diucapkan) dengan bagian bawah belah bibir serta gigi bagian atas.

Variasi

Konsonan-konsonan bibir gigi yang diidentifikasi oleh Alfabet Fonetik Internasional (IPA) adalah:

IPA Deskripsi Contoh
Bahasa Ortografi IPA Arti
Konsonan letup bibir-gigi nirsuara Yunani σάπφειρος [ˈsafiro̞s̠] 'safir'
Konsonan letup bibir-gigi bersuara Sika [apa contohnya?]
p̪͡f Konsonan gesek bibir gigi nirsuara Tsonga timpfuvu [tiɱp̪͡fuβu] 'kudanil'
b̪͡v Konsonan geser bibir-gigi bersuara Tsonga shilebvu [ʃileb̪͡vu] 'dagu'
ɱ Konsonan sengau bibir-gigi Inggris symphony [ˈsɪɱfəni] 'simfoni'
f Konsonan geser bibir-gigi nirsuara Indonesia fakir [fakir]
v Konsonan geser bibir-gigi bersuara English van [væn] 'mobil van'
ʋ Konsonan hampiran bibir-gigi Belanda wang [ʋɑŋ] 'pipi'
Konsonan kepakan bibir-gigi Mono vwa [a] 'mengirim'
ʘ̪ Konsonan decak dwibibir (banyak variasinya) Nǁng ʘoe [k͡ʘ̪oe] 'daging'

Tabel IPA tidak menyediakan simbol untuk bunyi konsonan sisi bibir-gigi.[1] Bisa saja konsonan geser [f] dan [v] diucapkan dengan aliran sisi, tetapi tidak ada bahasa yang membedakan pengucapan sisi mauapun tengah dari konsonan tersebut.

Kejadian

Konsonan bibir-gigi yang paling umum terjadi secara fonemik adalah yang bertipe konsonan geser dan hampiran.

Konsonan kepakan bibir-gigi adalah konsonan yang umum ditemui pada bahasa-bahasa yang ada di Afrika tengah serta Afrika tenggara (Olson & Hajek 2003).

[ɱ] adalah konsonan yang umum ditemui pada bahasa-bahasa yang ada di dunia. tetapi, konsonan tersebut sering kali terjadi sebagai alofon dari konsonan /m/ sebelum konsonan bibir-gigi, yang umumnya berupa konsonan /v/ dan /f/.

Konsonan gigi-bibir

Konsonan gigi-bibir adalah konsonan yang dihasilkan dengan bibir atas menyentuh gigi bawah, sehingga konsonan gigi-bibir merupakan kebalikan dari konsonan bibir-gigi. Konsonan tersebut jarang sekali terjadi dalam bahasa-bahasa di dunia. Beberapa dialek barat daya bahasa Greenland memiiliki konsonan geser gigi-bibir nirsuara (Vebæk 2006).

Diakritik Ekstensi IPA untuk konsonan gigi-bibir adalah ◌͆, contoh penggunaannya adalah: m͆ p͆ b͆ f͆ v͆. Konsonan-konsonan yang lebih rumit misalnya konsonan gesek, letup prasengau juga bisa menggunakan diakritik konsonan tersebut.

Lihat pula

Referensi

  1. IPA (2018). "Consonants (Pulmonic)". International Phonetic Association. Diakses tanggal Juni 20, 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lebih lanjut

Topik-topik IPA
IPA
Topik khusus
Pengekodan karakter
Konsonan tekanan paru-paru
Daerah Bibir Lidah tengah akar lidah Laring
Cara Dwibibir Bibir
gigi
Lidah ­bibir Gigi Rongga­gigi Pasca­ronggi Tarik­ bel. Ronggi­lidah Lelangit Lelangit­lunak Tekak Katup
nafas
hulu
ker.
Celah suara
Sengau m ɱ n ɳ̊ ɳ ɲ̊ ɲ ŋ̊ ŋ ɴ
Letup p b t d ʈ ɖ c ɟ k ɡ q ɢ ʡ ʔ
Gesek desis ts dz t̠ʃ d̠ʒ ʈʂ ɖʐ
Gesek tak desis p̪f b̪v t̪θ d̪ð tɹ̝̊ dɹ̝ t̠ɹ̠̊˔ d̠ɹ̠˔ ɟʝ kx ɡɣ ɢʁ ʡʢ ʔh
Geseran desis s z ʃ ʒ ʂ ʐ ɕ ʑ
Geseran tak desis ɸ β f v θ̼ ð̼ θ ð θ̠ ð̠ ɹ̠̊˔ ɹ̠˔ ɻ˔ ç ʝ x ɣ χ ʁ ʜ ʢ ħ ʕ h ɦ
Hampiran ʋ ɹ ɻ j ɰ ʔ̞
Kepakan ⱱ̟ ɾ̼ ɾ̥ ɾ ɽ̊ ɽ ɢ̆ ʡ̆
Getar ʙ̥ ʙ r ɽ̊r̥ ɽr ʀ̥ ʀ ʜ ʢ
Konsonan gesek sisi ʈɭ̊˔ ɖɭ˔ cʎ̝̊ ɟʎ̝ kʟ̝̊ ɡʟ̝
Geseran sisi ɬ ɮ ɭ̊˔ ɭ˔ ʎ̝̊ ʎ̝ ʟ̝̊ ʟ̝
Hampiran sisi l ɭ ʎ ʟ ʟ̠
Kepakan sisi ɺ̥ ɺ ɭ̥̆ ɭ̆ ʎ̆ ʟ̆

Dalam satu sel tabel, simbol-simbol di sebelah kanan adalah bersuara, di sebelah kiri adalah tidak bersuara atau nirsuara. Petak-petak yang digelapkan menandakan penyebutan yang dianggap mustahil.

Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan