Minggu, 11 Oktober 2026
15:43 WIB
TERKINI
Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Melambung Rp20 Ribu per Gram di Akhir Pekan Ini Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Melambung Rp20 Ribu per Gram di Akhir Pekan Ini Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026
Kutu air

Kutu air

Bagikan:
Untuk penyakit kulit di kelamin (dan sela-sela jari), lihat Kutu air (penyakit).
Cladocera
250px-Daphnia_pulex.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daphnia pulex
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Subfilum:
Kelas:
Subkelas:
Ordo:
Cladocera

Latreille, 1829
Subordo
Artikel takson sembarang

Kutu air adalah sebutan awam bagi sejumlah krustasea kecil penghuni air. Kutu air bukan serangga dan tidak hidup sebagai parasit, sebagaimana banyak kutu yang hidup di luar air. Secara taksonomi, hewan yang disebut kutu air termasuk dalam genera Daphnia (paling umum), Cyclops, Bosmina, dan Diaptomus. Kutu air merupakan bagian dari Zooplankton.

Etimologi

Kutu Air dalam istilah ilmiahnya adalah "Cladocera" (cla•doc•er•an: klə-dðs◜ər-ən) yg berasal dari dua suku kata bahasa Bahasa Yunani Kuno yaitu κλάδος (kládos) yg berarti branch atau tanduk, dan κέρας (kéras) yg berarti horn atau tanduk.[1]

Fisik

Kutu air berukuran panjang kurang dari setengah milimeter, sebagian besar panjang mereka pada kisaran 02–60 mm (0,08–2,36 in), dengan pengecualian Leptodora, yg panjangnya dapat mencapai 18 mm (0,71 in) long.[2], dan pakannya adalah berbagai fitoplankton dan juga sisa-sisa makanan hewan lainnya (detritus).

Ekologi

250px-Evadne_spinifera.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Evadne spinifera, salah satu jenis dari beberapa spesies cladocera.

Sebagian besar Cladocera hidup di air tawar , dengan hanya delapan spesies yang benar-benar hewan lautan.[3] Spesies lautnya kesemuanya ada di dalam famili Podonidae, dengan pengecualian genus Penilia.[3] Beberapa cladocera menghuni daun yg berguguran (serasah daun).[4]

Konservasi

Beberapa spesies kutu air dianggap terancam punah. Beberapa spesies yang sudah dianggap sebagai rentan oleh IUCN. diantaranya adalah: Daphnia nivalis, Daphnia coronata, Daphnia occidentalis, dan Daphnia jollyi.

Catatan kaki

  1. ↑ (Inggris) "Cladoceran". Webster's II New College Dictionary (Edisi 3rd). Houghton Mifflin Harcourt. 2005. hlm. 211. ISBN 978-0-618-39601-6.
  2. ↑ L. Forró; N. M. Korovchinsky; A. A. Kotov; A. Petrusek (2008). "Global diversity of cladocerans (Cladocera; Crustacea) in freshwater" (PDF). Hydrobiologia. 595 (1): 177–184. doi:10.1007/s10750-007-9013-5. S2CID 45363782. DOI:10.1007/978-1-4020-8259-7_19
  3. 1 2 (Inggris) Denton Belk (2007). "Branchiopoda". Dalam Sol Felty Light; James T. Carlton (ed.). The Light and Smith Manual: Intertidal Invertebrates from Central California to Oregon [Invertebrata intermiten mulai dari California tengah sampai Oregon] (Edisi 4th). University of California Press. hlm. 414–417. ISBN 978-0-520-23939-5.
  4. ↑ (Inggris) Rubbo, Michael J., and Kiesecker (2004). "Leaf litter composition and community structure: translating regional species changes into local dynamics". Ecology. vol.85 (9): 2519–2525.{{cite journal}}: |volume= memiliki teks tambahanPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan