Jumat, 16 Oktober 2026
14:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Kukuk klaas

Kukuk klaas

Bagikan:
Kukuk klaas
250px-Cuckoo_Klaas%27s_2010_10_05_13_53_57.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
jantan
250px-Klaas%27s_Cuckoo_%28Chrysococcyx_klaas%29_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
betina
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Cuculiformes
Famili: Cuculidae
Genus: Chrysococcyx
Spesies:
C. klaas
Nama binomial
Chrysococcyx klaas
(Stephens, 1815)

Kukuk klaas[2] (Chrysococcyx klaas) adalah sebuah spesies kedasih sejati dalam famili Cuculidae yang berasal dari daerah hutan Afrika Sub-Sahara. Nama spesifiknya menghormati Klaas, yaitu orang Khoikhoi yang mengumpulkan spesimen tipenya. Panjang burung ini 16–18 cm (6,3–7,1 inci).

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Chrysococcyx klaas". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22684017A93011027. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22684017A93011027.en. Diakses tanggal 11 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Ethiopia: Tur Mengamati Burung Selama 10 Hari dari Addis Ababa". GetYourGuide. Diakses tanggal 2025-12-31.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan