Jumat, 25 September 2026
14:37 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Terancam kritis

Terancam kritis

kategori konservasi IUCN

Artikel ini berisi tentang penetapan status konservasi itu sendiri. Untuk daftar spesies terancam kritis, lihat Daftar merah spesies terancam IUCN.
Status konservasi
Incilius periglenes, si Kodok Emas, terakhir tercatat pada 15 Mei 1989
Punah
Terancam
Risiko Rendah
Kategori lain
Tajuk terkait
Singkatan kategori Daftar Merah IUCN (versi 3.1, 2001)

Spesies terancam kritis (bahasa Inggris:critically endangered, disingkat CR) adalah salah satu status dari Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) untuk mengategorikan spesies yang berisiko tinggi untuk punah di alam liar.[1]

Pada tahun 2014, terdapat 2.464 spesies hewan dan 2.104 tanaman masuk dalam kategori ini, dibandingkan dengan jumlah pada tahun 1998, masing-masing 854 spesies hewan dan 909 tanaman.[2]

Karena Daftar Merah IUCN tidak mempertimbangkan spesies punah secara luas, survei target yang telah dilakukan memperkirakan bahwa spesies yang kemungkinan akan punah masih tercatat sebagai terancam kritis. IUCN menjaga sebuah catatan[3] mengenai spesies "kemungkinan punah" (possibly extinct, disingkat CR(PE)) dan "kemungkinan punah di alam liar" (possibly extinct in the wild, disingkat CR(PEW)), yang dimodelkan dalam kategori yang digunakan oleh BirdLife International untuk menggolongkan taksonomi tersebut.

Referensi

  1. ↑ "Apes 'extinct in a generation'". news.bbc.co.uk (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Changes in numbers of species in the threatened categories (CR, EN, VU) from 1996 to 2014 (IUCN Red List version 2014.2) for the major taxonomic groups on the Red List" (PDF) (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 September 2016.{{cite web}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 82Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Summary Statistics". iucnredlist.org (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan