Jumat, 16 Oktober 2026
19:31 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Krisis Ukraina

Krisis Ukraina

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
40px-Gnome_globe_current_event.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini mungkin terdampak oleh sebuah peristiwa terkini: Invasi Rusia ke Ukraina 2022. Informasi dalam artikel ini dapat berubah setiap saat. Laporan berita awal dapat saja tidak tepercaya. Pembaruan terakhir pada artikel ini dapat saja tidak merefleksikan informasi terkini. Silakan mengembangkan artikel ini (tetapi bila pembaruan tersebut tidak diberi referensi dapat dihapus) atau diskusikan di halaman pembicaraan. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Krisis Ukraina
250px-Russo-Ukrainian_War_Flag.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Topik utama
Topik terkait
Ukraina Rusia
Republik Otonomi Krimea Republik Rakyat Donetsk Republik Rakyat Lugansk

Krisis berkepanjangan di Ukraina dimulai pada tanggal 21 November 2013, ketika presiden saat itu, Viktor Yanukovych menangguhkan persiapan untuk pelaksanaan perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa. Keputusan ini mengakibatkan protes massal oleh para pendukungnya, yang dikenal dengan nama "Euromaidan". Setelah berbulan-bulan protes tersebut, Yanukovych digulingkan oleh pengunjuk rasa pada tanggal 22 Februari 2014, ketika ia melarikan diri dari ibu kota Ukraina, Kiev. Setelah penggulingannya, kerusuhan menyelimuti sebagian besar timur Russophone dan selatan wilayah Ukraina, yang merupakan basis sebagian besar dukungannya.

Euromaidan dan revolusi

Ukraina dicekam kerusuhan ketika Presiden Viktor Yanukovych menolak menandatangani perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa pada tanggal 21 November 2013.[1] Gerakan politik terorganisir yang dikenal sebagai "Euromaidan" menuntut hubungan yang lebih erat dengan Uni Eropa dan lengsernya Yanukovych.[2] Gerakan ini akhirnya berhasil, mencapai puncaknya dalam revolusi Februari 2014, yang menyingkirkan Yanukovych dan pemerintahnya.[3]

Kerusuhan pascarevolusi

Artikel utama: Krisis Krimea 2014

Dimulai tanggal 26 Februari 2014, orang-orang bersenjata pro-Rusia secara bertahap mulai mengambil alih semenanjung, memprovokasi protes.[4] Rusia awalnya mengatakan bahwa militan berseragam, disebut "pria hijau kecil" di Ukraina, merupakan "pasukan bela diri lokal".[5]

Referensi

  1. ↑ "A Ukraine City Spins Beyond the Government's Reach". The New York Times. 15 Februari 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Balmforth, Richard (12 Desember 2013). "Kiev protesters gather, EU dangles aid promise". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-25. Diakses tanggal 10 April 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Ukraine Opposition Vows To Continue Struggle After Yanukovych Offer". Radio Free Europe/Radio Liberty. 25 Januari 2014. Diakses tanggal 10 April 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Gunmen Seize Government Buildings in Crimea". The New York Times. 27 Februari 2014. Diakses tanggal 1 Maret 2014. Masked men with guns seized government buildings in the capital of Ukraine's Crimea region on Thursday, barricading themselves inside and raising the Russian flag after mysterious overnight raids that appeared to be the work of militant Russian nationalists who want this volatile Black Sea region ruled from Moscow.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "A Look Back At How The Ukraine Crisis Erupted And What To Expect In 2015". Forbes. 13 Desember 2014. Diakses tanggal 13 Desember 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan