Jumat, 16 Oktober 2026
22:38 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Koefisien hambatan

Koefisien hambatan

Bagikan:
250px-14ilf1l.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Koefisien hambatan dengan bilangan Reynolds sekitar 104[1][2]

Dalam dinamika fluida, koefisien hambatan atau koefisien seret (sering ditulis dengan notasi: c d {\displaystyle c_{\mathrm {d} }} {\displaystyle c_{\mathrm {d} }}, c x {\displaystyle c_{x}} {\displaystyle c_{x}}, atau c w {\displaystyle c_{\rm {w}}} {\displaystyle c_{\rm {w}}}) merupakan besaran tidak berdimensi yang digunakan untuk menghitung gaya hambat sebuah objek dalam fluida, seperti udara atau air. Koefisien ini diguakan dalam persamaan hambatan yang menyatakan bahwa semakin kecil koefisien hambat, maka semakin kecil pula gaya hambatnya. Koefisien hambatan selalui dihubungkan dengan luas permukaan tertentu.[3]

Koefisien hambatan tergantung pada dua komponen hambatan, yakni gaya gesek permukaan dan hambatan akibat bentuk objek. Koefisien hambatan airfoil atau hidrofoil memperhitungkan efek hambatan akibat gaya angkat.[4][5] Koefisien hambatan sebuah struktur seperti pesawat memperhitungkan pula hambatan interferensi.[6][7]

Definisi

250px-Hoerner_fluid_dynamic_drag_coefficients.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tabel koefisien hambatan menurut besarnya untuk berbagai bentuk prisma (kolom kanan) dan bentuk bundar (kolom kiri) dengan bilangan Reynolds antara 104 dan 106 dan arah aliran dari kiri.[8]

Secara matematis, koefisien hambatan c d {\displaystyle c_{\mathrm {d} }} {\displaystyle c_{\mathrm {d} }} dinyatakan sebagai:

c d = 2 F d ρ u 2 A {\displaystyle c_{\mathrm {d} }={\dfrac {2F_{\mathrm {d} }}{\rho u^{2}A}}} {\displaystyle c_{\mathrm {d} }={\dfrac {2F_{\mathrm {d} }}{\rho u^{2}A}}}

dengan:

  • F d {\displaystyle F_{\mathrm {d} }} {\displaystyle F_{\mathrm {d} }} merupakan gaya hambat;
  • ρ {\displaystyle \rho } {\displaystyle \rho } merupakan massa jenis fluida;[9]
  • u {\displaystyle u} {\displaystyle u} merupakan kelajuan aliran sebuah objek relatif terhadap fluida;
  • A {\displaystyle A} {\displaystyle A} merupakan luas referensi.

Catatan

  1. ↑ Baker, W.E. (1983). Explosion Hazards and Evaluation, Volume 5. Elsevier Science. ISBN 9780444599889.
  2. ↑ AARØNÆS, ANTON STADE (2014). Dynamic response of pipe rack steel structures to explosion loads (PDF). CHALMERS UNIVERSITY OF TECHNOLOGY.
  3. ↑ McCormick, Barnes W. (1979). Aerodynamics, Aeronautics, and Flight Mechanics. New York: John Wiley & Sons, Inc. hlm. 24. ISBN 0471030325.
  4. ↑ Clancy, L. J. (1975). "5.18". Aerodynamics. ISBN 9780470158371.
  5. ↑ Abbott, Ira H., and Von Doenhoff, Albert E.: Theory of Wing Sections. Sections 1.2 and 1.3
  6. ↑ "NASA's Modern Drag Equation". Wright.nasa.gov. 2010-03-25. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-03-02. Diakses tanggal 2010-12-07.
  7. ↑ Clancy, L. J.: Aerodynamics. Section 11.17
  8. ↑ Hoerner, Sighard F. (1965). Fluid-Dynamic Drag : Practical Information on Aerodynamic Drag and Hydrodynamic Resistance (Edisi 2). hlm. 3–17.
  9. ↑ Untuk atmosfer Bumi, massa jenis udara dapat ditentukan menggunakan rumus barometrik. Udara memiliki massa jenis 1,293 kg/m3 pada temperatur 0 °C (32 °F) dan tekanan 1 atmosfer.

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik terkait dinamika fluida ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan