Minggu, 11 Oktober 2026
06:26 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Klemens Awi

Bagikan:
Ini adalah nama Papua, Sentani, marganya adalah Awi
Klemens Awi
Lahir
Klemens Keramu Mawani Awi

(1988-12-12)12 Desember 1988
Kimaam, Papua (sekarang Papua Selatan), Indonesia
Meninggal19 September 2025(2025-09-19) (umur 36)
Jakarta, Indonesia
Penyebab kematian
Komplikasi ginjal, jantung, dan paru-paru[1]
PekerjaanAktor
Masa aktif2015—2025

Klemens Awi (12 Desember 1988 – 19 September 2025)[1][2] merupakan aktor berkebangsaan Indonesia.

Karier

Klemens mulai dikenal sejak memerankan sepasang anak kembar bernama Celo dan Bomel dalam film Epen Cupen the Movie yang ditayangkan pada tahun 2015.[3]

Kematian

Klemens meninggal pada tanggal 19 September 2025 di RS Polri Kramat Jati, Jakarta. Sebelumnya, Klemens sempat dirawat di RS Hermina, Ciputat, Tangerang Selatan sejak 5 September 2025 karena komplikasi ginjal, jantung, paru-paru, dan penurunan trombosit yang signifikan.[1]

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Catatan
2015 Epen Cupen the Movie Celo
Bomel
2017 Tommi n Jerri Tommi
2025 Suanggi: Ilmu Terkutuk dagger Tinus
Kunci
Film yang belum dirilis untuk saat ini Menandakan film yang belum dirilis untuk saat ini

Serial televisi

Tahun Judul Peran Catatan
2016 Epen Cupen the Series Celo
2017 Rohaya & Anwar: Kecil-Kecil Jadi Manten Pegawai Kopi Starbike

Referensi

  1. 1 2 3 Widodo (19 September 2025). "Klemens Awi Pemeran Celo Epen Cupen Meninggal Dunia". Batam Pos. Diakses tanggal 20 September 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Yuuuk… Lebih Dekat Dengan Cello, Pemeran Utama Film Tommi dan Jerri". Papua Bangkit. 19 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Klemen Kesulitan Perankan Dua Karakter Berbeda". Diarsipkan dari asli (HTML) tanggal 2015-12-14. Diakses tanggal 2015-12-26.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi pemeran (aktor/aktris) Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan