Minggu, 18 Oktober 2026
08:46 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kleitrum

Kleitrum

tulang membran yang pertama kali muncul sebagai bagian dari kerangka pada ikan bertulang sejati primitif, di mana tulang ini memanjang secara vertikal di sepanjang skapula

Bagikan:
Tulang pada ikan di bawah sirip dadaTemplat:SHORTDESC:Tulang pada ikan di bawah sirip dada
Kleitrum dan skapula dari ikan keling. Tulang yang lebih besar adalah kleitrum.

Kleitrum[1] (dari bahasa Inggris: cleithrum, dari bahasa Yunani Kuno: κλεῖθρον (kleîthron); bentuk jamak: kleitra) adalah tulang membran yang pertama kali muncul sebagai bagian dari kerangka pada ikan bertulang sejati primitif, di mana tulang ini memanjang secara vertikal di sepanjang skapula.[2] Nama ini berasal dari bahasa Yunani κλεῖθρον yang berarti "kunci", serupa dengan kata "klavikula" yang berasal dari bahasa Latin clavicula yang berarti "kunci kecil".

Pada ikan modern, kleitrum adalah tulang besar yang memanjang ke atas dari pangkal sirip dada (pektoral) dan menambat ke kranium (tengkorak) di atas insang, membentuk tepi posterior ruang insang.[3] Tulang ini memiliki kegunaan ilmiah sebagai cara untuk menentukan umur ikan.

Ikan bersirip cuping juga memiliki susunan yang sama. Namun pada amfibia paling awal, kompleks kleitrum/klavikula terlepas dari atap tengkorak, yang memungkinkan leher untuk bergerak. Kleitrum menghilang pada awal evolusi reptilia, dan pada amniota sangat kecil atau tidak ada sama sekali.

250px-Pu_carapace.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi skematik karapaks kura-kura, menunjukkan osteologi di sebelah kanan. Tulang nukhal diusulkan sebagai homolog dari kleitrum.

Berdasarkan posisi, konektivitas otot, dan asal perkembangannya, beberapa ahli berpendapat bahwa elemen nukhal dari karapaks kura-kura terbentuk dari kleitrum yang menyatu.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Rifai, Mien A.; Ermitati (1993). Glosarium Biologi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. ↑ Romer, Alfred Sherwood; Parsons, Thomas S. (1977). The Vertebrate Body. Philadelphia, PA: Holt-Saunders International. hlm. 184–186. ISBN 0-03-910284-X.
  3. ↑ "Fish Glossary". University of Wisconsin Sea Grant Institute. 5 Februari 2002. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-03-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Lyson, Tyler R.; Bhullar, Bhart-Anjan S.; Bever, Gabe S.; Joyce, Walter G.; de Queiroz, Kevin; Abzhanov, Arhat; Gauthier, Jacques A. (September 2013). "Homology of the enigmatic nuchal bone reveals novel reorganization of the shoulder girdle in the evolution of the turtle shell". Evolution & Development. 15 (5): 317–325. doi:10.1111/ede.12041. ISSN 1520-541X.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan