Senin, 05 Oktober 2026
05:13 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Kitab Dinasti Tang Baru

Kitab Dinasti Tang Baru

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-%E5%AE%8B%E5%88%BB%E6%9C%AC%E3%80%8A%E7%9F%B3%E5%A3%81%E7%B2%BE%E8%88%8D%E9%9F%B3%E6%B3%A8%E5%94%90%E4%B9%A6%E8%AF%A6%E8%8A%82%E3%80%8B%E5%8D%B7%E4%B8%80%E5%8F%8A%E5%8D%B7%E4%BA%8C%E7%99%BE.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kitab Dinasti Tang edisi Song Selatan, disunting dan dijelaskan oleh Chen Jian 陳鑒

Kitab Dinasti Tang Baru[1] (Hanzi sederhana:新唐书; Hanzi tradisional:新唐書; Pinyin:Xīn Tángshū, juga ditulis Hsin Tang Shu), umumnya diterjemahkan sebagai Sejarah Dinasti Tang Baru adalah suatu catatan sejarah resmi Dinasti Tang yang dituliskan dalam sepuluh volume. Karya ini dikerjakan oleh Ouyang Xiu (欧阳修) dan Song Qi (宋祁) serta para sarjana resmi Dinasti Song lainnya, sesuai kebiasaan bahwa setiap dinasti baru menuliskan sejarah dinasti pendahulunya.

Referensi

  1. ↑ Liang Li Ji (1982). "Selayang Pandang Penyelidikan Mengenai Indonesia di Tiongkok" (PDF). Archipel: 18.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=[pranala nonaktif permanen]
Sejarah
Sebuah tembikar pemain polo putri
Kebudayaan
Agama
Pemerintahan
Protektorat
Sains dan teknologi
Ekonomi


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan