Sabtu, 26 September 2026
14:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Kitab Song

Kitab Song
Hanzi tradisional: 宋書
Hanzi sederhana: 宋书
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Sòng Shū
Min Nan
- Romanisasi POJ: Sòng-su

Kitab Song adalah teks sejarah Dinasti Liu Song dari Dinasti Selatan dalam sejarah Tiongkok. Kitab ini mencakup sejarah tahun 420-479 dan merupakan salah satu dari Dua Puluh Empat Sejarah, koleksi tradisional catatan sejarah Tiongkok. Kitab Song ditulis pada tahun 492–493 oleh Shen Yue dari Dinasti Qi Selatan (479–502).[1] Kitab ini tersebut berisi 100 jilid pada saat ditulis, tetapi beberapa jilid sudah hilang pada zaman Dinasti Song. Kemudian editor merekonstruksi volume tersebut dengan mengambil bahan dari Sejarah Dinasti-Dinasti Selatan, ditambah dengan beberapa karya seperti kitab Sejarah Gao karya Gao Jun, meskipun banyak naskah aslinya yang sudah rusak.

Riwayat

Kitab Song didasarkan pada catatan-catatan yang disusun mulai dari Dinasti Liu Song. Pada tahun 439, He Chentian (370-447) ditugaskan oleh istana kekaisaran untuk membuat Kitab Song, ia menyusun biografi dan juga risalah tentang astronomi serta musik. Pekerjaannya kemudian dilanjutkan oleh Shan Qianzhi (fl. 440-456) dan Xu Yuan (394-475). Setelah itu, kekaisaran Qi Selatan menugaskan Shen Yue pada tahun 487, untuk menyelesaikan Kitab Song.[2]

Isi

Isi Kitab Song terdiri dari: sepuluh 卷 (juàn: gulungan kitab) pertama berisi tentang sejarah kaisar Dinasti Liu Song, 30 juan berisi risalah, dan 60 juan didedikasikan untuk biografi.

Referensi

  1. ↑ Wilkinson, Endymion (2012). Chinese History: A New Manual. Harvard University Asia Center. hlm. 730. ISBN 978-0-674-06715-8.
  2. ↑ Knechtges, David R; Cheng, Taiping, ed. (2014). Ancient and Early Medieval Chinese Literature (Vol. 2): A Reference Guide. Leiden; Boston: Leiden Brill Academic Publishers. hlm. 1003–1005.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan