Selasa, 13 Oktober 2026
21:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Kipasan bukit

Kipasan bukit

spesies burung

Bagikan:
Kipasan bukit
250px-Naturalis_Biodiversity_Center_-_RMNH.AVES.135519_1_-_Rhipidura_euryura_Muller%2C_1843_-_Monarchidae_-_bird_skin_specimen.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
R. euryura
Nama binomial
Rhipidura euryura
Müller, 1843
Artikel takson sembarang

Kipasan bukit (bahasa Latin:Rhipidura euryura) adalah spesies burung dari famili Rhipiduridae, dari genus Rhipidura. Burung ini merupakan jenis burung pemakan serangga, laba-lab dan memiliki habitat di hutan pegunungan, hutan sekunder.

Ciri-ciri

Kipasan bukit memiliki tubuh berukuran sedang (18 cm). Tubuh bagian atas biru abu-abu gelap seragam. Alis putih lebar. Ekor abu-abu gelap, dengan ujung putih lebar pada bulu terluar. Tenggorokan dan dada abu-abu buram. Perut dan tungging putih. Iris coklat, paruh hitam, kaki hitam. Penghuni hutan yang lincah. Hidup sendiri atau berpasangan. Sering bergabung dengan kelompok campuran. Berpindah-pindah pada lapisan tengah tajuk pohon. Tidak sesibuk dan sesering memamerkan ekor dibanding Kipasan lain.

Burung ini membuat sarang berbentuk cawan halus, dari akar-akar halus, direkatkan dengan jaring laba-laba, pada dahan melintang atau tumbuhan merambat. Telur berwarna keputih-putihan, bercincin bintik-bintik abu-abu dan coklat, jumlah 2 butir. Berbiak bulan Mei-Juni.

Penyebaran

  • Jawa.

Referensi

  1. ↑ "Rhipidura euryura". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.1. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 16 Juli 2012. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan