Senin, 28 September 2026
11:58 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan

Ketosis

kondisi metabolik pada tubuh

Ketosis
SpesialisasiMetabolisme
GejalaSakit kepala, kelelahan, bau napas, mual
KomplikasiGangguan elektrolit (jarang)
Awitan umumDalam beberapa hari setelah asupan karbohidrat dikurangi
PenyebabDiet rendah karbohidrat, puasa, olahraga intens
Faktor risikoGangguan metabolik, kondisi ginjal
PencegahanAsupan cairan dan elektrolit yang cukup
PengobatanPenyesuaian pola makan, pemantauan medis jika diperlukan
PrognosisBaik jika terkontrol

Ketosis adalah suatu kondisi metabolik di mana tubuh menggunakan badan keton sebagai sumber energi utama, menggantikan glukosa. Hal ini terjadi ketika asupan karbohidrat sangat rendah, sehingga hati memecah lemak menjadi keton yang dapat digunakan oleh otak dan otot sebagai bahan bakar alternatif.[1]

Proses

Ketosis terjadi ketika kadar insulin menurun dan tubuh meningkatkan pemecahan lemak. Hasil dari proses ini adalah produksi tiga jenis utama badan keton: asetoasetat, β-hidroksibutirat, dan aseton.[2]

Perbedaan dengan ketoasidosis

Ketosis berbeda dengan ketoasidosis diabetik, kondisi medis serius yang biasanya terjadi pada penderita diabetes tipe 1. Pada ketosis, kadar keton meningkat secara terkontrol, sedangkan pada ketoasidosis, keton meningkat secara ekstrem dan membuat darah menjadi terlalu asam.[3]

Manfaat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketosis dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk:

  • Penurunan berat badan[4]
  • Pengendalian kadar gula darah dan resistensi insulin[5]
  • Potensi peningkatan fungsi kognitif[6]
  • Terapi tambahan untuk epilepsi refrakter pada anak-anak[7]

Efek samping

Efek samping awal dari ketosis sering kali disebut sebagai keto flu, yang meliputi:

  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Bau napas khas (aseton)
  • Gangguan pencernaan

Ketosis jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko gangguan lipid darah dan batu ginjal pada beberapa individu.[8]

Penggunaan klinis

Ketosis telah digunakan secara klinis sejak tahun 1920-an untuk mengobati epilepsi pada anak-anak yang tidak merespon pengobatan farmakologis. Studi modern juga mengeksplorasi potensi ketosis dalam menangani penyakit neurodegeneratif, kanker, dan sindrom metabolik.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Paoli A. Ketogenic diet for obesity: friend or foe? Int J Environ Res Public Health. 2014;11(2):2092–2107.
  2. ↑ Cahill GF Jr. Fuel metabolism in starvation. Annu Rev Nutr. 2006;26:1–22.
  3. ↑ Kitabchi AE, et al. Diabetic ketoacidosis and hyperosmolar hyperglycemic state. Diabetes Care. 2009;32(7):1335–1343.
  4. ↑ Bueno NB, et al. Very-low-carbohydrate ketogenic diet vs. low-fat diet for long-term weight loss: a meta-analysis. Br J Nutr. 2013;110(7):1178–1187.
  5. ↑ Westman EC, et al. Low-carbohydrate nutrition and metabolism. Am J Clin Nutr. 2007;86(2):276–284.
  6. ↑ Husain AM, et al. The ketogenic diet: neuroprotective mechanisms and clinical update. Epilepsy Res. 2010;100(3):278–286.
  7. ↑ Freeman JM, et al. The efficacy of the ketogenic diet—1998: a prospective evaluation of intervention in 150 children. Pediatrics. 1998;102(6):1358–1363.
  8. ↑ Kossoff EH, et al. Optimal clinical management of children receiving the ketogenic diet: recommendations of the International Ketogenic Diet Study Group. Epilepsia. 2009;50(2):304–317.
  9. ↑ Newman JC, Verdin E. β-Hydroxybutyrate: much more than a metabolite. Cell Metab. 2014;19(2):210–219.
Konsep
Ilmu
Ilmu kesehatan
Lintas disiplin
Lingkup
Pemeliharaan
Lain-lain
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan