Kamis, 29 Oktober 2026
07:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kencong, Jember

Kencong, Jember

kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur

Bagikan:
Kencong
Alun-alun dan Masjid Besar Kencong
Alun-alun dan Masjid Besar Kencong
Koordinat: 8°17′23″S 113°21′04″E / 8.2897°S 113.3511°E / -8.2897; 113.3511
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenJember
Pemerintahan
 • CamatH. Ronny Arvianto, SE., MM.
Populasi
 (2024)
 • Total71.155 jiwa
Kode pos
68167
Kode Kemendagri35.09.02 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3509010 Suntingan nilai di Wikidata
Luas65,4 km²
Desa/kelurahan5
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kencong%2C_Jember&revid=28920607&groups=_59b890bda3a3920852d9fb66f58cac7bfaadd35a&parser=parsoid

Kencong adalah kecamatan di Kabupaten Jember yang terletak di barat daya dan merupakan salah satu kecamatan terjauh dari ibu kota Jember (yaitu sekitar 45 km). Kencong merupakan kota kecil yang menjadi salah satu pusat ekonomi Jember bagian selatan. Kencong dilintasi jalur provinsi yang menghubungkan Jember dan Lumajang.[1] Pusat kecamatan Kencong merupakan kota kecil yang ramai dengan alun-alun, pasar, masjid besar, dan fasilitas lainnya. Kencong memiliki garis pantai yang panjang di sebelah selatan dan dilintasi Jalur Lintas Selatan Jawa (JLS). Pantai-pantai di Kencong memiliki hamparan pasir hitam dengan pemandangan yang indah seperti Pantai Paseban yang terkenal akan pemandangan sunset di sore hari dan background Gunung Semeru dari kejauhan.[2] Ikon lainnya di kecamatan ini adalah Dira Kencong dan LaRisso Kraton yang merupakan pusat perbelanjaan sekaligus obyek wisata.[3]

Pada zaman kolonial Belanda, Kencong merupakan bagian dari Kawedanan Puger. Di masa itu pernah berdiri pabrik gula besar bernama Goenoengsari yang berdiri tahun 1927 tetapi sekarang telah terbengkalai. Pabrik ini dibangun oleh Handels Vereeniging Amsterdam (HVA) bersamaan dengan Pabrik Gula Semboro dan berfungsi sebagai penunjang Pabrik Gula Jatiroto di Lumajang.[4] Kecamatan Kencong pernah mengalami pemekaran wilayah pada tahun 1995. Bagian barat dari Kencong memisahkan diri menjadi kecamatan baru bernama Jombang. Akibat pemekaran itu, hanya tersisa 5 desa yang ada di Kecamatan Kencong dan membuatnya menjadi salah satu kecamatan dengan desa paling sedikit di Kabupaten Jember.[5]

Geografi

250px-Peta_Kencong%2C_Jember.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta administrasi Kecamatan Kencong

Kencong adalah kecamatan yang terletak di pesisir selatan Kabupaten Jember. Geografi Kencong berupa dataran rendah yang didominasi areal persawahan. Desa paling utara di kecamatan ini adalah Desa Kencong yang menjadi pusat kecamatan. Pusat kecamatan ini dilintasi jalur penghubung Puger di timur dan Lumajang di barat. Sedangkan dari utara terdapat jalur dari arah Tanggul. Selain itu, desa paling selatan dari Kencong adalah Paseban yang memiliki garis pantai yang panjang dengan pasir hitam dan pemandangan yang indah. Sungai utama yang melintasi Kencong adalah Kali Tanggul yang membelah pusat kecamatan dan mengalir dari utara ke selatan.

Batas wilayah Kecamatan Kencong adalah sebagai berikut:[6]

Utara Kecamatan Jombang dan Kecamatan Umbulsari
Timur Kecamatan Gumukmas
Selatan Samudera Hindia
Barat Kecamatan Jombang dan
20px-Seal_of_Lumajang_Regency.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kabupaten Lumajang (Kecamatan Yosowilangun)

Daftar desa dan dusun

Kecamatan Kencong terdiri dari 5 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Cakru Krajan, Gondangrejo, Igir-igir, Legong, Tempuran [6]
2 Kencong Krajan, Gumukbanji, Gumuktopi, Kamaran, Pangonan, Petak'an, Pondok Waluh, Ponjen, Wunguan [6][7]
3 Kraton Krajan, Kedunglangkap, Muneng, Petak'an, Pulo Gantol, Sidonganti [6]
4 Paseban Paseban, Balekambang, Bulurejo, Sidomulyo [6]
5 Wonorejo Krajan A, Krajan B, Krajan C, Gumukbanji, Jatisari, Sidoreno [6][8]

Sejarah

lossy-page1-250px-Suikerfabriek_Goenoengsari_bij_Djember%2C_KITLV_18223.tiff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pabrik Gula Gunungsari

Pada zaman kolonial Belanda, Kencong merupakan bagian dari Kawedanan Puger atau sekarang juga disebut GERBANGMASKU (Puger, Jombang, Gumukmas, Kencong, Umbulsari). Di masa itu pernah berdiri pabrik gula besar bernama Goenoengsari yang berdiri tahun 1927 dan sekarang terletak di samping Pasar Baru Kencong. Pabrik ini dibangun oleh Handels Vereeniging Amsterdam (HVA) bersamaan dengan Pabrik Gula Semboro dan Bedadung yang berfungsi sebagai penunjang Pabrik Gula Jatiroto di Lumajang. Selain pabrik gula, di Kencong juga terdapat pemukiman Belanda serta Stasiun Kencong yang dibangun Staatsspoorwegen dan berada di jalur Lumajang menuju Rambipuji. Walaupun baru saja dibangun, krisis ekonomi yang melanda dunia pada tahun 1930-an membuat pabrik ini berhenti beroperasi. Baik stasiun maupun pabrik gula sekarang sudah terbengkalai, sehingga nasibnya berbeda dengan Pabrik Gula Semboro dan Jatiroto yang masih aktif hingga sekarang. Sedangkan pemukiman pegawai pribumi masih dihuni dan sekarang dikenal dengan istilah Kampung Kamaran.[4]

Galeri

  • Foto udara PG Gunungsari
    Foto udara PG Gunungsari
  • Ruang turbin dengan pembangkit listrik di PG Gunungsari
    Ruang turbin dengan pembangkit listrik di PG Gunungsari
  • Perumahan pegawai PG Gunungsari
    Perumahan pegawai PG Gunungsari
  • Rumah administrator PG Gunungsari
    Rumah administrator PG Gunungsari
  • Bioskop di PG Gunungsari
    Bioskop di PG Gunungsari
  • Mesin di PG Gunungsari
    Mesin di PG Gunungsari
  • Penggilingan tebu PG Gunungsari
    Penggilingan tebu PG Gunungsari
  • Perkebunan PG Gunungsari dengan tulisan HVA
    Perkebunan PG Gunungsari dengan tulisan HVA
  • Stasiun Kencong
    Stasiun Kencong
  • Bekas bangunan Belanda di Kencong
    Bekas bangunan Belanda di Kencong

Demografi

MasjidKencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Masjid Besar Al-Falah

Kencong memiliki jumlah penduduk sekitar 71 ribu jiwa pada tahun 2024. Desa dengan penduduk terbesar adalah Desa Kencong dengan penduduk sekitar 26 ribu jiwa.[6] Kecamatan Kencong seperti wilayah Jember lainnya merupakan bagian dari kebudayaan Pendalungan. Hal ini karena masyarakat Kencong dihuni oleh Suku Jawa dan Suku Madura yang hidup berdampingan. Masyarakat Kencong juga banyak yang fasih berbahasa Jawa maupun Madura.[9]

Agama

Sebagian besar penduduk di Kecamatan Kencong beragama Islam (sekitar 98% dari total penduduk). Masjid terbesar di Kencong adalah Masjid Besar Al-Falah di barat alun-alun. Agama kedua terbesar di Kencong adalah Kristen dengan sebagian besar (sekitar 800 jiwa) tinggal di Desa Wonorejo. Salah satu daerah yang dikenal sebagai kampung kristen adalah Dusun Sidoreno di Desa Wonorejo yang terdapat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW).[6]

Organisasi keagamaan yang paling berpengaruh di Kecamatan Kencong adalah Nahdlatul Ulama. Di Kencong berdiri salah satu pengurus cabang NU yaitu PCNU Kencong. Berbeda dari kebanyakan kabupaten di Indonesia, Jember adalah salah satu daerah yang memiliki lebih dari satu PCNU. Hal ini karena NU Kencong memiliki sejarah panjang. NU Kencong diketahui berdiri sekitar tahun 1929, atau 3 tahun setelah deklarasi NU secara nasional. Namun NU Kencong baru resmi menjadi cabang dari NU nasional pada tahun 1937. PCNU Kencong mencakup Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kencong, Jombang, Umbulsari, Puger, dan Gumukmas.[10]

Pendidikan

250px-Kampus1Kencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kampus INAIFAS (sekarang bernama UAS)
250px-AssuniyahKencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pondok Pesantren Assuniyah
250px-SMAN1Kencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SMAN 1 Kencong

Walaupun berada di daerah pinggiran, Kecamatan Kencong tidak kalah dari kecamatan lain dari segi pendidikan. Kencong merupakan salah satu sentra pendidikan di Jember bagian selatan. Kencong memiliki pondok pesantren, sekolah menengah, serta perguruan tinggi unggulan. Universitas Al-Falah As-Sunniyah (UAS) adalah perguruan tinggi unggulan di kecamatan ini serta satu-satunya yang berstatus universitas. Perguruan tinggi ini awalnya bernama STAIFAS yang berdiri tahun 1998, kemudian berubah menjadi INAIFAS pada tahun 2023 dan terakhir mengalami peningkatan menjadi universitas pada tahun 2023. UAS dikelola oleh Pondok Pesantren Assunniyyah yang merupakan salah satu pondok terkemuka di Kencong dan didirikan oleh KH. Djauhari Zawawi.[11]

Selain perguruan tinggi, Kencong juga memiliki sekolah unggulan seperti SMAN 1 Kencong dan SMK 5 PGRI Jember. Bahkan SMAN 1 Kencong sendiri menempati posisi ke-5 sebagai sekolah terbaik di Jember berdasarkan nilai UTBK yang dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) pada tahun 2022. Secara keseluruhan, SMAN 1 Kencong menempati peringkat 149 di Jawa Timur dan 805 Nasional.[12]

Tempat terkenal

250px-PasarBaruKencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasar Baru Kencong
  • Alun-alun Kencong
  • Masjid Besar Al-Falah
  • Pasar Baru Kencong
  • Pasar Igir-igir di Desa Cakru
  • Pasar Avatar
  • Eks-Pabrik Gula Gunungsari
  • Puskesmas Kencong

Pariwisata

  • Pantai Paseban
  • Dira Kencong - pusat perbelanjaan sekaligus komplek pariwisata, mencakup Dira Shopping Centre, Dira Waterpark, Dira Beach Cafe, Dira Rustic Cafe, Dira Funtastic Night, Dira Hotel, Dira Carnival, dan lainnya.[3]
  • LaRisso Kraton - salah satu pusat perbelanjaan terkenal di Kencong, juga terdapat LarisZoo yaitu wisata waterpark dan minizoo

Galeri wisata

250px-DiraKencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dira Beach Cafe
330px-DiraKencongWaterpark.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dira Waterpark
330px-DiraFunstaticNightKencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dira Funtastic Night
250px-HotelKencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dira Hotel
330px-LarissoKencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
LaRisso Kraton
330px-LariszooKencong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
LarisZoo di komplek LaRisso Kraton

Galeri lainnya

  • Pantai Paseban
    Pantai Paseban
  • Karnaval HUT RI di Kencong
    Karnaval HUT RI di Kencong
  • Jalan Diponegoro
    Jalan Diponegoro

Referensi

  1. ↑ M Rochul Ulum (2024-06-03). "Ratusan Warga Kencong Jember Bakal Bertindak Terkait Jalan Rusak di Jalur Provinsi Jember - Lumajang". SUARA JATIM POST.
  2. ↑ Felyra Dalta (2025-08-20). "Pantai Paseban Jember, Permata Tersembunyi dengan Pesona Sunset di Hamparan Pasir Hitam". SINARAN.id.
  3. 1 2 Nuril Laili Azizah (2024-04-17). "Wisata Keluarga yang Lengkap di Dira Kencong Jember". KOMPAS.
  4. 1 2 Abednego Andhana Prakosajaya, Hot Marangkup Tumpal Sianipar, Ayu Nur Widiyastuti (2020). "PEMILIHAN LOKASI PABRIK GULA GUNUNGSARI OLEH HANDELSVEREENIGING AMSTERDAM (HVA): ANALISIS KERUANGAN SALAH SATU "SISTER FACTORY" PABRIK GULA JATIROTO" (PDF). Kindai Etam. 6 (2). Balai Arkeologi Provinsi Kalimantan Selatan.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  5. ↑ "PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 1995 TENTANG PEMBENTUKAN 6 (ENAM) KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II PONOROGO, BANYUWANGI DAN JEMBER DALAM WILAYAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I JAWA TIMUR".
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 Kecamatan Kencong Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Jember. 2024-09-26.
  7. ↑ Siswoyo (2014). "PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN, INTENSI, DAN SICK ROLE BEHAVIOUR PADA PASIEN KATARAK DENGAN PENDEKATAN MODEL THEORY OF PLANNED BEHAVIOUR AJZEN" (PDF). Repository Universitas Airlangga.
  8. ↑ "PEMBINAAN RT & RW SE - WILAYAH DESA WONOREJO KECAMATAN KENCONG". ppid.jemberkab.go.id. Pemerintah Kabupaten Jember. 2024-06-21.
  9. ↑ Yastin Nurfadila, Agus Sariono, Edy Hariyadi (2019). "PEMILIHAN BAHASA PADA MASYARAKAT ETNIK JAWA DI DUSUN GUMUK BANJI, DESA KENCONG KECAMATAN KENCONG, KABUPATEN JEMBER". SEMIOTIKA. 1 (20). Universitas Jember.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  10. ↑ Aditya (2024-08-11). "Kado Konfercab XX, PCNU Kencong Terbitkan Buku Sejarah Kelahirannya". SUARA INDONESIA.
  11. ↑ Ivona (2023-02-04). "INAIFAS Kampus di Kencong Jember Resmi Beralih Menjadi Universitas". RADAR JEMBER.
  12. ↑ Nada Vanca (2023). Imam Abu Hanifah (ed.). "Simak! 6 SMA Terbaik di Jember Masuk Top 1000 Sekolah Versi LTMPT, Referensi Terbaik untuk PPDB". TUGU JATIM.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan