Senin, 19 Oktober 2026
05:55 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kemarin

Kemarin

hari sebelum sekarang

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Kemarin (disambiguasi).
Waktu

Kemarin secara harfiah adalah keadaan bersifat sementara mengenai masa lalu yang diukur sehari sebelum sekarang, atau secara kiasan merupakan masa lalu apapun. Kemarin biasanya dipandang sebagai waktu yang berada tepat sebelum masa kini yang berlawanan dengan besok.

Kebahasaan

Gagasan "kemarin", "sekarang" and "besok" termasuk di antara wawasan pertama tentang waktu yang dikuasai oleh bayi.[1] Dalam hal kebahasaan, kata benda atau kata keterangan khusus untuk "kemarin" terdapat pada beberapa bahasa, namun, bahasa-bahasa yang memiliki keambiguan kosakata juga memiliki cara lain untuk membedakan antara masa lampau yang baru saja berlalu dan masa depan yang akan segera tiba.[2] Kemarin" juga merupakan istilah dan gagasan yang bersifat tidak mutlak dalam tata bahasa dan sintaksis.[3]

"Kemarin" merupakan gagasan niskala dalam artian bahwa peristiwa yang terjadi di masa lalu tidak lagi ada dalam kenyataan saat ini, meskipun dampaknya masih terus terasa.

Beberapa bahasa memiliki kala hesternalis: bentuk tata bahasa khusus untuk peristiwa yang terjadi pada hari sebelumnya.

Rujukan

Wiktionary logo
Lihat entri kemarin di kamus bebas Wikikamus.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: kemarin.
  1. ↑ Cath Arnold Child Development and Learning 2-5 Years: Georgia's Story 0761972994 1999 "She is referring, not only to her correct use of language, but to the concept of 'yesterday', which she uses correctly in this instance."
  2. ↑ Mary R. Key The Relationship of Verbal and Nonverbal Communication 3110813092 1980 p.20 "The consideration of time calls for communicating the concept of 'yesterday' and 'tomorrow'. In some languages the same term is used for both of these English words, though assuredly the people also have a way of dealing with past and future actions. For example, in Chama (Tacanan) mekawaxe means both 'yesterday' and 'tomorrow'. It is of interest that this same language group deals with space in a similar way. Thus, in Chama sam' means both 'left' and 'right';"
  3. ↑ The Function of tense in texts Jadranka Gvozdanović, Theodorus Albertus Johannes Maria Janssen, Östen Dahl - 1991 - Volumes 144 to 146 - Page 100 "Yesterday is relative to the day 'where we are', a minute ago to the minute, more or less, 500 years ago to 'our present' in a thematically suitable sense, perhaps 'this century', or 'modern times'. "
Konsep utama
Pengukuran
and standar
Kronometri
Sistem pengukuran
Kalender
Jam
Filsafat waktu
Pengalaman manusia
dan penggunaan waktu
Waktu dalam ilmu pengetahuan
Geologi
Fisika
Bidang lain
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan