Rabu, 23 September 2026
20:04 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kelaparan

Kelaparan

bentuk malagizi yang paling parah, akibat kekurangan makanan yang berkepanjangan

Kekurangan asupan energi kalori yang parah, di bawah tingkat yang dibutuhkan untuk mempertahankan kehidupan makhluk hidupTemplat:SHORTDESC:Kekurangan asupan energi kalori yang parah, di bawah tingkat yang dibutuhkan untuk mempertahankan kehidupan makhluk hidup
Artikel ini berisi tentang malagizi paling parah. Untuk kegunaan lain, lihat Kelaparan (disambiguasi).
Kelaparan
Nama lainStarvasi
250px-No-nb_bldsa_6a053.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gadis Rusia yang kepalaran selama Bencana Kelaparan Rusia 1921–1922
SpesialisasiKedokteran perawatan genting
Gejalamerasa lemah atau letih, kurang energi, kehilangan kesadaran
KomplikasiAnemia, gula darah rendah, tekanan darah sangat rendah, kegagalan organ
PenyebabMalagizi
Metode diagnostikberdasarkan gejala
Pengobatanperawatan intensif

Kelaparan atau starvasi adalah kekurangan asupan energi kalori yang parah, di bawah tingkat yang dibutuhkan untuk mempertahankan kehidupan makhluk hidup. Ini adalah bentuk malagizi yang paling parah. Pada manusia, kepalaran yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan organ permanen[1] hingga kematian. Istilah inanition[2] merujuk pada gejala dan efek kepalaran. Kelaparan juga dapat digunakan sebagai sarana penyiksaan atau hukuman mati.

Lihat pula

Rujukan

  1. Stratton, Rebecca J.; Green, Ceri J.; Elia, Marinos (2003-01-01). Disease-related Malnutrition: An Evidence-based Approach to Treatment (dalam bahasa Inggris). CABI. ISBN 978-0-85199-648-6.
  2. "Definition of INANITION". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-10-26.

Bacaan lanjut

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Starvation.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Kelaparan.
Klasifikasi

Templat:Konsekuensi penyebab eksternal


Ikon rintisan

Artikel bertopik nutrisi atau gizi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan